Kisah Di Pesantren Part 1

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5
Part 6Part 7Part 8Part 9Part 10
Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15
Part 16Part 17Part 18Part 19Part 20
Part 21Part 22Part 23Part 24Tamat
USTADAH INDAH PART I

Ustadzah indah merupakan satu satunya anak dari pak ahmad yang sudah menikah. Meskipun indah sudah menikah tingkahnya masih seperti anak kecil suka berdandan begaul dan memakai pakaian modis. Ustadzah indah tinggal dengan suaminya namun rumah mereka tidak begitu jauh dari asrama dan rumah pak ahmad.

Rumah itu juga keinginan dari indah agar suaminya mambuat rumah yang dekat dengan asrama agar dia tetap bisa membantu mengajar di asrama. Suaminya jugalah yang menyelamatkan perekonomian asrama saat asrama itu hampir bangkrut.

Hal itu yang membuat indah mau menikah dengannya sebagai tanda terima kasih. Nama suami ustadzah indah adalah jafar. Dia seorang pengusaha keramik dijakarta sehingga dia sering bolak balik dari desa ke jakarta untuk mengurus bisnisnya.

Karena memang pendapatan disana lebih besar dan banyak langganannya yang tinggal diasana. Jafar selalu mengajak ustadzah indah ke jakarta namun indah selalu menolak karena kewajiban dia untuk mengajar.

Hari ini jafar akan pergi lagi ke jakarta untuk berbisnis, pagi pagi sekali jafar sudah menyiapkan segala keperluannya seperti baju dll untuk dibawa.

jafar : “mah papa hari ini mau ke jakarta lagi” (membangunkan indah yang masih setengah sadar)

Ustadzah indah saat itu menggunakan daster lengan panjang dengan kurudung panjang khas ibu2 yang terurai sampai perutnya. Namun tetap tidak bisa menutupi 2 tonjolan daging kenyalnya. Indah memang suka tidur dengan pakaian itu karena bahannya yang sangat lembut dan nyaman.

ustadzah indah : “ahh papa mau berangkat lagi ? kemarin kan baru pulang (menyungingkan bibir manjanya)

jafar : “iya nih pegawai papa tadi tiba2 telfon ada masalah sama klien papa, mama mau ikut”

ustadzah indah : “enggak ah pah, mamah kan masih harus ngajar disini”

jafar : “nanti kalo papa kangen ini gimana ?” (meremas buah dada indah yang kenyal)

ustadzah indah : “ichhh papa nakal aku kan baru bangun”

jafar : “heheh bikin gemes sih main yuk mah”

ustadzah indah : “ich kan papa mau berangkat nanti telat loh”

jafar : “sebentar ajah yuk, papa udah ngaceng nih” (meremas kontolnya dari balik sarung)

Ustadzah indah yang melihat hal itu membuat dia sedikit bergairah, diapun menarik dasternya dari bawah sampai kepinggulnya. Sehingga terlihat memeknya yang tembem tanpa bulu tertutup cd putih berenda pink. Memek indah gundul tanpa bulu, ustadzah indah selalu mencukurnya karena suaminya tidak suka kalo memek indah gondrong.

ustadzah indah : “sebentar ajah ya pa”

jafar : “siapp”

Jafar langsung membuka semua pakaiannya sarung, kolor dan kaos sudah tergeletak dilantai. Dia langsung mencopot cd ustadzah indah dan menindih indah. Kontolnya yang berukuran sedang langsung digesek gesekkan ke dingding memek ustadzah indah dan perlahan menggenjotnya. Serangan dari jafar itu membuat memek ustadzah indah mulai mengeluarkan lendir2 cintanya

ustadzah indah : “achh masukin terus pah”

jafar : “echmmm enak kan mah achh”

ustadzah indah : “echmm iyah terus pah”

jafar : “besar kan kontol papa mah achh”

ustadzah indah : “ahhh enak pah terus” (tanpa menggubris perkataan jafar)

jafar : ” ehmmmmm achhhhhhh papa mau kelaur mah”

kontol jafar tidak kuat lagi menahan jepitan memek ustadzah indah, jafar langsung mengeluarkan pejunya didalam memek indah “crott coroooot croottt”

ustadzah indah : “ahh udah keluar pah?”(menahan birahinya walaupun masih menggebu2)

jafar : “haahh haahh haahhh iyah mah, enak enggak mah ? mamah juga udah keluar ?”

ustadzah indah : “iyah enak banget pah mamah juga udah keluar”(berbohong demi menyenangkan suami) “udah papa cepet berangkat nanti telat”

jafar : “iya papa mandi dulu ya”

Jafarpun meninggalkan ustadzah indah yang masih tergeletak dengan memek yang putih bersih. Dengan gradasi pink dan semakin terlihat tembem karena tidak berbulu. Dihiasi lendir peju suaminya, ustadzah indah yang masih belum selesai dengan birahinya kembali memainkan memeknya dengan jarinya.

