Petualangan Fuckboy Part 3

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5
Tamat

Cerita Sex Dewasa Petualangan Fuckboy Part 3 – BanyakCerita99 – Cerita Sex Dewasa Bersambung – Cerita Sex Terbaru – Cerita Dewasa Terbaru – Cerita Bersambung

Cerita Sebelumnya : Petualangan Fuckboy Part 2

Permainan itu masih jauh dari selesai. Dan aku sangat menikmatinya. Ia memuntahkan sisa-sisa air mani dari bibirnya , lalu membersihkan mulutnya. Ia membersihkan wajah dan tubuhku , lalu kami kembali berkelonan di atas kasur , mengambil nafas untuk ronde selanjutnya.

“ culun-culun gini kamu nakal juga ya Rik ?”

“ Jadi menurut kamu aku culun? “

“ canda kok sayang. Cieee gitu saja ngambek. Ntar tititnya ngambek lho. “

Sahutnya sambil mencubit lenganku

“ btw kamu suka rajin nonton film bokep gak sih . Hayo ngaku!”

Dan kami pun mulai bercerita yang jorok-jorok. Shelly aku harus terbuka dengannya. Ia letakkan jemari lembutnya di batang penis dan buah zakarku, dan buah dadanya dengan dadaku.

“ anu… iya sih. Aku rasa semua cowok begitu “

“ ihh jorok kamu . Memang apa enaknya sih? “

Tanyanya sambil meremas pelan buah zakarku.

“ nggh, ya enggak tahu sih. Kadang penasaran , kadang buat ngulangin gabut aja. “

Jawabku sambil menahan desahanku. Jemarinya memijit-mijit buah zakarku , lalu kembali naik dan mengocok-ngocok buah zakarku.

“ kalo dibandingin sama aku , cantikan artis bokepnya , atau cantikan aku?”

“ tergantung sih. Tapi menurut aku , kamu lebih cantik , lebih sexy dari artis bokep pada umumnya “

Dan Shelly pun merasa tersanjung. Pipinya dan ia pun mendesah panjang

“ ahhhahhh kamu say. Gombal. Kamu pasti sering coli ya kan? “

“ kalo itu sih, paling gak sehari sekali. “

“ paling gak? Ihh mulai sekarang jangan ya sayang. Kalo kamu sange , kamu bilang aku . Yaa ? Yaaa? Aku gak rela , aku gak rela walopun kamu Cuma coli “

“ okay sayang “

Dan saat itu juga penisku menjulang tinggi di tangan Shelly , lebih tinggi dan keras dari biasanya. Mata Shelly menjelit terkejut dan ia pun berbisik

“ wow , Gede banget tititnya “

Dan ia pun langsung duduk membelakangiku wajahku di atas selangkanganku. Tanpa ragu-ragu ia masukkan penisku ke memeknya yang sudah kembali becek.

Ia mendesah pelan waktu penisku menyeruduk lubang memeknya dan secara mengejutkan dinding memeknya sangat sempit sehingga butuh waktu lama untuk menusuknya dalam hingga penisku tenggelam seluruhnya.

Ketika penisku tenggelam seluruhnya , aku pun bangkit , meremas buah dadanya dari belakang dan mulai menggenjotnya

“ ohhh ohhh ihh genjot yang keras sayang . Lebih keras lagi sayang ahhh “

Memeknya seperti sedang berusaha memeras-meras penisku . Memek Shelly mungkin memek yang paling sempit dan nikmat yang pernah aku genjot.Entah perawatan apa yang ia lakukan tapi aku sangat menyukainya.

Aku mempercepat genjotanku, menggagahinya sekeras-kerasnya sekuat tenagaku. Aku bahkan tidak bisa menggambarkan nikmat yang aku rasakan saat itu

“ ohhh sayang …. ampun sayang … ahhh ahhh ohhhh ahhhh “

Tubuhnya kembali menggelinjang di genggamanku , dan sambil menengokkan kepalanya ke atas , Shelly orgasme hebat . Aku masih terus menggenjotnya dan ia hanya pasrah .

