Polwan Part 5

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5
Part 6Part 7Part 8Part 9Part 10

Cerita Sex Dewasa Polwan Part 5 – BanyakCerita99 – Cerita Sex Dewasa Bersambung – Cerita Sex Terbaru – Cerita Dewasa Terbaru – Cerita Bersambung

 Cerita Sebelumnya : Cerita Sex Dewasa Polwan Part 4

TRIBUTE FOR GABY
I

(Jam 10.45 Depan ruang perlindungan saksi dan korban Bagian Kriminal Kantor Tantri bertugas.)

TokTokk.

Siapa di luar??

Mohon ijin Komandan Brigadir Tantri menghadap!

Masuk Brigadir!!

Dengan langkah tegap kumasuki ruangah Bapak Hendri Kepala Bagian Kriminal Polres.

Beliau pribadi yang berdedikasi. Salah satu tipe Komandan favoritku. Orangnya ganteng dengan tubuh terawat hasil latihan fisik rutin. Sangat idealis bahkan dapat dikategorikan Pejabat yang bersih.

Mohon arahan Komandan?

Ada kasus baru Tri. Terkait rombongan bajing loncat yang biasa menjarah truk. Saya sudah menginstruksikan TEMBAK DI TEMPAT kepada seluruh anggota yang melihat aktifitas komplotan ini. Kamu sudah dengar siapa orang yang berhasil kita identifikasi sebagai piminan komplotan??

SIAP Komandan informasi yang kami dengar dari Brigadir Sinta, pimpinan rombongan ini bernama Cakra seorang Preman kambuhan

Bagus Tri! Kamu benar.

Siap Komandan

Beberapa hari yang lalu, sejumlah Reserse menggerebek sebuah rumah yang dicurigai merupakan rumah selingkuhan Cakra..
Terus kudengarkan serius berita dari Komandanku.

Betapa terkejutnya para Anggota menjumpai dalam rumah itu sedang terjadi perkosaan terhadap pemilik rumah dengan melibatkan seorang Laki-laki tua dan seorang anak muda. Anggota langsung bertindak menghentikan tindak perkosaan ini dengan membuang tembakan yang melumpuhkan mereka. Kini kedua orang itu sudah meringkuk di sel tahanan.

Agak miris hatiku mendengar bagaimana kedua orang itu tega merampas kebahagiaan dari seorang wanita tidak berdosa.

Bagaimana kondisi wanita pemilik rumah itu Komandan? . Tanyaku.

Dia sudah dirawat oleh tim kesehatan Tri. Kondisinya terus membaik. Sebenarnya dia Wanita yang sangat cantik, kulitnya putih dan badannya sexy. Sayang suaminya sekarang hidup terpisah dengannya di luar kota.

Siap?..

Nah tugasmu Brigadir Tantri adalah berusaha menjalin komunikasi dengan korban! Sampai saat ini tim investigasi gagal mendapatkan informasi darinya. Korban yang bernama Gaby ini kami yakini mempunyai akses penting untuk mengetahui keberadaan Cakra.

Si Gaby ini kenapa bisa memiliki hubungan spesial dengan Cakra Komandan???

Cinta Tri. Sepertinya Gaby jatuh cinta kepada Cakra

Terbit empati di hatiku kepada sosok wanita ini. Apalagi baru saja aku mengalami sendiri bagaimana misteriusnya kemunculan CINTA. Hadirnya tidak diundang pulangnya tidak dijemput.

Kami masih berusaha mencari motif kedua pemerkosa melakukan tindakan itu. Kuat dugaan ini berlatar dendam mereka berdua kepada Cakra yang dilampiaskan kepada selingkuhannya. Oleh karena itu kamu harus segera melakukan pendekatan emosional kepada korban! Gali informasi sebanyak-banyaknya darinya.

Siap. Ada petunjuk metode apa yang sebaiknya saya gunakan Komandan?
Tanyaku sambil meminta saran.

