Kehilangan Keperawananku Part 5

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9

Kehilangan Keperawananku Part 5

Start Kehilangan Keperawananku Part 5 | Kehilangan Keperawananku Part 5 Start

Mas menurunkan cdku dengan diselingi mencium daerah kemaluanku. Dia mengambil pengaman dari tasnya, lalu dengan sigap kembali ke posisi ancang-ancang man on top. Pas liat itu titit ngaceng dengan dibungkus kondom kok aku jadi ciut nyalinya, serius kayak yang duh beneran gak ya aku ML ini. Mas menciumi bibirku mungkin dia tau kalau aku menyimpan keraguan. Perlahan dia membuka kakiku lebar-lebar dan tampaknya wajahku udah biru pucet saat ini. Mas mulai meletakkan senjatanya didepan vaginaku, perlahan dia mendorong penisnya masuk.

B: duh sempit banget, kakimu jangan nahan, aku gabisa dorong

Aku cuman diam, mas memulai memasukkannya kembali dan

G: aaaaaaaakkkhhh mas sakiittt

Pemirsah ini baru kepalanya doang dan udah sakit banget.

B: makanya jangan di tahan ya

G: aku takut

Dan yak percobaan pertama gagal, aku memegang tangannya, tanganku basah dan dingin. Aku belum siap, masbag memelukku dan menciumiku sekedar untuk menenangkanku .

B: istirahat dulu aja kita lanjutin pas kamu udah siap,

G: sekarang aja lanjutin aja mas

Kami mencoba melanjutkan tapi yak secara psikologis aku belum siap untuk ML. Itu titit kaya yang susah banget masuk anjirlah gak kaya dibokep-bokep yang tinggal masuk. Akhirnya kami menyelesaikan malam itu untuk tidur.

Kami tidur berpelukan, sekitar jam 11an mas terbangun lalu mencoba membisiki kupingku

B: dik dicoba lagi yuk

Aku yang semu-semu mengantuk membalasnya dengan sebuah anggukan, aku masih mengira kalau saat itu adalah subuh.

Mas melumat bibirku, tapi aku hanya membalas sekenanya karna mata yg masih setengah watt, mas terus intens dengan ciuman menuruni leher dan dadaku, mas menurunkan tali daster yang kugunakan. Jilatan dan hisapan di kedua buah dadaku tampak begitu memburu walaupun hal itu takbisa membuatku benar-benar terbangun. Tanpa babibu masbag melucuti celana dalamku, dengan pengaman yang sudah disiapkan ia meletakkan kedua kakiku di depannya. Ia mendorong dengan pasti, ada sebuah desahan dari bibirnya dan suara erangan dariku. Mataku terbuka lebar atas rasa perih itu. Tapi aku tetap menjaga airmataku untuk tidak menetes

B: pripun sayang, sakit mboten?

G: sakit mas perih

B: tahan nggih

G: udah masuk semua?

B: belom

Mati aku,

Rasanya aku pengen mengutuk caca yang bilang sakitnya bentar doang. Anjir ini sakitnya banget banget.

Mas mulai mendorong perlahan sambil tangan kirinya mengusap pipiku untuk menenangkan aku.

B: tahan bentar ya susah masuknya.

Aku cuman diam merasakan sakit dan perih yang menjalar. Jauh diluar ekspektasiku atas bokep-bokep yang aku tonton. Yang ada hanya ekspresi menahan sakit, nyeri.

Mas mulai memompanya dengan terus mendorong perlahan. Semakin masuk maka rasa sakitnya akan semakin terass.

Ia mencabut penisnya lalu memeluky erat

G: knp berenti

B: aku gatega ngeliat km kesakitan.

G: lanjutin aja biar sekalian, aku gpp jangab hirauin oke

Kami memulainya kembali, ia memasukkannya dengan lebih dalam, aku memberi respon mengangguk tanda jika aku siap. Ia langsung mendorong hingga aku mengerang kuat, ada sesuatu yang robek dan saat itu rasanya saya pengen misuh. Setelah masuk sepenuhnya ia memberikan jeda untukku beradaptasi. Ia menyeka airmataku yang terjatuh,

G: aku gatau kalau bakal sesulit ini buat ML

Mas mulai menggenjot penisnya secara perlahan karna takut makin menyakitiku. Tapi aku merasa mulai basah dan sudah mulai bisa menikmati permainannya. Aku perlahan ikut mengoyangkan pinggulku. Dan gakberasa keringat kami mengucur di dinginnya malam. Mas mengganti posisi dengan aku berada di atas, aku mencoba menaik turunkan pinggangku

Aaaaaahhhhh aaaaaaahhh aku mulai mempercepat permainan ini, mas juga menggoyangkan pinggulnya sesuai dengan irama permlan kita dengan kedua tangan meraih 2bongkah buah dada yang sedari tadi ikut bergoyang.

Aaaaaahhhhh mmmmhhh aaaaahhhh aku tetap berusHa menikmati permainan ini walaupun rasa perih masih begitu terasa

G: aku pengen pipis mas aaaaahhhh mmmmhhhh aaaaah

B: barengin dik bentar bentar

Gerakan kami menjadi acak dan buas. Kami saling memejamkan mata untuk menikmati setiap segesekan yang kami buat. hingga pada akhirnya aku menegang merasakan ‘pipis’ enak ini, aku merasakan ada sesuatu mengalir di vaginaku, dengan keadaan aku masih dipompa mas dari bawah. tak lama dari itu mas menegang

B: aaaaaaaahhhhhh aaaaaaaahhhhh mmmhhh aaaaaah

The real ML dan aku bangga sama diriku. Aku menjatuhkan badanku kedadanya dengan nafas yang masih belum teratur. Mas menciumi rambutku dan memelukku. Kamipun bergegas bersih-bersih, yak ada bercak darah segar di bibir vaginaku. Aku menyekanya. Dengan perasaan campur aduk.

Setelah pertarungan sengit ini kami tidur dengan lelapnya dengan saling berpelukan satu samalain. Hingga aku merasakan dibangunkan lagi dan ketika aku cek jam di handphone masih pukul 5 pagi

B: dik lagi yuk

Bersambung

END – Kehilangan Keperawananku Part 5 | Kehilangan Keperawananku Part 5 – END

(Kehilangan Keperawananku Part 4)Sebelumnya | Selanjutnya(Kehilangan Keperawananku Part 6)