Kami pun berganti posisi , sehingga kini ia tengkurap di atas kasur dengan aku yang masih menggagahinya dari belakang. Aku masih mendesah keras sambil menggenjot-genjotkan penisku sekencang-kencangnya .

Air maniku meletus di dalam memeknya . Aku diamkan penisku beberapa detik , lalu aku cabut dari lubang memeknya . Ia membalikkan badannya , dan sambil memegang penisku yang masih memerah , aku posisikan penisku mendekat ke buah dadanya.

Shelly memegang penisku dengan lemas , dengan tangan kanannya , lalu membantuku mengocok-ngocok keluar sisa-sisa air maniku ke buah dadanya yang indah. Kami sama-sama terbaring lemas , lalu tertidur sambil berpelukan satu sama lain.

Waktu aku bangun , aku disambut buah dada Shelly yang bulat dan segar. Itu pertama kali aku bangun dengan seorang cewek tepat di sebelahku. Penisku ternyata juga ikut bangun , sehingga aku langsung menindihnya , membuat Shelly perlahan mulai membuka matanya.

Aku tahan kedua tangannya , aku kecup lehernya , dan di pagi itu juga , aku kembali menggenjotnya sekeras-kerasnya. Aku sangat suka desahannya di pagi itu , dan aku sangat ingin melakukan morning sex di pagi hari.

Shelly memberiku kesempatan untuk dapat crot di dalam lubang memeknya. Aku bahkan bingung bagaimana jadinya jika ia hamil. Sex dengan Shelly terasa seperti memakai narkoba , karena ketika ejakulasi , kau seperti tak sabar ingin menjantaninya lagi dan lagi. Aku menjantaninya dua kali di pagi hari itu sebelum Shelly membuatkanku sarapan.

Aku sarapan hanya dengan mengenakan Boxer , sedangkan Shelly hanya mengenakan kimono tipis , tanpa dalaman apa pun di dalamnya. Diam-diam aku mengunggah video rekaman dari spycam ke Ian, dan aku tak sabar menunggu reaksinya. Kami sarapan berdua bersama. Dan ketika sarapan selesai , kami duduk berdua di sofa , menonton berita pagi.

“ sayang , hari ini aku kerja . Tapi aku pulang cepet kok , Kamu mau tunggu di rumah? Atau mau liburan keluar”

Aku jawab aku ingin menunggu di rumah karena aku sangat lelah.

“ jangan nakal ya. Kalo nakal nanti aku hukum!”

Aku tertawa geli. Sebelum ia mandi, Shelly sempat berlutut di antara kedua pahaku, lalu ia buka boxerku , dan memberiku blowjob yang sangat teramat memuaskan di pagi hari. Ia sedot habis batang kemaluanku, bahkan tidak setetes air manipun luput dari mulutnya. Ia lalu kembali berdiri dan mandi untuk bersiap berangkat ke tempat kerja.

“ Dasar Fucboi sejati kau BANGSAT! “

Shelly sudah berangkat ke tempat kerja. Aku menunggu di kamarnya , sambil bermain game. Aku bahkan belum mandi karena aku sangat malas. Aku membaca pesan dari Ian dan ia mengirimiku pesan itu.

Kali ini ia benar-benar mengaku kalah. Ia tidak menyangka aku bisa seberuntung itu. SSI dengan cewek cantik , lalu membayar 500 sampai 1 juta buat ML seronde , itu sudah biasa . SSI dengan wanita karir , dan mendapat kesempatan kumpul kebo serumah selama liburan , menurut Ian itu sudah di luar nalar dan di luar jangkauannya.

“ Andai gue bisa cicip itu cewek bro. Gak bakal gue kasi kendor. Gue Hajar sampe dia mampus kalo bisa “

“ serem lu yan. Takut gua. Tapi kalo ada kesempatan , gue kasi deh buat elo “

“ Selow Rik. Gue Cuma bercanda kale. Ngomong-ngomong berapa lama elo mau kumpul kebo sama tante itu? Gak takut ketahuan bokap nyokap elo? “

Aku cerita kepada orang tuaku kalau aku akan liburan 14 hari di Bali. Dan sekarang jika otakku masih berjalan dengan benar , baru dua hari dua malam. Aku berencana ingin mencicipi sensasi kumpul kebo dengan Shelly maximal tujuh hari lagi, lalu aku ingin ke Bengkulu , Medan atau Palembang.