Komunikasi Tri dari hati ke hati! Aku yakin wanita akan lebih mudah membagi rahasianya terhadap sesama wanita

Siap laksanakan Komandan!

Berangkat Tri jangan buang waktu!! Korban sekarang ada di Rumah Sakit Harapan Sehat

Siap Komandan Tantri langsung meluncur

Sambil mengucapkan itu aku menghormat dengan sikap sempurna ke arah Pak Hendri kemudian langsung balik kanan menuju TKP.

***

(Jam 13.00 Rumah Sakit Harapan Sehat Ruang perlindungan korban dan saksi.)

Selamat siang Ibu Gaby.boleh aku masuk?. Tanyaku dengan penuh kelembutan.

ooooh mari silakan Mbak..maaf masih berantakantadi barusan pulang dua orang polisi jadi berantakan tempatnya. Sambutnya ramah.

Cukup ramah wanita ini pikirku. Untuk seorang korban perkosaan dia terlihat sangat baik. Secara psikologis biasanya aku sering menemui para korban dalam kondisi depresi berkepanjangan. Beberapa diantaranya bahkan tidak sanggup diajak bicara sama sekali. Tapi wanita bernama Gaby ini?? Dia terlihat baik-baik saja.

Mbak Polwan ya?. Tanya Gaby penuh selidik.

Siang ini aku memang sempat berganti baju sebentar ke asrama khusus untuk menemuinya. Sangat mengintimidasi pikirku, bila aku berusaha meminta informasi darinya lengkap dengan baju dinas. Sebaiknya Aku memilih baju yang menenangkan dan membuatku terkesan menjadi wanita biasa-biasa saja.

Bukan Mbak saya petugas dari rumah sakit ini yang bertugas member konseling psikologis kepada wanita korban kekerasan seksual . Jawabku ramah.

Mbak adalah panggilan yang cocok kuberikan padanya daripada Ibu yang kuberikan diawal. Sosoknya masih sangat muda. Betul kata Komandan wanita ini sangat cantik, juga sexy. Bahkan baju piyama rumah sakit tidak mampu menyembunyikan pesona kecantikannya. Kulitnya putih bersih seperti para artis bu kota.

Hmmm cantik, sexy, sedikit mungil. Wanita ini pasti menjadi impian seksual banyak laki-laki. Batinku sebagai bentuk penilaian awal terhadap dirinya.

Syukurlah Mbak. Hari ini saja sudah lima orang polisi yang mendatangiku bolak-balik

Tapi rambut Mbak pendek lho kayak Polwan?? . tanyanya dengan nada curiga.

Banyak yang bilang bgtu Mbak. Padahal diriku petugas rumah sakit ini kok. Ini tanda pengenalku!

Jawabku sambil menujukkan ID palsu.

O iya nama Mbak Tantri ya???. Ujarnya sambil mencocokkan wajah di tanda pengenal rumah sakit dengan wajahku.

Betul sekali Mbak Gaby. Jawabku sambil menjulurkan tangan mengajaknya bersalaman. Diterimanya ajakan itu dengan ramah. Akhirnya setelah awal pertemuan yang berbau saling menelisik. Kamipun mulai mengobros seputar kehidupannya selama tinggal di rumah sakit.

Setengah jam kemudian obrolan kami masih berputar-putar. Kami masih tarik ulur. Saling menjaga belum percaya sepenuhnya.
Aku berusaha masuk ke dalam dirinya. Dia berusaha menjauh dariku.

( Tantri bicara dengan dirinya sendiri)
Tantri harus bagaimana kamu untuk membuat wanita ini mau menceritakan kisahnya???
(Dahi Tantri mengerut berusaha berpikir keras).
Hmmmm ah ya coba cara ini saja
(Tantri memililki ide)

Mbak Gaby tadikan kita udah ngobrol banyak. Tantri nilai Mbak ini dewasa banget lho Mbak. Ditengah serbuan pertanyaan Polisi, kehidupan rumah sakit yang penuh keterbatasan Mabk menghadapinya dengan penuh ketabahan

Ahh masak sih tantri? Persaann Mbak gak begitu deh

iya Mbak mungkin pengalaman Mbak membuat Mbak jadi terlihat sangat dewasa. Sangat sabar. Sangat tabah.