Jarinya digesek gesekan ke bibir memeknya sedikit menyentuh itilnya membuat pinggulnya bergerak kekanan dan kekiri. Jarinya mulai dimasukan kedalam lobang memeknya membuatnya semakin bergairah. “plok plok plok” jarinya yang kini mulai dikeluar masukan dilobang memeknya sudah mengeluarkan bunyi. Memeknya hampir mengeluarkan lendir hangatnya

jafar : “mah, kemeja papa yang biru mana yah ?” (sambil berjalan menuju kamar)

Ustadzah indah langsung menurunkan dasternya dan berdiri menuju lemari mencari kemeja suaminya. 2x suaminya yang seharusnya memberikan kenikmatan pada dirinya justru malah seperti menahan dirinya menuntaskan birahinya

ustadzah indah : “ini pah”

jafar : “oh iya papah berangkat dulu ya” (sambil memakai kemejangya)

ustadzah indah : “iya pah” (mencium tangan jafar)

Jafarpun pergi meninggalkan rumah. Dengan buru2 ustadzah indah langsung masuk ke kamarnya untuk menuntaskan gairahnya kembali. Namun karena sedikit tertahan lama gairahnya sedikit turun.

Ustadzah indah harus membangunkan gairahnya lagi dia sudah mencoba melepaskan daster cd dan bhnya. Kini ustadzah indah mulai meremas2 daging gunung kembarnya yang montok dan kenyal.

Dengan tangan yang satunya mulai memainkan itilnya namun gairahnya masih belum memuncak. Ustadzah indahpun mengambil hpnya dan mulai membuka situs2 porno yang menampilkan video laki laki dengan penis super.

Ustadzah indah mulai menonton video itu menggunakan headset. “ahhh ahhh ahhhhh” terdengar suara bintang porno cewek yang terlihat sangat puas menikmati kontol super besar. Cara itu cukup berasil karena video itu mulai membuat ustadzah indah kembali naik libidonya.

ketika ustadzah indah sedang menikmati kegiatan memuaskan dirinya datanglah pak ahmad bapak dari ustadzah indah.

pak ahmad : “indah indah bapak boleh minta kopi ?! dirumah habis ” (mengetok pintu rumah indah)

Setelah sekian lama mengetuk dan memanggil indah pak ahmad mencoba membuka pintu. Dan ternyata pintunya tidak dikunci mungkin ustadzah indah sedang didapur pikirnya.

Pak ahmad yang sudah biasa meminta kopi ke rumah indah langsung saja berjalan ke dapur. Namun posisi dapur yang harus melewati kamar ustadzah indah seolah menjadi takdir pak ahmad untuk melihat anaknya yang sedang bermain dengan dirinya sendiri.

Pak ahmad mulai berjalan menyusuri ruangan. Ruang tamu hingga hampir sampai ke dapur namun pada saat sampai di depan pintu kamar ustadzah indah. Pak ahmad melihat sosok bidadari yang sedang terlentang membelakanginya.

Bermain memainkan memek dan toketnya sendiri dengan jilbab hitam yang tersingkap kulit putih mulus. Pak ahmad merasa apakah dia udah berada disurga tanpa dia sadari karena telah melihat bidadari. Kesalahan paling fatal ustadzah indah dia lupa mengunci pintu depan dan tidak menutup pintu kamarnya.

Pak ahmad mulai masuk ke kamar indah semakin jelas pula pemandangan itu. Daging kenyal kembarnya terlihat jelas bergoyang kesana kemari seperti puding. Pak ahmad langsung menanggalkan sarung dan kolornya.

Keluarlah kontol panjang hitam berotot miliknya yang sudah tegang mengacung keatas dengan helm yang sedikit coklat kemerahan mengkilat. Mulai dikocoknya dibelakang ustadzah indah.

Ustadzah indah yang menggunakan headset tetap tidak sadar kalo bapaknya kini menonton kegiatannya sambil masturbasi. Sampai video yang ditontonya itu berhenti karena buffering ustadzah indah langsung bangkit dari tidurnya untuk berganti posisi.

