Justin Sad Story Part 4

Part 1Part 2Part 3Part 4Tamat

Cerita Sex Dewasa Justin Sad Story Part 4 – BanyakCerita99 – Cerita Sex Dewasa Bersambung – Cerita Sex Terbaru – Cerita Dewasa Terbaru – Cerita Bersambung

Cerita Sebelumnya : Justin Sad Story Part 3

“KENAPA KEPALA INI TERASA SANGAT SAKIT LAGI?” menjerit sambil memukul-mukul kepalnya.

Darah pun kembali keluar dari hidung pria tampan tersebut. Saat anggota keluarganya masuk kedalam kamar justine, theresia (mamanya justine) melihat justine yang banyak sekali berkelumunan darah dan kepala justine yang dipukul-pukul menggunakan tangan kekarnya itu.

Theresia pun tak tinggal diam, dia langsung menghampiri justine dan menyuruh venesia untuk memanggil ambulance untuk justine.

“STOPP JUSTINE…!! STOP!! APA YANG KAMU LAKUKAN PADA DIRIMU SENDIRI?” ucap mamanya sambil memegang tangan justine yang sedari tadi memukul kepalanya

“AKU MUAK DENGAN SEMUA INI MA! AKU MUAK!! KEPALA INI SERASA SANGAT SAKIT! SEPERTI INGIN MELEDAK!” tanpa banyak kata lagi justine pun tak sadarkan diri. Theresia sangat panik dan khawatir, tak tahu lagi harus apa yang dia lakukan.

Ambulance pun telah tiba. Justine langsung di bawa ke rumah sakit, dengan keadaannya yang semakin parah

***

Akhirnya, kondisi justine semakin hari semakin memburuk. Dokter pun mengatakan bahwa usia justine tak akan lama lagi. Justine hanya bisa bertahan selama 3 tahun dari sekarang, karena kanker otak yang di deritanya oleh justine sudah menyebar ke seluruh tubuhnya.

Kata dokterpun, justine akan mengalami kebutaan untuk selamanya, jika ada donor matapun, itu tidak bisa membantu justine dalam pengelihatannya.

Venesia yang tak kuasa menahan sedih, dan mengetahui bahwa kokonya yang dia sayangi akan meninggalkannya, dia langsung menghampiri jessica ke rumahnya. Sesampainya di rumah jessica, venesia memeluk jessica sambil menangis dengan sejadi-jadinya yang kemudian membuat jessica sangat bingung.

“Apa yang terjadi ven?” tanya jessica dengan penuh kecemasan

“Aku tak tau lagi harus bicara apa tentang kondisi koko, justine” jawab venesia sambil menangis. Jessica pun melihat ada sesuatu di tangannya venesia.

“Apa yang kamu pegang itu ven?” ujar jessica dengan raut wajah yang serius dengan mengerutkan dahinya

“ini adalah buku harian koko, yang telah di tulisnya selama 1 tahun yang lalu” sahut venesia, lalu memberikannya kepada jessica

Jessica langsung membaca isi buku itu. Di setiap kertasnya ada setitik-dua titik darah yang menempel.

“AKU GAK TAHU LAGI HARUS BICARA APA SAMA DIA. DIA MEMANG TIDAK SADAR, BAHWA SELAMA INI AKU MEMPERHATIKANNYA. AKU INGIN MENGATAKAN *I LOVE YOU PERI UNYUKU*

TAPI AKU TIDAK BISA MENGATAKANNYA. KARENA AKU TAHU DIA TIDAK MENCINTAIKU. AKU MEMANG LAKI-LAKI PENGECUT, YANG TAK BERANI MENGUNGKAPKAN PERASAAN KU KEPADA DIA. DARI AWAL AKU BERTEMU DENGANNYA, PERASAAN INI MENGATAKAN BAHWA DIA LAH YANG TEPAT UNTUKKU.

AKU PUN SELALU TERINGAT DENGAN UCAPAN PAPA WAKTU SEBELUM DIA MENINGGAL. BAHWA LAKI-LAKI SEJATI AKAN MEMPERJUANGKAN CINTANYA. MAKA AKU, MEMPERJUANGKAN JESSICA DARI DULU HINGGA DETIK INI. YAAAA, WALAUPUN DIA TAK MENYUKAIKU, SELALU MENGEJEKU DAN SELALU MEMPERMALUKAN KU. TAPI AKU TETAP AKAN MENCINTAI DIA. PILIHAN KU SUDAH TEPAT BAHWA AKU MENCINTAI DIA. I LOVE YOU JESSICA”

Setelah membaca 1 tulisan justine, betapa sedihnya jessica dengan apa yang dia lakukan ke justine. Tangisannya membuat buku harian justine menjadi basah, yang kemudian darah justine mengenai tangan jessica.

Venesia pun menceritakan semuanya kondisi justine kepada jessica. setelah mengetahui semuanya, jessica dan venesia kembali ke rumah sakit. Mereka pun berlari sekencang mungkin. Sesampainya jessica di dalam ruang perawatan justine, jessica langsung memeluk justine, walaupun justine masih tetap tak sadarkan diri.

“AKU ENGGAK TAHU HARUS BERKATA APA KE KAMU JUSTINE. BAHWA SELAMA INI KAMU LAH YANG AKU CINTAI. KAMU YANG TELAH MERUBAH DUNIA KU YANG TADINYA MENYEDIHKAN MENJADI SEBUAH KEBAHAGIAAN. AKU SANGAT MENCINTAI MU JUSTINE. TANPA KAMU YANG BILANG I LOVE YOU, AKU YANG AKAN MENGATAKAN ITU KE KAMU JUSTINE” ucap dari bibir jessica ke sebelah kanan telinga justine, dengan masih memeluknya.