Gaby agak tertunduk. Mungkin ini awal yang baik batinku.

Aku boleh curhat masalah asmara diriku gak sama Mbak?? tanyaku dengan nada wanita manja.

Boleh banget Tantri. Mbak seneng banget denger cerita. Udah lama soalnya Mbak tinggal sendiri.

Emang suami Mbak ada dimana sekarang?? tanyaku.

panjang ceritanya Tri. Nanti deh Mbak certain setelah kamu yang cerita

Horeeee aku bersorak di dalam hati wanita ini terkena perangkapku. Mudah-mudahan dia akan mau segera bercerita sebentar lagi.

ayo cerita!. Gaby berucap lembut

Gini Mbak, aku baru punya pacar namanya Alex..
(tantri menceritakan hubungannya dengan Alex)

Lama rasanya aku bercerita kepadanya mengenai hubunganku dengan Alex. Tentunya dengan banyak editing plus sensor disana sini.
Nah begitulah Mbak.. jadi aku bingung sebenarnya dia laki-laki bertanggung jawab yang cocok buatku gak ya Mbak?????
(Tantri mengakhiri ceritanya)

hmmmm menurut pengalaman Mbak sih Alex cocok buatmu Tri.

Mbak kok bisa ngomong begitu??

Dari pengalaman Mbak Tri. Dulu suami Mbak waktu pacaran selalu bertanggung jawab sama kayak Alex .

(Gaby panjang bercerita perihal suaminya)

semua bahagia Tri. Sampai aku bertemu dengan seseorang.yang mapu merubah seluruh perjalanan hidup Mbak.

wah siapa orang itu Mbak???. Tanyaku sangat ingin tau.

hmmm kamu bisa nyimpen rahasia ini ya Tri! Soalnya Mbak juga gak sanggup menanggungnya sendiri. Mbak udah capek. Mbak harus berbagi kisah ini kepada orang yang Mbak percayai. Semoga kamu bisa menjaga rahasia cerita Mbak ini ya Tri!

Amin Mbak percaya sama Tantri! Gimana ceritanya Mbak??..
(Hidup Tantri kamu berhasil) .Tantri bersorak dalam hati.

Hmm. .iya jadi begini Tri. Semua berawal dari pertemuanku dengan seseorang yang bernama CAKRA..

(Gaby mulai bercerita)

Semua berawal ketika aku dan suamiku sedang dirumah. Lalu.

(Tantri menyimak dengan serius)

Lama rasanya aku harus termangu mendengar cerita Gaby. Sampai sejauh ini aku mencatat sejumlah perkembangan menarik. Semua bermula dari paksaan Cakra kepada Gaby untuk menemaninya menghadiri resepsi pernikahan temannya. Dari sanalah berawal perkosaaan. Harus kuberi tanda petik karena saudari Gaby menikmatinya. Harus diteliti lebih jauh apakah benar seorang korban perkosaan dapat menikmati penganiyayaan yang dialaminya. Apalagi hingga berujung orgasme hebat seperti yang suadari Gaby ceritakan kepadaku.

Kemudian kisah berlanjut dengan Cakra yang mendisiplinkan Gaby sesuai dengan kehendaknya sendiri. Kata displin harus kugunakan karena kejadian berikutnya sangat mengejutkanku bahkan dalam kapasitasku sebagai sesama wanita. Pada tengah malam Cakra mengharuskan Gaby melangkah tanpa sehelai benangpun.

Permintaan sangat tidak biasa inipun anehnya dipenuhi oleh Gaby dengan alasan melindungi keselamatan suaminya dari ancaman Cakra .Dalam peristiwa ini Gaby kembali mengalami orgasme hebat karena kepatuhan dan kepasrahan totalnya atas kehendak pria penjahat bernama cakra ini dalam persetubuhan yang sangat panas. Kembali harus diteliti apakah syarat mutlak seorang wanita bisa mengalami orgasme adalah munculnya kepasrahan kepada kehendak lawan jenisnya?.