Namun alangkah kagetnya ketika ustadzah indah melihat bapaknya yang kini sudah telanjang dengan kontol yang mengcung ke arahnya

ustadzah indah : “ASTAGA BAPAKKKK!!!!”

pak ahmad : “indah tolong bapak nak” (mukanya yang memelas namun dengan kontol yang berdiri tegak)

ustadzah indah: “tolong apa pak ?” (memalingkan mukanya dari kontol bapaknya)

pak ahmad : “bapak sudah tidak tahan menahan ini bertahun tahun, bapak rindu ibumu kamu sangat mirip dengannya” (menggengam kontolnya)

ustadzah indah: “. . . . ” (hanya terdiam mendengar perkataan bapaknya)

Pak ahmad yang melihat ustadzah indah hanya terdiam langsung naik keatas kasur dan menerkam bibir ustadzah indah yang sexy itu. Dilumatnya habis bibir ustadzah indah. Lidahnya mulai menerobos masuk kedalam mulut anaknya.

Lidah pak ahmad mulai bermain main bergerak melingkar di lidah ustadzah indah. Hingga membuat ustadzah indah menutup mata karena terbawa suasana. Usaha pak ahmad berhasil kini ustadzah indah mulai menggerakan lidahnya juga. Ikut berputar menglilingi lidah pak ahmad bahkan masuk ke mulut pak ahmad.

Pak ahmad yang mendapat respon seperti itu semakin menjadi jadi. Kini kedua tangannya mulai meremas daging kembar ustadzah indah yang rasanya sangat kenyal dan halus

pak ahmad : “tidak menyangka susumu jadi sebesar ini ndah”(kembali mencium bibir indah)

Telapak tangan pak ahmad yang besar bahkan tidak mampu menggenggam seluruh daging kembar kenyal itu. Dengan ujung pentil yang sudah mengeras pak ahmad terus meremas toket anaknya itu.

Birahi yang tadi sudah naik karena menonton video kini mulai bertambah dengan rangsangan dari pak ahmad. Ustadzah indah mulai hanyut terbawa suasana kini tangannya mencari cari batang kontol pak ahmad

ustadzah indah : “ehmmmmmmmm esar mmmmmm nget” (berusaha mengucapkan “besar banget” disela sela ciumannya)

Tangan ustadzah indah yang mungil tidak bisa menggenggam keseluruhan batang kontol pak ahmad. Ditambah dengan urat2 yang mengelilinginya semakin membuat ustadzah indah nafsu tangannya kini mulai berani meremas dan mengocok kontol pak ahmad

pak ahmad : “hahh hahh hahhh ehmmm terus ndah enak ehmmm”

Pak ahmad kini berpindah dari ciumannya dibibir ke daging kembar indah yang sedari tadi sangat menantang.

“sluurpppppp sluur ehmmmmmmtt muuaachhh ”

Hanya suara itu yang terdengar. Selama beberapa menit pak ahmad yang seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru terus memainkan toket ustadzah indah. Yang tidak lain anaknya sendiri. Dia menyedot putingnya mencupang daging mulusnya.

Ustadzah indah yang mulai tidak tahan kini tangannya mendekap muka pak ahmad ketoketnya. Memeknya mulai banjir lendir hangat memek dan perutnya sedari tadi tersentuh benda tumpul hangat membuat indah ingin segera menggenjot benda itu.

pak ahmad : “indah coba isep kocokin lagi kontol bapak kayak tadi” (tiduran dengan kontol yang mengacung tegang keatas)

Ustadzah indah pun tidak menjawab. Namun langsung berpindah posisi dengan posisi 69. Kini pak ahmad melihat gundukan daging apem itu dengan belahan berwarna pink yang diselimuti lendir. Semakin membuat pak ahmad nafsu.

Pak ahmad langsung menjilat dan membenamkan mukanya disana. Ustadzah indah yang mendapat rangsangan itu terlihat kaget dan mendesah. Dia mulai membalas dengan menggenggam kontol pak ahmad.

Rasanya seperti mimpi ustadzah indah yang tadi hanya melihat kontol sebesar ini di video kini ada di genggamannya. Rasanya sangat keras dan hangat. Dengan otot urat yang menonjol membuat tangannya geli. Diapun mencoba mengocoknya namun karena ukurannya yang panjang dan besar. Kontol itu terasa sangat keset ditangannya.

Ustadzah indahpun mencoba memasukan kontol pak ahmad ke mulutnya yang imut

ustadzah indah : ” ehmmm lurppp emmmmm ahhh ehmmmmmm”

Dengan berbagai cara dan paksaan akhir kepala kontol itu bisa masuk kemulutnya. Mulutnya terasa penuh sesak. Ustadzah indah hanya sanggup memasukan setengah batang kontol bapaknya.

