Mencoba Bertahan Hidup Part 22

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25

Mencoba Bertahan Hidup Part 22

Start Mencoba Bertahan Hidup Part 22 | Mencoba Bertahan Hidup Part 22 Start

Era Para Naga​

Di masa awal terbentuknya dunia, materi berhamburan tak beraturan, lalu kesemuanya melekat menjadi satu.

Bersamaan dengan itu pula dimensi anti-materi juga tercipta namun manusia biasa tak bisa menjangkaunya.

Terdapat kekuatan misterius maha besar yang mengendalikan mereka hingga akhirnya langit dan bumi yang tadinya bersatu kemudian dipisahkan antara keduanya.

Proses dahsyat tersebut berlangsung selama ribuan tahun bahkan jutaan tahun dalam perhitungan manusia, beberapa elemen tercipta, saling berebut untuk mendominasi bumi.

Tanah, air, api, angin, bayangan, kesemuanya berlomba-lomba menguasai dunia.

Sosok mereka menjelma menjadi makhluk fisik immortal yaitu naga raksasa yang mewakili karakter setiap elemen.

Mereka awalnya beranak pinak dengan cara summon elemen lalu selanjutnya bertelur dan menyebar ke seluruh penjuru dunia, namun keturunan mereka tetaplah mortal dan tak memiliki sayap.

Karena sayap dianugerahkan hanya kepada raja naga setiap elemen, kini orang-orang menyebut naga mortal tak bersayap tersebut dengan sebutan dinosaurus.

Tulang belulang mereka amatlah kuat karena mengandung kekuatan magis yang besar, sehingga tanah biasa tak mampu untuk mengurainya.

Bukti keberadaannya banyak terdapat di berbagai belahan dunia, namun kini hanya tinggal fosil yang dipamerkan di museum-museum.

Immortal: Abadi

Mortal: Tidak Abadi

Shabh, dahulu ia merupakan bangsa tunin yang elemennya paling mendominasi bumi yaitu kegelapan, sampai suatu saat kekuatan maha besar yang biasa kita sebut sebagai Tuhan menciptakan matahari dan bulan.

Matahari membentuk bulatan yang di dalam intinya tertidur raja naga Freyr.

Elemen bulan juga membentuk bulatan yang di dalam intinya tertidur Raja naga yang bernama Elune.

Keduanya sama sekali tak bernafsu menguasai bumi, mereka hanya senang melintas sesekali sesuai garis edarnya masing-masing.

Dengan adanya peredaran matahari dan bulan maka menjadikan semua elemen di bumi ini seimbang, sama kuat, dan saling melengkapi satu sama lain.

Suatu hari Shabh berjalan-jalan mengelilingi dunia dengan sayapnya yang hitam dan kokoh, sampai ia terkesima ketika menjumpai bebatuan yang menjulang tinggi terlihat indah, di tengah-tengahnya terdapat satu pohon raksasa yang bernama Yggdrasil.

Pohon tersebut memiliki sistem kehidupan yang aneh, ia akan berbuah sekali seumur hidup lalu jika bijinya diambil maka ia akan segera mati.

Tempat tersebut dahulu tenang dan sejuk, manusia sekarang mengenalnya dengan sebutan Gunung Everest, puncak tertinggi di muka bumi, menjadikan semua tunin yang melihatnya niscaya ingin memilikinya.

Dengan tekun Shabh membersihkan tempat tersebut setiap hari untuk nantinya ia jadikan tempat bernaung.

Rumor beredar dari naga mortal daerah tersebut dan beritanya menyebar hingga semua raja naga mengetahui keberadaan tempat tertinggi di dunia ada di sana.

Shabh hari itu penasaran dan memakan buah Yggdrasil satu-satunya itu beserta bijinya, tiba-tiba menyebabkan hari itu perutnya mulas.

Di saat ia sakit, ternyata di hari itu juga semua Raja Naga tiba-tiba datang ingin merebut menguasai tempat tertinggi itu.

“Akulah yag menemukannya duluan, enyahlah kalian!” ketus Shabh mengusir naga elemen lainnya yang mencoba mendekat sambil menahan perutnya yang mulas.

Ignia adalah sebutan raja naga api, sesuai dengan elemennya ia memiliki sifat tempramental, ia tak terima dengan perkataan Shabh.

“Dunia ini dimulai dengan kekuatan, maka dari itu mari kita adu kekuatan kita semua, siapa saja yang menang maka berhak mendapatkan tempat tertinggi ini!” ujar Ignia.

Mereka semua setuju untuk bertarung, kecuali Denif.

Denif merupakan tunin yang cerdas, ia gunakan kecerdasannya untuk menipu Naga lainnya.