Lalu aku pulang dan kembali menjadi anak baik . Menariknya kedua Orangtuaku bahkan tidak menelepon atau menanya kabarku sejak hari pertama , dan aku tidak tahu apa yang ada dipikirkan mereka.

“ ding dong “

Seseorang menekan bel. Aku keluar membukakan pintu , lalu aku melihat seorang cewek dengan baju Gym berdiri di depan pintu. Dia pun kaget

“ kamu siapa? “

Hmm, mungkin tidak apa-apa kalau aku ngaku sebagai pacar Shelly.

“ Omg , kamu pacar barunya Shelly?”

Dan dia sendiri yang menebaknya.

“ iyap . Aku Riki “

“ Vina. Temen dari SMU dan teman ngegym Shelly. Tadi aku mau nemuin dia , tapi dia gak balas WA makanya aku kesini “
Jelasnya

“ oh , Shellynya kerja mbak”

Tentu saja Shelly masih kerja karena ini jam 11 pagi.

“ mau masuk bentar ? “

“ boleh-boleh”

Vina

Aku mengajaknya masuk ke dalam dan berhasil. Ia sangat sexy , tidak kalah sexy dengan Shelly. Ia duduk di sofa dan aku langsung membuatkan teh. Untungnya aku pernah melakukan ini sebelumnya.

“ aduh jadi repot nih “

Dan ia pun meminumnya. Tentu saja aku tidak mencampur apa-apa di minuman itu karena aku tidak berniat apa-apa. Ia minum secangki teh itu sedikit , lalu menaruhnya kembali di meja kaca.

“ aku gak nyangka lo dia masih nafsu sama cowok. Abisnya dia tuh jarang banget temenan , apalagi jalan sama cowok. Makanya aku agak kaget. Btw kamu umur berapa sih?”

Dan aku menjawab kalau aku baru 18 tahun dan baru lulus SMU.

“ wah wah wah. Rupanya selera Shelly berondong . “

Kami berdua tertawa terbahak-bahak. Dia meminum teh itu lagi namun kali ini ia menghabiskannya. Ia bertanya bagaimana bisa aku kenal dengan Shelly , dan aku jawab kami bertemu

Di Fender.

“ terus kamu tinggal di sini sama Shelly? “

Dan dengan polosnya aku mangangguk

“ wow , frontal juga kamu ya “

Dan Vina pun mendekat. Tiba-tiba ia duduk tepat di sebelahku, lalu menempel sehingga aku dapat melihat jelas belahan dadanya. Ia pun berbisik dengan nada menggoda

“ sudah apa saja sama si Shelly ? “
Dan otakku tiba-tiba saja seolah berhenti bekerja

“ anu… anu….aku…. anu “

Dan Vina pun semakin mendekatkan wajahnya. Entah sengaja atau tidak , buah dadanya kini menempel dengan badanku , bahkan aku bisa merasakan branya.

“ gue sudah tahu kok, kalo cowok dengan cewek serumah, mereka ngapain aja”

Vina pun berdiri . Ia berdiri di depanku , lalu ia buka tank top , sekaligus branya. Buah dadanya yang kencang , dengan puting merah muda itu , terpampang memancing birahiku. Ia buka celana dan cdnya , membuat ia bugil di depan mataku.

“ gue harus tahu selera Shelly kayak gimana. “

Aku berdiri dan melepas seluruh pakaianku. Ia kalungkan kedua tangannya di leherku , dan kami pun bercumbu. Kulumat bibirnya, kuhisap kupelintir lidahnya , mengimbangi permainan liarnya. Kami memejamkan mata dan sepertinya ia juga menikmatinya.

Aku angkat kaki kirinya dengan tangan kananku. Kami melompat melampaui semuanya menuju permainan inti. Aku tusukkan penisku ke dalam vaginanya dan langsung menggenjot-genjotnya keras dengan posisi berdiri. Aku tak percaya apa yang baru saja aku lakukan. Ia memekik kaget dan mendesah-desah keras berulang-ulang kali.