Setelah peristiwa itu rupanya bibit kebinalan dalam diri wanita cantik ini tumbuh dengan subur tanpa dapat dikendalikannya. Celakanya bibit kebinalannya inilah yang akan berujung kepada tindak perkosaan kepada dirinya.

Tanpa malu-malu Gaby bercerita kepadaku perihal kenakalannya. Dimulai dari hobinya untuk mengenakan busana sexy. Dilanjutkan terbitnya keinginan dalam dirinya untuk memamerkan kesintalan tubuhnya di alam terbuka. Dengan resiko besar dapat terlihat oleh orang lain. Dalam pelajaran yang kudapat di sekolah sifat seperti ini kuketahui bernama EKSHIBISIONISME.

Sifat Eksib ini entah bagaimana rupanya telah berhasil dicekokkan Cakra kepada dirinya. Dengan nekad dia berangkat ke pasar kabupaten yang berjarak lumayan jauh hanya mengenakan busana seadanya. Nah dalam perjalanan pulang inilah ia bertemu dengan kedua sosok pria yang akan memendam hasrat besar untuk menikmati tubuhnya.

Jadi Mbak pertama ketemu dua orang ini di bus kota??

iya Tri bener. Saat itu Mbak begitu bodoh. Entah setan apa yang buat Mbak begitu. Dengan hanya berbalut daster pendek warna putih, tanpa daleman, Mbak menaiki Bus kota itu. Siapa sangka rupanya bus itu sangat penuh.

Mbak tidak kebagian tempat duduk?? tanyaku penasaran.

Enggak Tri semua penuh. Mbak terpaksa berdiri sambil kebingungan karena baju yang Mbak kenakan begitu pendek. Akhirnya Mbak berpegangan ke tiang penyangga penumpang.
terus gimana kedua orang itu bisa ketemu sama Mbak??

mereka menghampiri Mbak Tri. Lebih tepatnya menjepit diriku. Si tua menjepitku dari depan, sedang si muda memborbardirku dari belakang

Kembali aku termenung untuk memikirkan penjelasan Sis Gaby ini. Kalo dari ceritanya di satu sisi bisa dibilang ini tindak pelecehan di dalam kendaraan umum. Namun pada sisi lain perlakuan dua orang ini kepadanya malah membuatnya kembali mengalami klimaks hebat.

Gaby..Gaby..aku bingung dengan ceritamu. Apa mungkin karena sebagai sesama wanita aku belum pernah menghadapi situasi seperti yang engkau hadapi ya?? Sehingga sulit bersimpati pada dirimu

Tadikan Mbak gaby cerita kalo peristiwa itu berhenti sampai disitu. Mbak berhasil turun dari bus dan melarikan diri. Kenapa mereka masih dapat menjumpai Mbak kemudian??. Tanyaku menyelidik.

Tri kamu cocok lho jadi polisi! Pertanyaanmu mirip mereka he he

Tersipu aku menyadari keteledoranku sendiri. Terbawa suasana kata-kataku menjadi terlalu detektif sehingga member kesan demikian. Bahaya penyamaranku bisa terbongkar.

EEiiit aku dulu memang pengen jadi wartaman Mbak jadi pertanyaanku banyak. Apalagi kalo kisahnya kayak gini. Aku mengeles dengan cerdik.

Lanjut donk Mbak!! pintaku dengan suara yang memelas.

Iya Tri jadi di belakang hari baru kuketahui bahwa mereka sebenarnya masih penasaran denganku. Bahkan bukan penasaran laki tapi TEROBSESI PADAKU. Setelah aku berhasil kabur dari bus, mereka berdua bertekad bekerja sama untuk mencari tau segala hal tentang diriku. Termasuk keberadaanku

Mereka kenal Cakra ? . tanyaku menyelidik.