Pak ahmad yang merasakan kontolnya mulai hangat karena masuk kedalam mulut ustadzah indah. Dia tidak mau kalah jilatannya semakin cepat dan meremas bokong indah yang padat kencang itu “plakkk” pak ahmad menampar bokong itu karena sangking gemasnya

pak ahmad : “udah indah sayang, ayo masukin bapak udah enggak tahan”

Ustadzah indahpun mulai bangun dan merubah posisinya. Kini dia duduk menghadap pak ahmad. Ustadzah indah berusaha menduduki kontol pak ahmad. Ustadzah indah seperti tidak perduli lagi siapa yang akan dia genjot dengan mememeknya itu. Dia hanya bisa diam dan menikmatinya.

Pak ahmad yang kembali melihat wajah ustadzah indah yang sangat mirip dengan mendiang istrinya. Namun dengan bodiny ayang lebih bahenol semakin bernafsu untuk melepaskan rasa kangennya bertahun tahun.

Ustadzah indah yang mnggunakan kerudung hitam yang disibak kebalakng membuat daging kembarnya terekspos. Dengan puting merah muda yang mengeras dan mengacung ke atas. Seolah menantang setiap laki laki untuk menghisapnya.

Ustadzah indah kesulitan memasukan batang kontol pak ahmad karena selama ini hanya penis kecil milik suaminya yang dia layani.

ustadzah indah : “ehmmmmmmmmm susahh achh besar banget” (memegang dan mengarahkan kontol pak ahmad ke lobang mememknya)

pak ahmad : “bisa pelan pelan sayang turunin ehmm iya begitu” (memegang pinggul ustadzah indah)

ustadzah indah : ” ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh echmmmmm (kepalanya mendongak keatas)

Dengan susah payah ustadzah indah memasukan kontol itu dibantu dengan lendir cintanya yang sudah banjir dan bobot bokongnya yang berat. Akhirnya kontol pak ahmad masuk ke memek ustadzah indah.

Semua dinding memek ustadzah indah tersentuh oleh kontol pak ahmad. Dinding memek yang belum pernah tersentuh oleh kontol suami ustadzah indah kini mulai diacak2 oleh kontol pak ahmad

pak ahmad : “echmmmm sempit ohhhh banget indah sayang”

Mereka berdua mematung untuk beberapa saat. Karena menikmati sensasi yang luar biasa ini. Ustadzah indah yang masih ingin beradaptasi dengan kontol pak ahmad hanya bisa diam menduduki kontol itu. Namun pak ahmad kembali beraksi dengan meremas toket ustadzah indah yang montok.

pak ahmad : “enak indah ? ” (meremas daging kembar indah)

ustadzah indah : “ahhhh enak pak”

pak ahmad : “goyang dong sayang”

Ustadzah indahpun mulai mencoba mengangkat pinggulnya. Isi memeknya terasa seperti ikut keluar tertarik kontol pak ahmad. Namun stelah setengah kontol pak ahmad keluar. Kaki indah tidak kuat karena lemas dan bokongnya kembali jatuh menghujam selangkangan pak ahmad

pak ahmad : “achhhhh enak sayang lagi”

Ustadzah indah lalu mengulangi gerakan itu dengan ritme yang cepat “pok pok pok pok” Suara aduan bokong indah dan selangkangan pak ahmad. Kini tidak ada lagi rasa lain selain kenikmatan yang dirasakan ustadzah indah. Impian terpendamnya yang selama ini ingin menggenjot kontol yang super besar ahirnya terpenuhi

ustadzah indah : “achhh achhha acchhhh keluar achh ehmmm”

Lendir cinta ustadzah indah pun keluar menetes membasahi batang kontol pak ahmad. Badannya yang lemas ambruk ke pelukan bapaknya. Toket kenyalnya menimpa badan pak ahmad.

Pak ahmad yang belum puas menuntaskan birahinya tidak tega apabila kembali menyuruh anaknya untuk bergoyang. Diapun mengangkat sedikit badan ustadzah indah agar dia bisa bangun. Pak ahmad membiarkan tubuh anaknya tidur terlungkap telanjang hanya menggunakan jilbab lebarnya.

Bokong putihnya menonjol dengan keringat2 jagung menetes disekelilingnya. Pak ahmad yang melihat itu tidak tahan lagi. Dia mengangkat pinggul ustadzah indah sehingga kini posisi ustadzah indah menungging.