Ia memelukku sekuat-kuatnya. Semakin keras ia memekik , semakin nafsu aku memompa-Momoa penisku. Aku ejakulasi cukup banyak pagi ini jadi aku mampu bertahan agak lama. Vina semakin terangsang dan kami pun kembali bercumbu liar melampiaskan birahi kami.

Aku turunkan tubuh langsingnya , melepas penisku dari memeknya dan ia mendesah lega mengambil nafas sejenak. Aku balik tubuhnya sehingga membelakangiku , lalu aku dekup dari belakang , menempelkan penisku ke belahan pantatnya. Aku tuntun dia berjalan menuju kaca kondo yang mengarah dan memperlihatkan pemandangan laut.

Ia meletakkan kedua tangannya di kaca itu. Ia menunggingkan tubuhnya menghadap kaca. Aku pegang pinggulnya , menggesek-gesekkan penisku di belahannya. Aku pegang kuat-kuat lalu aku tusuk memeknya dari belakang. Aku kembali menggagahinya sekeras mungkin , menepuk-nepuk pinggul sexynya.

Jemariku lalu naik ke sepasang buah dadanya. Desahannya semakin menjadi-jadi . Aku remas buah dada itu dari belakang, dan terus menggenjotnya kasar. Aku dekup tubuhnya , meremas-remas makin kasar , dan menggenjot makin cepat. Ia memekik panjang , lalu aku melepas penisku dan ia pun orgasme.

Aku mengocok penisku dan ejakulasi memuntahkan penisku di pinggul dan punggungnya. Nafasnya terengah-engah. Ia lalu berlutut menaruh wajah manisnya di depan penisku. Ia kocok-kocok penisku , dan air maniku pun memuncrat membanjiri wajahnya .

Ia membuka mulutnya lebar-lebar , dan menghisap habis seluruh sisa-sisa spermaku sampai kering. Sungguh perkenalan yang luar biasa.

“Mantap. Kecil-kecil cabe rawit kamu. Aku … aku ngaku salah “

Aku membantunya berdiri dan ia pun mempersihkan seluruh tubuhnya dengan tisu. Aku melakukan sex dengan dua cewek yang berbeda dalam sehari dan menurutku itu prestasi baru. Ini mungkin kurang ajar , tapi kami istirahat sebentar lalu lanjut ke ronde kedua di atas sofa, di kediaman Shelly.

Aku menyimpan nomor WA nya dan ia mengizinkanku untuk mengirim chat , kapan saja aku butuh dia. Entah itu nongkrong bareng , makan siang , makan malam , atau pun ML singkat bahkan lama sekalipun.

“ sayang , maaf banget ya aku pulang abis magrib ini. Biasa kerjaan numpuk. Kamu jangan lupa makan ya . Ingat istirahat jangan main game keseringan “

Aku crot dua kali di atas sofa , lalu kami pindah ke kamar Shelly saat tahu ia akan pulang sore dan melakukannya sekitar tiga kali lagi. Kami akhirnya melakukan sex enam kali dari jam 11 sampai tak terasa jam 3. Jam menunjukkan pukul setengah empat dan kami masih berkelonan tanpa busana di atas kasur

“ ironi banget ya. Dua tahun yang lalu , Shelly putus sama cowoknya gara-gara itu cowok tidur sama aku. Terus cowoknya mutusin dia gitu aja. Kita sudah putus sih , soalnya dia pindah kerja ke Hong Kong “

Hah , kurasa Vina bukan teman yang baik. Ternyata pacar lama Shelly , diam-diam tidur dengan Vina, lalu memutuskan dia begitu saja dan sepertinya pacaran dengan Vina.

“ kalo menurut kamu , cantikan aku atau Shelly? Terus sexy an mana?”

Ia memang sexy manis dan cantik , tapi entah bagaimana aku rasa aku juga ingin Shelly. Jadi aku tak bisa memilih dan menjawab
“ kalo boleh aku mau dua-duanya saja.”