Enggak Tri. Ini gak ada kaitannya sama mas Cakra. Mereka berdua memang murni terobsesi padaku. Saat mereka meperkosaku mereka menceritakan bagaimana mereka telah mengubek-ubek seluruh wilayah ini untuk menemukanku. Semua ini terjadi karena kesan pertama mereka ketika bertemu denganku di dalam bus kota.

Bagaimana mereka bisa menemukan Mbak untuk kedua kalinya??

Ini karena kebodohanku Tri, semua karena kebodohanku..

(air mata mulai mengalir dari mata Gaby)
(Gaby mulai menangis)

Mbak jangan nangis donk! Maafin Tantri ya Mbak kalo mengorek luka lama! ujarku sambil menyodorkan tissue

(Tantri menghibur gaby)
(Gaby menyeka matanya)

Gak apa kok Tri. Semua kesalahan MbakSebebtar ya Mbak redakan dulu kesedihan Mbak..

(Tantri berusaha menghibur Gaby hingga kesedihannya mereda)

udah baikan Mbak Gaby??

Udah Tri makasih ya udah menghibur Mbak!

Tantri selalu ada untuk Mbak percaya ama Tantri ya Mbak

(Gaby mengangguk)

Jadi gimana lanjutan ceritanya tadi Mbak?. Tantri berusaha bertanya.

Begini Tri ceritanya..

(Gaby mulai bercerita dan akupun mulai mendengar dengan seksama untuk menyimak kisah kehidupannya):
(Cerita Gaby):

.Suamiku pergi ke luar kota karena mendapat promosi pekerjaan. Dia mengajakku untuk ikut besertanya namun aku menolak. Segala kenikmatan yang diberikan Cakra kepadaku telah membuatku ketagihan untuk mendapat kenikmatan yang sama lagi..lagi..dan lagi. Itulah alasan utamaku untuk menolak permohonan suamiku. Jujur aku ingin bersama Cakra. Bahkan lebih ingin daripada hidup bersama suamiku.

Singkat cerita suamiku yang baik itupun mengabulkan permohonanku. Dia berangkat sendirian untuk tinggal di kota baru meninggalkanku disini sendirian.

Tidak perlu waktu lama bagiku untuk menemukan pengganti dirinya. Sosok Cakra mulai masuk dalam kehidupanku berperan sebagai suami keduaku.

Tri kamu belum rasain menikah sih. Nanti kalo kamu sudah menikah kamu akan tau betapa nikmatnya berhubungan badan itu.

Setiap hari sepeninggal suamiku aku dan Cakra seperti pengantin baru. Aku berbulan madu setiap hari. Hobi cakra pada komelekan tubuhku membuatku selalu merasa harus berdandan sexy dihadapannya. Apalagi Cakra sangat suka dengan ketiakku yang putih mulus ini. Hal itu yang semaki menambah motivasi dalam diriku untuk selalu berpenampilan sexy.

Baju tidur, Lingerie, g-string, daster-daster sexy semua menjadi sudah menjadi seragamku sehari-hari ketika melayani Cakra.

tadi Mbak udah cerita belum Tri kalo pekerjaan Cakra itu preman. Mungkin karena hidup bersama laki-laki yang seperti itu aku menjadi semakin berani. Pakaian sexy nan mengundang birahi itu dengan berani aku pentaskan keluar untuk membeli sayur, berjalan-jalan di komplek perumahan, bahkan membeli barang ke pasar kabupaten seperti yang dulu aku lakukan.

Aku pikir diriku aman Tri. Ternyata aku salah.

Saat itu mas Cakra menghilang dari rumah sudah empat hari lamanya. Dia bilang ada kerjaan. Aku tidak tau apa sebenarnya yang dia maksud dengan kerjaan itu. Sepeninggalnya dengan berani aku pergi ke pasar hanya dengan mengenakan daster Bali bertali satu yang terang-terangan memamerkan kebinalanku. Siapa sih yang berani denganku kan ada Cakra. Mungkin begitu alasanku waktu itu.