“Maaf, aku tak ikut! Aku tak berminat dengan tempat ini” ujarnya, padahal di dalam hatinya ia amat mendambakan menguasai tempat tertinggi tersebut, ia seolah berada di posisi wasit yang tak berpihak kepada siapapun.

Shabh amat kecewa karena ia merasa dialah yang pertama menemukan tempat tersebut, namun ia tak mau begitu saja menyerahkan haknya, ia juga akan ikut bertarung.

Turnamen para naga pun dimulai, lebih tepatnya pertarungan survival, siapa yang berdiri di akhir maka dialah yang menang.

Para naga saling bertarung mati-matian, kedahsyatan kekuatan mereka menjadikan bumi porak poranda.

Bahkan kekuatan serpihan matahari dan bulan yang jauh sekalipun beberapa tertarik ke dalam bumi.

Hingga akhirnya ditentukanlah pemenangnya yaitu Ignia sang naga api, namun ia menanggung luka yang amat parah begitupun dengan naga immortal lainnya termasuk Shabh.

Jika saja Shabh perutnya tak mulas pada hari pertarungan itu, maka bisa saja ia menang karena ia dahulu merupakan raja naga terkuat.

“Akulah yang menang, kini aku berhak memiliki tempat ini hahahahaha!” ucapan berbangga dari Ignia sambil menahan rasa sakit di sayapnya yang robek.

“Tunggu dulu, splash, splash, splash” tiba-tiba Denif (Naga Air) menyerang Ignia (Naga Api) secara membabibuta, ia mengingkari pernyataan awalnya bahwa ia tak akan ikut turnamen perebutan tempat tertinggi ini.

Hingga akhirnya Ignia terlempar jauh dari tempat itu sampai masuk ke inti bumi.

“Kau sungguh licik Denif! Kau mengingkari Janjimu, Lambang kesucianmu hanyalah muslihat!” ujar Shabh kepada Denif dengan tatapan dendam.

“Enyahlah Bayangan lemah!” ujar Denif dengan senyum kecut sambil menendang Shabh dengan sekuat tenaga, ia terlempar ke timur sampai ke tanah Borneo.

Selebihnya ia menendang pula Ard (Naga Tanah) ke barat, dan Ventus (Naga Angin) ke arah yang berlawanan.

“Hoek-hoek-hoek . . .” bunyi dari mulut shabh, ia memuntahkan buah dan biji Yggdrasil yang ditelannya tadi ke tanah kering.

Tubuh shabh merupakan lambang buruk, sedangkan yggdrasil merupakan lambang baik, oleh karenanya tubuh Shabh tak bisa mencerna buah tersebut hingga menyebabkan perutnya mulas.

Biji itu kemudian tumbuh di tanah borneo yang dahulu masih kering, bahkan bentuk pulaunya dahulu juga belum berbentuk seperti ayam.

Perlahan tempat kering tersebut menjadi subur, tanaman lainnya juga kemudian bermunculan dari dalam tanah, membuat makanan enak untuk para tunin mortal herbivora.

Namun bencana masih berlanjut, Ignia dendam, ia melakukan tindakan yang begitu kejam, ia diam-diam menebar hawa panas Heartfire kemudian hawa panas tersebut berhembus membunuh seluruh tunin mortal yang tersisa di atas muka bumi kemudian ia berdiam diri di pusat bumi.

Ia tahu bahwa sumber kehidupan adalah air maka dari itu ia hapuskan semua kehidupan mortal di atas muka bumi agar Denif kesepian sepanjang hidupnya.

Sedangkan raja naga lainnya tertidur di tempat yang jauh dan tersembunyi guna memulihkan kondisi tubuh mereka masing-masing.

Gunung Everest akhirnya dimenangkan oleh Denif, Naga hebat yang melambangkan kemurnian air dan putihnya salju namun dibalik itu semua ternyata ia merupakan tunin yang licik, namun tentu saja ia harus membayar konsekuensinya yaitu kesepian.

Tempat tersebut sampai sekarang diyakini sebagai tempat tertidurnya Denif si Naga Air, hingga gunung tersebut sampai sekarang selalu diliputi salju dan hawa dingin yang menusuk.

Semua tunin mortal akhirnya musnah akibat hembusan Heartfire panas Ignia, setelah era para naga berakhir lalu penciptaan makhluk baru pun dimulai, yaitu para jin yang diciptakan dari serpihan api Ignia, si juara turnamen sebenarnya, elemen yang memiliki kedudukan yang tinggi.

Semua terlihat berjalan dengan lancar sampai suatu ketika mereka (jin) berkembang biak menyebar ke seluruh penjuru dunia, mulai bertarung satu sama lain, lalu mulai berbuat kerusakan di muka bumi.