Vina tertawa terpingkal-Pingkal

“ Dasar serakah kamu ya. Tapi gak papa , aku pinter jaga rahasia kok. “

Lalu kami ngentot sekilas Sekali lagi. Kami saling membersihkan tubuh kami, lalu Vina membantuku merapikan kondo pribadi Shelly. Ia sangat rajin dan teliti , sampai-sampai tidak ada jejak kalau pernah ada orang lain di kondo ini selain aku. Kami lalu keluar dan aku meneraktirnya makan sore. Kami lalu berpisah . Kami lalu berpelukan dan ia pun mengatakan

“ Kapan-kapan WA aku ya. Gak usah malu-malu , okay?”

Dan aku kembali ke kondo setelah ia naik ke Grab ke gym.

***

Tentu saja aku merekam adegan panasku dengan Vina dengan spy cam. Aku mengirim ke Ian , dan seperti biasa ia tertawa terbahak sambil berkata-kata kotor. Berbeda dengan sebelumnya , kali ini ia menuduhku menggunakan susuk. Walaupun jujur aku tidak tahu lelucon macam apa itu

“ hayo ngaku. Elo masak susuk kan? Gila lo “

Kurasa itu hanya kebetulan. ML dengan dua cewe yang tertarik denganku dalam sehari.

“ Honey , aku pulang. “

Shelly pulang jam 7 malam . Ketika aku sudah mandi , aku sudah rapi dan Shelly tidak tahu jika aku ML enam atau tujuh kali dengan sahabat baiknya.

“ kamu capek gak? Aku mau ngajak kamu dinner diluar . Kamu mau?”

Shelly mengajakku dinner di luar dan aku menerimanya. Kami berangkat setengah 8 dan sampai jam 8. Aku ingat pernah dinner dengan pacarku walaupun sekali. Dan secara teknis itu bukan dinner karena kami berangkat sore , sampai Abis magrib dan pulang setengah 8.

“ Jadi , kamu sampe kapan sayang rencana liburan di Lampung? “

“ Mungkin sekitar tujuh hari , maunya minggu depan aku pulang “

“ oh gitu. Ke Jakarta?”

“ Iya Say “

“ aku sebenarnya mau ngomong serius nih say “

Aku sudah tahu. Aku sudah tahu ia akan mengatakan kalau ia benar-benar tertarik denganku dan mulai baper. Walaupun kami baru bertemu sehari. Tidak setiap hari ia bertemu cowok seperti aku , dan tidak setiap hari merasakan bunga-bunga cinta yang menggebu-gebu seperti ini. Lalu ia bertanya serius

“ kamu punya pacar gak , selain aku?”

Hebatnya aku tidak gugup dan menjawab tidak. Ia tersenyum. Dan tiba-tiba saja dengan sendirinya kami memulai hubungan. Mungkin lebih tepatnya ia mulai menganggapku sebagai pacarnya , walaupun aku ingin bertahan karena aku masih ingin menggagahi memek Shelly.

Positifnya , ia tidak bisa meninggalkan Lampung setiap saat , dan aku tidak bisa ke sana semauku karena aku bilang aku kuliah. Namun aku pikir lagi tujuh hari waktu yang singkat untukku kumpul kebo dengan Shelly , jadi aku memutuskan memanjangkan waktu liburanku menjadi 21 hari.

“ mah , aku mau lanjut liburan ini ke Jogja sama teman aku, tujuh hari saja , boleh gak?”

Dan tentu saja mereka mengizinkanku. Aku melompat kegirangan di dalam WC, lalu kembali keluar menghampiri Shelly. Kami lanjut makan malam berdua , lalu kami pulang . Kami masuk ke dalam kamar , dan malam itu menjadi malam kedua aku menunggangi Shelly. Aku menungganginya enam kali , lalu lanjut tiga kali lagi di waktu pagi.

“ sayang , aku mau surprise nih ke kamu. Besok nanti , sebenarnya aku sudah izin kerja sama kantor. Jadi aku mau ajak kamu liburaaaan “

Shelly mengajakku liburan ke Hong Kong esok harinya. Aku terkejut. Aku memang membawa paspor tapi aku tidak menyangka ia akan membayariku ke Hong Kong. Aku jawab iya , dan dia bahkan rela memberiku uang jajan yang nilainya saja , cukup membeli dua Iphone pro max terbaru.