Daster berwana putih ini membuat diriku menjadi pusat perhatian kaum pria di pasar itu.

Seperti biasa naluri Ekshibisionisku kambuh dalam sasana seperti ini.

Kembali kulakukan ritual untuk menggoda penjual buah, penjaga pasar sampai bapak tua penjual mainan dengan kemolekkan tubuhku.

Begitu joroknya pikiranku hingga aku gagal untuk menyadari kalo ada dua orang yang terus mengikutiku sedari tadi.

Saat menunggu bus untuk pulang. Kedua sosok laki-laki itu menghampiriku langsung mengambil tempat di kedua sisi kanan dan kiri tubuhku. Tubuh mereka yang jauh lebih tinggi dariku membuat aku seperti terjepit diantara mereka.

Halo Gaby ,masih ingat kami???

kata bandot tua yang akhirnya kutahu bernama Bejo sambil tersenyum nakal.

Bapak siapa ya??? . jawabku penuh keheranan.

Saat itu sebersit perasaan tidak enak sudah menyergapku.

Bahkan sebagian naluriku telah memerintahkanku untuk segera berteriak minta tolong dan kabur dari kedua orang ini. Mereka jelas bukan orang baik. Kalopun mereka orang baik cara berpakaianmu akan membuat mereka menjadi tidak baik.

Masa lupa sama kami Neng sexy??. Giliran pemuda disamping kananku yang bertanya.

Pemuda ini kuketahui kemudian bernama Dodiseorang mahasiswa.

Pandangan matanya cabul ketika melihatku, sambil tangan kirinya menggerayangi pinggulku.

Apa-apaan sih jangan kurang ajar ya!!!

sssst manis jangan berisik kata bandot tua yang bernama Bejo dari sisi kiriku sambil menodongkan sesuatu.

Dengan gugup kulirik sejenak benda apa yang ditodongkannya . Betapa terkejut dan takutnya aku ketika mengetahui ternyata itu adalah pisau tajam.

jadi anak baik hari ini ya cantik he he he . kata Bejo sambil meremas pantatku.

Posisiku kini seperti dendeng yang terjepit oleh kedua pria yang begitu asyik memainkan kesexyan tubuhku.

Yang satu menikmati indahnya pinggulku. Yang lain mengubek-ubek bongkahan pantatku.

ahhh pak Bejo akhirnya bus yang kita tunggu sudah tiba mari kita naik . kata Dodi sambil menggandengku naik ke atas bus.
Mereka berdua menggandengku dengan mesra seolah tidak ada yangbersedia kehilanganku.

Dodi itu ada bangku yang kosong di sudut belakang ayo kita duduk disitu. Mari Nduk he he he ujar Bejo penuh kemenangan mendapat mainan baru.
Akhirnya kami duduk di deretan kursi bus dua baris dari belakang.

Posisiku kini duduk di tengah mereka.

Sore itu penumpang bus sangat sedikit tidak seramai biasanya.
Bangku bus banyak yang kosong.

..Cantik mimpi apa kami semalam akhirnya bisa menemukanmu disini ?? Biar kucium aroma tubuhmu..
Hmmm ( Bejo menghirup aroma tubuh Gaby).

Bapak tolong yang sopan ya!!! jangan.Ahhh apa yang.

Cup.(Dodi mencium Gaby dibibir)

Tiba-tiba Dodi mendaratkan ciumannya di bibirku.

Lama diciumnya diriku sembari tangannya asyik bergeriliya diseputaran payudaraku yang tidak mengenakan BH dan hanya berbalut daster tipis ini.

Kamu gak mau sopir bus atau seluruh penumpang bus ini yang laki-laki tau kan manis betapan sexynya dirimu??? Nanti mereka bisa memperkosamu ramai-ramai lho! . Ancam Dodi sambil berbisik dan sambil menatap lekat ke arah wajahku.

(aku menggeleng)
(Dari kiri si tua Bejo tak henti menciumi aroma leherku.)