Sekali lagi keberadaan mereka akhirnya dibasmi oleh barisan tentara misterius yang dipimpin oleh jin bernama Azazil, hingga jin-jin jahat berlarian bersembunyi di gua-gua dan dasar samudera.

Sampai akhirnya manusia pertama kali diciptakan dari unsur Ard dengan dibekali kelebihan yaitu akal dan pengetahuan.

Azazil tak terima dengan keputusan Lord nya, ia menentang penciptaan makhluk dari unsur Ard, ia merasa bahwa Ignia lebih hebat dan lebih tinggi kedudukannya dibanding Ard.

Penentangannya itu membuat ia dicampakkan di bumi dan dilaknat oleh Lord nya, bersamaan dengan itu pula namanya berubah menjadi Iblis.

Manusia semakin banyak menduduki dan menguasai bumi, dari keturunan mereka terdapat suatu modifikasi DNA dan RNA yang terjadi secara alami menghasilkan berbagai ras yang bermacam-macam wujudnya.

DNA (deoxyribonucleic acid) atau asam deoksiribosa nukleat (ADN) adalah sejenis biomolekul yang menyimpan dan menyandi instruksi-instruksi genetika setiap organisme dan banyak jenis virus berupa asam nukelat yang didalamnya terdapat sel makhluk hidup. DNA terdiri dari materi yang membentuk kromosom-kromosom dan informasi genetik yang tersimpan dalam tubuh makhluk hidup.

Sedangkan RNA (ribonucleic acid) atau asam ribonukleat adalah molekul polimer yang terlibat dalam berbagai peran biologis dalam mengkode, dekode, regulasi, dan ekspresi gen. RNA merupakan makromolekul yang berfungsi sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik. (sumber nyomot wikipedia)

Perubahan DNA dan RNA secara misterius itu melahirkan beberapa ras yang dikenal dengan:

1. Homine

Merupakan jenis manusia yang banyak menghuni dan menguasai permukaan bumi atau bisa kita sebut sebagai manusia modern, kegemaran mereka adalah berlomba-lomba membuat teknologi, monumen dan bangunan-bangunan yang tinggi. Potensi kemampuan sihir mereka amatlah kecil namun memiliki mental yang tinggi. Sosial merupakan keunggulan manusia jenis ini, namun seiring berjalannya waktu, munculnya teknologi malah semakin menggerogoti insting sosial kaum ini.

2. Elf

Bangsa ini tersebar secara tersembunyi di berbagai hutan contonya Taiga, Amazon, Borneo, mereka memiliki telinga meruncing, keunggulan mereka adalah kapasitas mana yang amat besar sehingga memungkinkan menjadi penyihir yang hebat. Selain itu, mereka dikenal sebagai pencetus peralatan yang sangat hebat, prinsip hidup mereka adalah membaur dengan alam tanpa merusaknya. Biasanya kaum mereka bersembunyi di hutan-hutan atau di gua-gua yang tak terjamah manusia jenis Homine. Setiap kaum Homine yang melakukan kontak dengan mereka akan di cuci otaknya dengan sihir sehingga keberadaan mereka sampai sekarang tak terketahui oleh Homine dan keberadaannya hanya sebatas sebagai konspirasi. Terdapat diantara mereka elf yang hitam dan cenderung sifatnya menyimpang yaitu Dark Elf.

3. Dwarf

Bangsa yang cenderung memiliki tubuh yang kerdil, mereka adalah kaum pengrajin yang jenius. Kebanyakan dari mereka sangat suka membangun candi-candi dan membuat peralatan perang magis yang tak terduga kekuatannya. Wajah kaum ini biasanya berjenggot tebal dan berkumis. Tempat tinggal mereka biasanya tak jauh dari bangsa Elf, satu satunya bangsa yang dianggap bukan ancaman oleh bangsa elf adalah bangsa ini kerena nenek moyang mereka dahulu bersahabat baik. Kaum ini terkenal lemah dalam logika, namun kuat dalam psikomotorik. Hobi Dwarf umumnya adalah menempa dan mabuk-mabukan.

4. Orc

Bangsa yang paling banyak jumlahnya, mereka tak bisa berbicara dengan lancar, rupanya jelek, sifatnya kejam, membunuh siapapun yang ditemuinya jika yang ditemuinya itu bangsa lain. Keberadaannya masih misterius hingga saat ini, Kabarnya di masa lalu semua kaumnya dikurung dalam tembok magis raksasa yang terbuat dari tembaga oleh Homine kuat yang bernama Zulkarnain. Mereka memiliki nama yang bermacam-macam salah satunya adalah Yakjuj Makjuj atau Gog Magog, tapi apapun namanya, yang pasti kaum mereka sangat gemar membuat kerusakandi muka bumi.