Aku mulai tidak nyaman. Ia sudah memberiku memeknya , belum cukup memeknya ia mengizinkan aku tinggal di kondo mewahnya , belum cukup semua itu ia memberiku uang tunai setara dua buah Iphone pro max terbaru.

“ sayang. Bukan aku gak mau. Liburan ke Hong Kong sama kamu saja aku seneng . Tapi uang ini?”

“ gak papa sayang , itu tanda keseriusan aku ke kamu. Kurang sayang? Aku tambahin ya “

Sekarang aku punya begitu banyak uang tunai asing di dalam tasku. Kami lanjut ML sebelum ia mandi dan berangkat kerja, namun saking gugupnya , penisku sampai susah berdiri dan lambat keluar . Saat aku ejakulasi di dalam memeknya , ia sampai berbisik

“ kamu gak papa sayang? Kan sudah kubilang nyantai saja “

Sebelum ia marah , aku memeluknya dan tersenyum sambil berbisik

“ enggak sayang , aku agak capek aj “

Ia mencium bibirku dan menjawab

“ nanti aku berangkat kerja , kamu istirahat ya “

Tapi aku tidak istirahat. Aku mengundang Vina ke tempatku dan dia pun datang. Kami berciuman liar , lalu ML seperti orang kesetanan. Aku telanjangi dia , aku remas buah dadanya , aku hisap dengan ganas lalu aku banting dia ke kasur tempat aku dan Shelly bercinta.

Aku genjot memeknya , aku hisap liar lehernya , lalu ejakulasi di dalam sebanyak-banyaknya. Kami mencoba segala gaya, menghabiskan dua jam di atas kasur , ML sepuasnya. Lalu aku menceritakan semuanya kepada Vina. Ia cuma tertawa dan mengatakan

“ Shelly emang gak berubah ya dari dulu. Dia itu , kalo sudah seneng sama orang , sampe seluruh isi perut keluar semua . Rada bego sih kalo menurut gue. Kamu harusnya seneng ih gimana sih. Kamu kerja aja belum tentu punya duit segitu . Dapet memek pula. “

“ kamu mau?”

Vina lalu menunjukkan saldo rekeningnya, 200 ribu rupiah.

“ okay , nanti kalo ada waktu gue transfer deh. “

“ beneran ya “

“ Jalan yuk , kepala gue pusing nih “

“ boleh kamu yang bayar ya “

Kami ML sekali lagi sebelum aku mandi , dan bersiap jalan berdua dengan Vina. Kami jalan ke Mall , makan siang di Cafe , dan beli Boba. Aku mengajaknya nonton film super hero , yang mana baru keluar hari itu , dan dia mau.

Aku agak nyaman dengan Vina karena seperti pacarku , dia cuma menurut , mengikut , kemana aku mau pergi. Dia cewek yang simple dan aku suka. Aku mengantar Vina pulang dan dia mengajakku mampir ke kosannya.

“ nah , ini dia Kosan gue . Kecil , gak kayak kondo punya Vina. “

Tapi menurutku ini sudah lumayan.

“ kalo gue sih asal ada ceweknya , Ya gue betah-betah saja “

Dan Vina langsung menepuk pelan pundakku.

“ dasar cabul kamu Rik “

Aku Menggenjot memek Vina dua kali sebelum aku pulang. Satu dengan gaya doggy style , dan satu lagi dengan gaya WOT yang luar biasa nikmatnya. Aku memberikan sebagian kecil uang yang Shelly berikan ke Vina dan dia senang bukan main. Aku lalu pulang , dan aku sempat tidur sebentar sampai Shelly membangunkanku.

“ kamu seharian tidur? Kebo kamu ih “

“ Ya begitulah “

Andai dia tahu yang sebenarnya. Malam itu kami menyiapkan semua kebutuhan kami , lalu kami ML berkali-kali sebelum tidur , sampai pagi hari penerbangan besok.