Belahan memek tembemnya yang berlendir seolah menantang untuk disodok. Tanpa pemanasan pak ahmad langsung mengarahkan kontolnya ke belahan itu dan menyodoknya. “srettttt” terdengar belahan itu terbelah kembali oleh benda tumpul berotot

ustadzah indah : “achhhhhhh ehmmm (kepalanya yang bersandar di kasur kini mulai naik dan bertumpu pada tangannya seperti bayi merangkak)

Pak ahmad yang sangat bebas dengan posisi ini menggenjotnya sekuat tenaga. Kontolnya sampai mentok dengan ritme yang jauh jauh lebih cepat dari genjotan ustadzah indah tadi.

“plo plok pok ” suara itu kembali terdengar namun dengan ritme yang lebih cepat. Bokong ustadzah indah diremas oleh pak ahmad sampai membekas merah

pak ahmad : “achhh achhh achhhhhhh indahhhhhhh”

Pak ahmad tidak kuat lagi. Pertahanannya jebol. Peju yang disimpannya bertahun2 mendobrak keluar semua di memek ustadzah indah

“croott croott crootttttt”

Bersamaan dengan ustadzah indah yang kembali orgasme. Entah berapa liter peju pak ahmad yang keluar. Rasanya yang hangat membasahi memek ustadzah indah bercampur dengan lendir cinta ustadzah indah.

Badan pak ahmad ambruk menindih ustadzah indah dari belakang. Meskipun kontol pak ahmad sudah lemas dan pejunya keluar. Tetap terasa penuh di memek ustadzah indah.

Setelah sekian lama berada diposisi itu pak ahmad menggulingkan badannya kesamping. Ustadzah indah yang masih lelah mengatur nafasnya. Kontolnya keluar dari memek ustadzah indah. “plop”, mereka ber2 masih tidak percaya apa yang baru saja mereka lakukan, pak ahmad mencoba mencairkan suasana

pak ahmad : “indah capek ?”

indah : “. . .”

pak ahmad : “enggak papah sinih2” (memeluk indah dari samping)

Ustadzah indahpun membalas pelukannya itu. Hal itu membuat hati dan pikiran ustadzah indah sedikit tenang karena merasa nyaman. Entah berapa lama mereka berpelukan daging putih mulus kenyal itu masih terus berkeringat

ustadzah indah : “indah mau mandi pak lengket” (bangkit dari tidur dan duduk mengusap badannya)

pak ahmad : “ayo dulu juga kamu sering bapak mandiin”

Entah pikiran dari mana mereka pun ahirnya masuk ke kamar mandi ber2. Ustadzah indah yang merasa kini menemukan laki laki sejati yang mampu membuatnya puas diranjang tidak seperti suaminya.

Ustadzah indah lalu mencopot jilbabnya rambutnya yang hitam panjang terkuncir kebelakang telihat

pak ahmad : “enggak nyangka kamu sekarang udah segede ini, udah jadi bu ustadzah apalagi ini udah sebesar gini (meremas toket indah)

ustadzah indah : “ich bapak nakal” (mencubit pinggang pak ahmad)

pak ahmad : “suami kamu kejakarta lagi ?”

ustadzah indah : “iyah pak”

pak ahmad : “ohh itu kenapa memek kamu enggak ada jembutnya ? enggak tumbuh perasaan ibumu dulu lebat”

ustadzah indah : “dicukur terus pak disuruh bang jafar dia sukanya gundul”

pak ahmad : “hahah indah emang baik suka nurut sama suami dan orang tua”

ustadzah indah : “bapak nakal ih”

pak ahmad : “kalo ini gedean mana sama suami kamu ?”(memutar mutarkan kkontolnya)

ustadzah indah : “punya bapaklah hahah mas jafar mah kecil”

pak ahmad : tadi puas dong ?”

ustadzah indah : “. . .” (mengangguk manja)

Mereka pun mulai mandi bersama mulai saling menyiram air dan saling menyabuni. Kontol pak ahmad memang mulai ngaceng tapi pak ahmad harus menahannya. Karena ustadzah indah harus mengajar diasrama sebentar lagi.

Pak ahmad juga ingin berhubungan lebih lama sehingga dia ingin meminum ramuan obat kuat supaya bisa menggenjot ustadzah indah lebih lama. Setelah selesai merekapun kembali berpakaian.

Pak ahmad yang sudah memakai kaos kolor dan sarungnya. Dan ustadzah indah yang sudah rapih memakai jilbab dan baju terusan abu2 dipadu dengan celana leging ketat khas hijaber jaman now

pak ahmad : “selamat mengajar ya bu ustadz haha” (sambil meremas bokong indah)

ustadzah indah : “ich nakal bapak”

BERSAMBUNG