“I -LOVE-YOU JUSTINE! AKU SANGAT MENCINTAIMU”

Sepertinya justine mendengarkan ucapannya tersebut. Justine pun sadar kembali, dan tangan justine yang telah di infus menggunakan jarum, kemudian menyentuh punggung jessica yang sedang menunduk memeluk justine.

“AKU JUGA SANGAT MENCINTAI DIRIMU” ucap justine dengan suara pelannya di sambil kiri telingga jessica

Setelah mereka mengungkapkan perasaanya di depan anggota keluarganya, dan di depan suster&dokter. Jessica memutuskan untuk merawat justine selamanya.

***

Hari demi hari telah terlewati sudah untuk jessica dan justine. Sekarang jessica dan jenny adiknya memutuskan untuk tinggal di rumah justine, jika anggota keluarganya mengizinkannya.

“Tante.. apakah saya boleh tinggal disini untuk merawat justine?” tanya jessica dengan penuh harapan.

“Saya tidak bisa menolak permintaan mu jessica, jika ini yang terbaik untuk justine. Tinggalah di sini selama mungkin, agar kondisi justine semakin membaik.

Mendengar itu, jessica sangat senang. Dia langsung kembali kerumahnya untuk mengambil beberapa pakainnya.

-Cinta emang merubah segalanya ya.. Yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Yang awalnya benci menjadi sebuah cinta yang tak bisa di jelaskan.-

***

Setelah satu tahun jessica merawat justine. Perasaan mereka semakin lengket hingga tak bisa di pisahkan oleh siapa pun. Walaupun kondisi justine sekarang sudah tak setampan dulu, yang sekarang justine tidak mempunyai rambut, tetapi hati jessica tetap tidak berpaling.

Kamu tahu, jessica sekarang memutuskan untuk menikahi justine. Yang seharusnya justine yang menikahi jessica, malahan jessica yang akan menikahi justine untuk selalu bisa menjaga dan merawatnya hingga waktu menjemput justine.

Justine dan anggota keluarganya pun tidak menolak permintaan jessica. Mereka justru senang dengan keputusan yang di ambil jessica untuk menikahi justine.

Tepat tanggal 24 maret 2014, mereka pun melangsungkan acara pernikahnnya. Wajah mereka pun terpancar sangat bahagia dan berbinar-binar. Saat pihak panitia pernikahan memberikan aba-aba untuk berciuman, mereka pun tak ragu lagi.

Wajah mereka semakin dekat… Semakin dekat.. Yang membawa sebuah sentuhan lembut dari bibir mereka. Dan akhirnya mereka pun berciuman setlah mendengar aba-aba dari pihak panitia pernikahan.

Tapi, acara mereka yang tadinya bahagia kembali menjadi sebuah tangisan dan kekhawatiran. Waktunya begitu sangat cepat. Setelah selesai memberikan ciuman pernikahan, kondisi justine tiba-tiba kembali memburuk.

Dan akhirnya Justine meninggal dunia saat acara pernikahan itu di laksanakan. Betapa terpukulnya keluarga, teman, dan jessica yang kini sebagai istri justine.

Sebelum meninggal, justine sempat memesan tiket bulan madu ke london bersama dengan istrinya nanti, yaitu jessica. Justine telah selesai mempersiapkan itu semua. Tapi, sebelum sempat menikmati itu semua, justine telah meninggalkan semuanya begitu saja.

Jessica hanya terdiam dan tak bersuara, karena tidak percaya bahwa jessica telah kehilangan cintanya begitu cepat.

Untuk terakhirnya jessica mencium dan memeluk justine, sebelum justine di masukan dalam peti dan akhirnya di kubur dalam tanah yang tak ada lagi udara. Itu sama artinya dengan seseorang yang telah meninggal,yang tak ada lagi udara yang keluar dari tubuh setiap orang yang telah meninggal.

“BUKANKAH DOKTER MENGATAKAN BAHWA UMUR JUSTINE 3 TAHUN LAGI? TAPI MENGAPA JUSTINE TIDAK BISA BERTAHAN HIDUP DALAM WAKTU KURANG DARI 3 TAHUN? tanya jessica kepada semua orang sambil menangis dan memeluk suaminya itu, justine.

Semua orang yang melihat keadaan jessica dan justine, tidak bisa berkata apa-apa. Hanya ada kesedihan yang terpancar dari wajah semua kerabatnya itu. Air matapun semuanya berjatuhan..

Meninggalnya justine minggalkan sebuah kenangan dalam kehidupan jessica. Berapa banyak waktu yang telah di habiskan bersama dalam waktu 1 hahun terakhir ini dalam merawat justine.

Justine meninggal dalam keadaan yang bahagia, semua keinginan dia telah dia dapat. Senyuman khasnya yang mempesona, terpancar dari wajahnya justine yang mulai memucat.

Kini justine telah bersama-sama dengan papanya disana. Mereka pun bersama-sama memperhatikan semua orang yang di sayanginya.

Termasuk theresia (istri jhony, papa justine) dan jessica (istri justine)…

“Itulah arti sebuah cinta. Jika kamu bisa lebih menghargai cinta, maka kamu akan me
nggapainya cepat atau lambat. Di tinggal oleh orang yang kita sayangi memang berat. Tapi percaya lah, bahwa dia takan meninggakan kita. Hanya tubuh dan raganya saja yang meninggalkan kita. Tetapi, hati dan perasaannya akan selalu ada, tak akan pernah hilang”

Tamat