Kami terbang ke Jakarta , untuk transit menuju penebangan langsung ke Hong Kong. Aku tak menyangka secepat ini. Aku bertanya pada diriku sendiri apa yang sedang aku lakukan. Aku sudah menyetor uang asing yang diberikan Shelly , jadi di sana aku tinggal tarik tunai jika aku butuh.

Shelly tidak mau melepaskan pelukannya selama penerbangan. Aku merasa tidak enak karena ia seperti memberikan semuanya kepadaku. Apa aku harus putuskan pacarku dan mulai serius dengan Shelly? Aku bingung.

Kami tiba di Hong Kong. Rencananya kami hanya dua hari di sana , dan dua hari lagi di Shenzhen. Orang Indonesia memang boleh menyebrang ke Shenzhen dan tinggal di sana beberapa hari, tanpa Visa. Aku sangat terkejut ketika ia mengajakku menginap di hotel bintang lima , yang bahkan tempat langganan artis dunia menginap di Hong Kong.

Disuguhi pemandangan sore Kota Hong Kong, kami berpelukan lalu berciuman mesra . Aku tanggalkan gaunnya dan ia membantuku melepas pakaianku. Aku rebahkan tubuhnya di atas kasur , lalu aku tindih dan aku kembali mencumbunya. Aku lumat lehernya , lalu bibirku naik ke telinganya dan berbisik , I love you

Di atas kasur itu , aku mengguncang memeknya dari atas sambil menahan kedua tangannya. Ia mendesah , mengerang , menikmati serudukan penisku . Ia tampak puas dan bahagia karena ia pikir ia telah membeliku . Aku genjot dia tanpa ampun sore itu , memuaskan nafsuku sepuas-puasnya.

Shelly menurutinya , bahkan dengan senang hati. Seluruh gaya kami coba , dan aku tidak ingat berapa kali aku keluar. Dengan tubuh telanjang bulat , kami berpelukan dan aku membiusnya dengan ucapan , I love you.

Kami sempat makan malam di restoran bintang lima, shopping barang-barang branded untuk aku , untuk dia di Mall, lalu kembali ML sepuasnya di Hotel, saat malam harinya. Selama dua hari , kami ML , makan , Shopping , lalu ML lagi di Hong Kong , dan sesekali jalan-jalan dan Selfie di berbagai tempat liburan.

Kami melakukan itu selama dua hari di Hong Kong, dan dua hari di Shenzhen. Aku senang ia mengajakku liburan sejauh ini , tapi ini bukan cerita cinta sejati antara Cewek wanita karir kaya dan seorang brondong.

Malam itu , untuk pertama kalinya aku buat dia mabuk berat. Aku menggenjotnya sepuasnya , menyuruhnya memberiku blow Job sampai puas , membanjiri tubuhnya dengan air maniku , sampai aku benar-benar puas dengan Shelly.

Aku sengaja membuat ia teler keenakan, lalu aku mengemas seluruh barangku, lalu meninggalkan dia di Hotel itu. Aku lari , membawa seluruh uang Shelly , dengan uang asing lebih dari 500 juta dan barang-barang branded yang tak ternilai lagi.

Aku tidak bayar pajak karena aku tahu cara mengakalinya. Tapi aku tidak langsung pulang, aku pergi memesan sebuah hotel kecil di Shenzhen dan berencana tinggal beberapa hari lagi. Aku tidak berpikir panjang. Atau sampai berpikir bahwa Shelly akan melaporkanku

“ lu tega Rik. Lu sudah kelewat jahat sama dia. Gue saja gak tegah. Kasarnya , Titit elo saja masih basah karena memeknya. Dia bukan Cuma kasih elo duit Rik. Dia kasih hati dia , seluruh yang dia punya ke elo. Gue gak main-main. Itu cewek bahaya sob , bisa bunuh diri dia.”

“ lebay lu yan. Lagian bukan urusan gue kali “

“ terserah elo deh Rik. Gue cabut dulu . Lo urus diri lo sendiri. Gua gak mau ikut campur “

Aku paham bahasa Mandarin jadi aku dapat membaur. Aku tidak pernah tahu apakah Shelly pernah mencariku dan aku tidak peduli. Aku sempat memformat handphonenya , sehingga menghapus seluruh foto-foto , chat , video di dalam Handphonenya.