Shabh terlempar di tanah Borneo, menduduki tempat itu, sampai beberapa pelayar elf dan dwarf memasuki tempat tersebut dan mendapati Naga besar hitam yang terluka.

Para elf sangat suka tinggal di sekitar pohon Yggdrasil dan hidup damai selama ribuan tahun.

Para tetua Elf selalu berusaha mengobati luka Shabh yang parah, setiap hari mereka melantunkan lagu elf moonsong yang amat merdu dan Shabh amat menyukainya.

Sedangkan dwarf selalu membuat lelucon yang konyol.

“Hei shabh, aku punya tebak tebakan untukmu . . . Angin ini adalah angin misterius, jika angin ini mengenai tumbuhan maka tumbuhan seketika akan layu, jika angin ini menerpa kerbau maka kerbau itu akan sekarat, angin apakah yang aku maksud?” tebak-tebakan dari salah satu Dwarf kepada Shabh.

“Topan?” ucap Shabh menebak sembarangan.

“Salah!” ujar Dwarf.

“Baiklah Aku menyerah” ucapan Shabh tak bisa berpikir.

“Jawabannya adalah NAFAS NAGA, hahahaha” ujar Dwarf kerdil tersebut kemudian keduanya tertawa terbahak-bahak.

Pertarungan dahsyat para raja naga di zaman dahulu ternyata menyebar serpihan kuat dari masing-masing elemen di dunia ini, serpihan itu merasuk ke dalam senjata-senjata legendaris yang ditempa manusia di masa lalu.

Sedangkan sisanya membentuk suatu kehidupan baru yaitu sylph yang berupa makhluk magis yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

Beberapa senjata dan item di antaranya adalah palu, liontin, cermin, grimore, pedang, panah, pisau, tombak dan lain-lain.

Semuanya menyebar ke berbagai belahan dunia, Hellfire Hammer, Excalibur, Sword of revealing Light, Gungnir, Zulfiqar, dan masih banyak lagi senjata lainnya yang tercemar serpihan elemen sisa-sisa pertarungan para Naga.

Namun tidak dengan Shabh, dengan bantuan penyihir Elf dan penempa dwarf, ia berhasil mengumpulkan serpihan kekuatannya sendiri yang liar dan mewujudkannya dalam sebuah pedang bayangan yang bernama Shabh Sword yang kini dimiliki Ardian.

Serpihan energi bayangan liar Shabh hanya meninggalkan beberapa sisa sylph bayangan yang jumlahnya sedikit, sylph-sylph itu tak bisa ditarik karena sudah teranjur berubah menjadi makhluk hidup.

Namun sialnya jiwa pedang tersebut terlalu kuat, serpihan bayangan liar yang ditelannya masih saja belum cukup membuat ia kenyang, hingga akhirnya ia sangat ingin menelan Shabh ke dalamnya seolah ingin bersatu dengan Shabh.

Sekian lama Shabh menahan pedang tersebut, ia tak mau pedangnya jatuh ke tangan yang salah jika ia masuk ke dalam pedang tersebut lebih awal.

Di saat itu juga Dark Elf Maripossa yang berasal dari hutan Amazon tiba-tiba menyerang.

Ia datang bermaksud hendak merebut pohon Yggdrasil, ia datang atas perintah tuannya yang masih misterius.

Pertarungan dahsyatpun tak bisa dihindarkan, hingga akhirnya ia terpojok dan salah satu grimorenya terjatuh, namun sepertinya ia sengaja menjatuhkan grimorenya tersebut dengan maksuddan tujuan tertentu.

Dengan sihir ruang yang dimilikinya, ia memindahkan Yggdrasil ke dimensi yang lain, dan biji dari pohon tersebut kini dijaga oleh orang kepercayaannya.

Maka dari itu Shabh, Elder Elf dan Elder Dwarf berunding dan akhirnya menyegel senjata-senjata berbahaya tersebut dan senjata yang tercemar lainnya termasuk grimore hitam milik Maripossa ke dalam piramida dengan disertai puzzle dan rintangan yang rumit.

Hingga pada hari yang ditentukan saat itu Shabh menemukan ksatria pilihannya yang bernama Ardian.

Sampai saat ini pedang tersebut sangat alergi dengan energi positif, sebaliknya ia sangat menyukai energi negatif, contohnya darah musuh yang jahat, licik, pembohong dan keji.

Semakin keji lawannya maka Shabh Sword semakin menyukai darahnya.

Semakin kuat kekejaman lawan yang dikalahkannya menjadikan wujud pedangnya semakin ramping tajam dan semakin kuat.

Bersambung

END – Mencoba Bertahan Hidup Part 22 | Mencoba Bertahan Hidup Part 22 – END

(Mencoba Bertahan Hidup Part 21)Sebelumnya | Selanjutnya(Mencoba Bertahan Hidup Part 23)