Kamu nurut saja sama kami berdua ya Neng ! Seperti waktu itu aja ujarnya samba kembali menciumi bibirku.

(aku mennggangguk)

Harumnya Mbak Gaby ini Dod. Sangat terawat hmmmmm. (ujar Bejo kepada Dodi).

sejak pertemuan pertama kita. Kamu sudah membuatku gak bisa tidur Nduk. Kesexyan tubuhmu, kecantikan wajahmu, mulusnya kulit tubuhmu dan hmmmm bau aromamu yang wangi ini..bener-bener. kata Bejo di telingaku.

Plup (Dodi melepas ciumannya)

Mbah Bejo, kenapa Mbah gak coba bagian tubuhnya yang itu. he he he katanya Mbah penasaran sampe kebawa ke mimpi sama itunya si Neng

Aku terdiam tidak tau apa yang dimaksud oleh Dodi

he he he iya Dod. Kamu bungkam mulutnya dulu ya biar gak berisikMbah mau itunya he he.

Ayo neng sayang kita ciuman lagi. Enak kan ciuman abang???. Goda Dodi sambil mulai menciumku.

Ketika Dodi tengah asyik menciumiku otomatis semua perhatianku tertuju padanya sehingga tidak menyadari apa yang Bejo rencanakan pada tubuhku.

Ayo angkat tangannya Nduk. Pegang atasan jok ini!. Perintah Bejo kepadaku.

Kuturuti kemauannya untuk mengangkat tangan sembil terus member jatah ciuman pada Dodi.

Celaka aku. .Batinku. Daster bertali satu tanpa lengan yang kukenakan jelas membuat ketiakku yang mulus, terpampang jelas dihadapan muka si bandot Bejo dengan kondis tangan seperti ini.

Snifff.sniiifff (Bejo menghirup aroma ketiak Gaby)

tahan kepalanya ya Dod. Biar gak berontak kemanan-mana! perintah Bejo yang semakin membuatku ketakutan.

(Dodi mengedipkan mata sambil memegang kepalaku terus mencium).

Cuuuuuup (Ciuman dalam dari Dodi)

mmmmmm(Dodi dan Gaby saling berpagut).

nyam nyamm nyammmm he he he (Dengan tampang mesum dan lidah terjulur Bejo bersiap menjilat ketiak Gaby.

hhhhhgggggggghhh (Gaby terkejut sekaligus terangsang hebat ketika merasakan datangnya serangan Bejo di ketiaknya)

Bandit tua Bejo itu menyusup ketiakku dengan lidahnya. Dia benar-benar terobsesi dengan ketiak itu. Seperti orang dehidrasi yang bertemu dengan air. Dia jilati bagian itu berkali-kali seperti menjilati coklat atau permen. Kemudian diciuminya bertubi-tubi.

sssssssllllrg..ssssssllllrrrg ( suara Bejo menjilati ketaik Gaby)

(Gaby tidak sanggup berbicara karena dicium Dodi)

Plup (Dodi mencabut ciumannya)

He he he manis tahan ya! Kamu harus bisa bertahan dari rangsangan kenikmatan ini! kalo kamu teriak salahmu sendiri lho!!!

Dodi berkata sambil memegang kepalaku. Tampaknya ia ingin melihat momen wajahku yang sedang terangsang akibat jilatan di ketiakku.

hhhhhmmmmooohHmmmmmmm (Gaby menahan desahan sambil terus menggigit bibir).

he he he bagaimana kalo kita buat lebih sulit sayang. Kenikmatan yang ditahan itu lebih nikmat saat dilepaskan kata Dodi sambil mengangkat batasan rok daster dari bawahan tubuhku. Berusaha keras dirinya membuka celah kedua kakiku yang tertutup rapat.

ayooo gak usah ditutup rapet gini Neng .abang kangen sama jembutnya neng

Pinta Dodi dengan kalimat jorok.

Terpaksa kukangkangkan sedikit kakiku untuk memudahkan tangannya bermain disana.