Handphone itu terulang seperti baru , sehingga tidak ada lagi fotoku di dalamnya. Aku juga mengambil seluruh foto yang ia cetak sehingga tidak ada satu pun fotoku yang tertinggal dengannya. Aku juga menghapus segala cara agar dia dapat menghubungiku lagi. Seperti membuang SIM card.

Itu semua sebenarnya agak berat bagiku, tapi aku tidak mau tersangkut lama-lama dengan Shelly. Aku harus move on. Aku belum mau serius . Sehingga ketika aku puas dengan memek , bibir dan toketnya , aku memutuskan untuk lari dengan seluruh uangnya.

Aku tidak peduli penilaian orang , atau pun pendapat Shelly itu sendiri. Menurutku aku sudah mendapat yang aku mau , yang aku butuhkan dan aku harus move on. Kasarnya , ia mungkin tidak jauh berbeda dengan dua lonte yang kuentot sebelum dia.

Aku berguling di kamar hotel itu , dan Istirahat. Ketika aku bangun , aku melihat langit baru dan matahari baru. Sebuah hari baru tanpa Shelly dan Vina. Apa yang Shelly berikan membuatku berubah dari bocah gaje dari Jakarta Selatan , menjadi seperti anggota boyband.

Aku mencoba gaya baruku , lalu keluar ke jalanan kota Shenzhen. Aku berbicara bahasa Mandarin seharian penuh , dan mungkin tidak ada yang menyangka aku orang asing. Hanya butuh beberapa jam untukku melupakan memek Shelly dan Vina , dan aku tidak peduli berapa lama , mereka akan melupakan genjotan penisku. Nah sekali lagi, petualangan bukan petualangan jika tidak ada drama di dalamnya.

Aku menggadaikan seluruh barang-barang mahal yang tidak aku perlukan . Berbagai macam dompet , jam tangan , hingga kaca mata , aku menggadaikan semuanya. Aku hanya menyisakan satu dompet , satu jam mahal , satu sneakers dan satu kaca mata .

Aku sempat merasa tak enak karena harga satu dari barang itu saja , paling murah belasan juta bahkan ada satu jam yang harganya sampai ratusan juta. Aku tidak tahu dari mana Shelly mendapat uang sebanyak itu. Tapi semua barang itu , membuat tabunganku makin gendut.

Aku keluarkan Iphone baruku, dan membuat akun iCloud baru. Aku booking kamar di hotel Grand Hyatt selama tiga hari . Aku buka situs-situs lokal dan mencari-cari mangsaku selanjutnya.

Aku mulai mencari dari wechat , weibo , sampai ke situs-situs underground. Aku berangkat ke hotel itu dengan taxi premium. Ketika aku masuk ke dalam kamarku, aku memandang ke luar ke arah pemandangan kota.

“ astaga , kok aku bisa sejauh ini “

Aku kira petulanganku hanya sebatas Sumatra , Bangka , Bengkulu atau negeri jiran , namun hari ini , aku di negeri orang , jalan-jalan dengan uang orang. Aku melepas pakaianku menyisakan hanya sebuah boxer. Aku masih belum memutuskan siapa yang ingin aku booking malam ini.

Aku punya banyak pilihan , namun saking banyaknya , aku sampai bingung memilih siapa. Ian tidak menghubungiku seharian , kurasa karena ia tidak setuju aku meninggalkan Shelly dengan cara seperti itu. Nah , dia pasti akan menghubungiku lagi. Kalaupun tidak , siapa peduli.

Petualanganku baruku baru saja akan dimulai. Kurasa cukup dengan wanita lokal, dan sudah saatnya aku mencicipi memek impor. Aku tidak sabar menunggu pengalaman baruku. Berdoa saja aku tidak terkena AIDS , atau Virus berbahaya selama wisata lendirku di negeri orang.

Aku letakkan Iphone baruku di atas kasur , dan aku pun tidak sengaja tertidur.

Bersambung