Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 20 END

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20END

Cerita Dewasa Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 20

Cerita Dewasa Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 20

“Aaaaaaaah…!”
Aku dikejutkan oleh lenguhan kepuasan dari Welly .. ditengah keremangan kamar hotel ku buka mata .. ku lihat ia mencabut penis nya mengkilat terbalut lendir .. aku tidak tahu dari lubang mana ia sumpalkan penis besar itu .. ia berguling kesamping meninggalkan tubuh mungil gadis berkulit putih yang telentang dengan kaki yang menganga lebar membentuk huruf V .. kulihat tangan gadis itu masih meremas sprei sepertinya masih berusaha menikmati sisa-sisa kepuasan yang baru saja ia terima ..

Aku lihat Welly menuju kamar mandi, sambil berlalu meremas payudara gadis itu.. wajah gadis itu berpaling menatapnya tanpa berbicara .. aku teguk sisa wisky dalam gelas .. kembali ku pejam kan mata di sofa besar tempat ku berbaring, aku tidak ingat kapan aku pindah ke sofa ini .. aku mengoyangkan kepala ku .. mengumpulkan kembali halusinasi dan fantasi liar yang melayang .. apa yang baru saja ku alami dan apa lagi yang akan ku nikmati berikutnya.

“Nick ..Nick … ” ku rasakan ada yang mengguncang bahu ku ..
“Gue duluan yaa .. mau jemput Elin” kata Welly yang sudah berpakaian lengkap ..
“Mau lanjut disini ?” Tanya ku ..
“Engga kayanya . Gue mau balik .. cape” jawabnya ..
“Kapan ajak gue main ama Elin dong .. ?”
“Gampaaaang ” jawabnya .. kulihat ia mengeluarkan dompetnya lalu mengambil puluhan lembar merah dan meletakan di meja sebelah sofa ku ..
“Titip .. kasih ke Ocha” kata nya sambil berjalan kearah pintu kamar ..
“Iya .. nanti gue sampaikan .. lu hati-hati dijalan yaa.. ” ujar ku ..
Welly tidak mejawab .. dengan tangannya ia menunjuk ke arah Rosita dan ke arah ku, lalu menyilangkan jarinya ke keningnya ..
maksudnya ‘Rosita sama lu ..GILA’

Kemudian melambaikan tangan dan hilang dibalik pintu kamar ..

Aku kembali memejamkan mata ku .. kesadaran ku masih timbul tenggelam .. bayang kenikmatan masih muncul .. kadang menghilang ketika aku mendapatkan sedikit kesadaran ku … aaah .. aku masih ingin melanjutkan .. aku pejamkan mata dan ku gelengkan kepalaku, sambil terpejam kembali kuraih gelas wisky dan meminumnya sedikit … lalu aku merasakan seperti melayang dan hilang kesadaran ..

Aku membuka mata ku sedikit .. entah berapa lama aku hilang kesadaran .. ku sapu seluruh ruang sambil berusaha untuk mengingat kembali apa yg baru saja terjadi ..
Diatas tempat tidur berukuran king size aku melihat tubuh telanjang gadis mungil itu masih telentang .. tiba-tiba birahi ku melonjak .. menuntut untuk dilampiaskan .. aku berdiri dari sofa dan berjalan terhuyung-huyung ke arah gadis itu .. aku baringkan tubuh disebelah nya menyandarkan kepala ku dengan tangan agar aku leluasa untuk melihat wajah dan seluruh tubuhnya ..

Entah mengapa .. tiba-tiba timbul kesadaran ku .. kesadaran yang utuh dan murni .. tiba-tiba hilang sudah nafsu birahi yg baru saja muncul .. ku nyalakan lampu tidur di meja kecil disisi tempat tidur ..

Rosita… Aku pandangi wajah manisnya .. ku kecup dahinya .. kembali ku pandangi wajah polos itu.. nampak putih pucat napas pelan dan teratur .. bibirnya seperti tersenyum .. seperti tidur dalam kedamaian ..

Sisa-sisa keringat masih membekas disekitar pinggir rambutnya .. dadanya turun naik seirama tarikan napasnya …

Aku telusuri wajahnya dengan ujung jari telunjuk ku … alisnya yang tebal .. hidung nya .. bibirnya yang mungil dengan bulu tipis diatasnya aku telusuri .. dagu nya ..
Pipinya aku elus … dadanya .. Ujung jariku ku sentuhkan ke puting nya ku telusuri seluruh bukit payudaranya .. lalu kembali mengelus wajahnya ..

Seperti potongan-potongan film yang muncul dalam benak ku .. dari awal pertemuan yang belum satu tahun terlewati .. dari gadis lugu yang belum lulus dari sekolah kejuruan pariwisata… Wajah polos itu seperti bayi yang belum pernah melihat dunia saat itu …
Tapi dengan kekuasaan ku mampu mempengaruhi dirinya untuk mau mengikuti semua keinginan ku ..
Aku menjerumuskan gadis ini ke dunia yang penuh kenikmatan dan kebahagian semu dan lebih dalam lagi .. aku bisa membuat gadis ini menikmati dan selalu kembali memohon untuk mendapat kenikmatan yang aku berikan ..

Aku terhenyak .. dalam dadaku seperti ada yang akan meledak ada rasa bersalah yang luar biasa…
Tiba-tiba …
AKU MENANGIS …

Rosita mengangkat tubuhnya .. melihat wajah ku .. mengusap air mataku yang meleleh dengan ibu jarinya yang terasa dingin tanpa berkata apa-apa ..

Setelah sarapan didalam kamar dan mandi aku serahkan uang pemberian Welly, Rosita menerimanya tanpa ekspresi, lalu aku mengajaknya pulang.
Seperti biasa akan aku antar sampai ke jalan masuk kost nya.

Didalam taksi yang membawa ke kostannya, Kami berdua tidak banyak bicara .. yang aku ingat sebelum ia turun dari taksi ia bilang …
“Ocha tahu kenapa bapak menangis … Ocha tidak apa-apa, Ocha juga menikmati .. tapi biarkan itu berlalu.. Ocha sayang Bapak” sambil mengecup pipi ku dan keluar dari taksi, berjalan ke arah rumah kostnya tanpa menoleh ke belakang meninggalkan ku.

Rosita terus berharap aku bisa mendampingin acara wisudanya, aku pun tidak pernah memberi kepastian untuk kesediaan ku mendampingi, walaupun syarat yang aku minta sudah dipenuhi oleh Rosita. Pada saat hari wisudanya, aku beralasan cuti dari kantor kepentingan keluarga ke luar kota, pada hal aku sedang bersama gadis lain yang lebih cantik dan lebih glamour dari Rosita… Aku sengaja menghindarinya…

Sejak saat itu, aku sangat menjaga jarak dengan Rosita, sudah tidak pernah mengajak pulang bersama. Begitu pula denga Vitha, tidak ada pembicaraan selain perihal pekerjaan.
Aku sibuk dengan dunia ku sendiri…

Beberapa bulan kemudian aku pindah kerja ke luar kota, sebuah kota besar ibu kota propinsi, menggeluti bidang Perhotelan.
Meninggalkan semua cerita lama dan kawan-kawan yang masih bekerja ditempat lama ku, membuka lembaran baru kehidupan yang lebih baik.

(Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 19)Sebelumnya |TAMAT

Banyak Novel lain di Banyak Novel

Banyak Game lain di Banyak Game