(tangan Dodi menyibak vagina Gaby)

Oooouuuugggggh (Gaby menahan desahan hebat. Berusaha menggigit bibir )

ayo angkat tanganmu yang kanan Neng. Masak pak Bejo doank yang kebagian ketiak neng. abang juga mau donk!! Perintah Dodi.

Sambil berusaha mati-matian menahan syahwatku sendiri, aku tidak mau memenuhi perintahnya tetap kujepit tanganku. Tidak mau membawanya keatas.

he he jual mahal ya! Sini abang bantu. Diselipkannya tangannya ke ketiakku. Dengan tenaganya yang besar dengan mudah dia bawa tangan ku ke atas kepala.
Oooh ketiak yang sexy

Sssslrrg ( Dodi dan Bejo sama-sama menjilati ketiak gaby)

Samar kulihat dari kaca spion yang terpantul sebuah pemandangan mirip film porno.

Aku yang duduk terjepit diantara dua pria dengan kedua tangan terangkat tinggi dengan kedua ketiakku yang tengah dinikamati dengan buas oleh mereka berdua.
Pemandangan dari bawah yang tidak tertangkap oleh spion itu tak kalah mendebarkan dan mendebarkan.

Kini kedua tangan laki-laki ini bersama-sama mempermainkan vaginaku. Dodi yang paling pintar mempermainkan area nikmatku ini.
Seolah dia tau semua titik sensitive dari vaginaku.

ammppunnnnn Pakkkkkampuuun massssss.. rintihku

PakkkkkMasssssAmpunnn..aaagggggghhhhhhh

(Gaby orgasme)

oouuughhhh.(Gaby kehilangan nafas)

hehhhhgggg (Gaby berontak ke kiri ke kanan seperti orang sedang kesetrum)

AMPPPPPP..( Gaby menjerit lepas control namun tangan Bejo membungkam jeritan Gaby) .

hooooghhhh.hogggghhhhhoggggghhhhh (Gaby dihantam badai orgasme dengan tangan Bejo dimulutnya)

AAAAAAhhHHHHHHHHHH (Gaby menjerit sambil menarik kedua tangannya yang terangkat turun otomatis menghentikan jilatan. Tangan Bejo tidak mampu menahan Gaby yang berontak)

(Bus hening).(semua penumpang melihat kearah Gaby)

MMMmmmmaaaaf maafkan saya. Tolong hentikan busnya pak supir. ssssaya turun disini saja (ujar Gaby dengan wajah merah padam akibat orgasme. )

Ckiiitttttt( suara bus berhenti)

(Gaby turun diikuti Bejo dan Dodi)

..

Bus berjalan kembali meninggalkan aku dan kedua pria ini.
Dodi dan Bejo kembali berdiri menjepit Gaby
he he enak Nduk??? kata Bejo di telinga Gaby

(Gaby menggeleng tidak bersuara)

ha ha jangan suka bohong Nduk. Kalo enak ya bilang enak!!

(Gaby menunduk menggeleng).

He He biasa Mbah, Neng Gaby ini biasa main sandiwara. Sejak pertama kali ketemu kayaknya kayak wanita baik-baik. Taunya? he he jembutnya kemana-mana. Dodi berujar melecehkanku.

(Bejo tiba-tiba menarik rambutku membuat posisiku tertengadah)

Nduk hari ini kamu milik kami berdua!!! kata Bejo.

(Gaby merinding)

Aku pastiin cairanmu disini (tangan Bejo kearah perut Gaby) terkuras habis malam ini! Kami berdua akan membuatmu keenakan sampe kamu kehabisan cairan he he.

(Gaby terus merinding sambil tertengadah)

sekarang tunjukin rumahmu dimana Nduk! (Bejo melepas jambakannya.)

Malam ini kamu milik kami berdua!!! Bejo berbisik kembali ke telinga Gaby.

Ayo Neng tunjukin rumahmu!

.

akhirnya sambil tertatih aku melangkah menuju rumahku membawa kedua laki-laki ini

Bersambung