Family Super Konyol Season 2 Part 39 END

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Part 31Part 32
Part 33Part 34Part 35Part 36Part 37Part 38Part 39tamat

Family Super Konyol Season 2 Part 39

Start Family Super Konyol Season 2 Part 39 | Family Super Konyol Season 2 Part 39 Start

Part XXXIX : Rencana Yang Sempurna

Keesokan harinya…

“sudah jam 16:15 hans, sepertinya kita terlambat datang ke tempat pak teguh !”, ucap dari lina.

“tidak apa-apa tadi aku sudah bilang ke om teguh kalau akan datang terlambat !”, sautku pada lina.

“sebenarnya ada apa seh pak teguh mengumpulkan kita ?”, tanya lina padaku.

“aku juga tidak tau !”, jawabku.

“ehh.. hans sebenarnya kalau kita bermain catur secara normal, masih ada kemungkinan gak untukku menang melawan mu ?”, tanya lina.

“gak ada !”, jawabku singkat.

“huh.. aku udah jago tau sekarang ini !”, ucap lina.

“sedikit !”, sautku.

“ngeselin !”, saut lina dengan memukul lenganku.

“hey.. nanti nabrak lho !”, ucap untuk mengehntikan aksi lina.

Herlina pun berhenti memukul-mukul lenganku, sedikit demi sedikit lama-lama juga bakal kebawa ke perasaan, yang penting sekarang ini adalah membuat herlina nyaman dengan diriku dulu, masalah memikat hatinya itu urusan nanti. wanita yang patut di perebutkan mengingat kesetiaannya kepada suatu hal yang menurutnya patut di junjung, sangat jarang wanita seperti ini terlahir di dunia pada zaman sekarang ini.

“ohh yaa.. aku mau tanya donk !”, ucapku pada lina.

“tanya apaan ?”, tanya lina.

“soal taruhan kemarin, kalau misalnya kamu kalah emang beneran kamu mau jadi pacarku ?”, tanyaku pada lina.

“aku yakin kalau gak bakal kalah makanya aku mau nerima taruhan itu !”, jawab lina.

“kan aku tanya kalau misalnya kalah gimana ?”, pertegas pertanyaanku.

“gak bakal kalah !”, saut lina dengan tegas.

“ehmm… ya udahlah capek juga ngomong ama kamu !”, sautku.

“hahaha… makanya jangan macam-macam ama herlina !”, ucap dari lina.

“satu macem aja udah nyusahin apa lagi ada bermacem-macem !”, sindirku.

“hahaha… kau ini, bener-bener bisa membuatku ketawa !”, ucap lina dengan senangnya.

Beberapa saat kemudian kita pun sampai di tempat pengasingan dari om teguh, aku dan lina pun segera memarkirkan mobil dan langsung masuk kedalam rumah tersebut. di dalam ruang kerja dari om teguh telah menunggu dua orang pria paruh baya, dia adalah om teguh sendiri dan saudaranya teddy suryadharma.

“kemarilah dan duduk disini !”, ucap dari om teguh kepadaku dan lina.

“apa kabar ?”, sapaku pada om teguh.

“baik !”, jawab dari om teguh.

Aku dan herlina pun duduk di kursi yang telah di siapkan oleh om teguh, di dalam ruangan ini ada aku, lina, om teguh dan teddy. kita pun terlibat dalam perbincangan ringan sebelum masuk kedalam inti permasalahan, yaitu maksud dari om teguh mengundangku kemari. diantara kita berempat hanya teddy saja lah yang tidak banyak omong dari tadi, dia terkesan sangat dingin dan tertutup, bisa dibilang sangat sombong.

“ada apa yaa om kok memanggilku kemari ?”, tanyaku pada om teguh.

“nanti aku akan jelaskan, kita sedang menuggu seseorang lagi, sabar saja !”, ucap dari om teguh.

“siap seseorang itu ?”, tanyaku balik.

“aku akan mengenalkanmu pada jagoan kecilku !”, ucap dari om teguh.

Mendengar jawaban dari om teguh membuatku langsung berpikiran kalau kita sedang menunggu kedatangan dari nathael suryadharma anak dari teddy suryadharma. lalu kenapa om teguh mengumpulkan kita semua disini, dengan maksdu dan tujuan apa dia melakukan ini semua, apa penyusupanku sudah mereka cium…. tapi tidak mungkin itu terjadi karena aku benar-benar sangat tau akan keadaan keluarga ini.

“sembari kita menunggu seseorang bagaimana jika kita bermain catur saja !”, ucap dari om teguh.

“boleh juga !”, ucapku menerima tawaran dari om teguh.

“baiklah, kali ini aku akan membalas kekalahaku dihari kemarin !”, saut om teguh.

Aku dan om teguh pun kembali bermain permainan catur untuk menghilangkan rasa bosan menunggu seseorang yang sepertinya adalah nathael. permainan pun di mulai sebuah pertandingan yang sengit pun tercipta dari permainan ini, adu taktik dan strategi antara aku dan om teguh benar-benar membuat suasana begitu hening, sementara itu herlina juga sangat serius melihat cara bermain kita berdua, disisi lain teddy dengan gaya coolnya hanya melihat dari kejauhan saja.

“mempertaruhan wakil raja untuk mendapatkan hasil draw !”, ucap dari om teguh.

“tentu saja karena aku hanya punya dua pilihan, yaitu menang atau draw !”, ucapku.

“hahaha… hebat sekali kau ini hans !”, ucap dari om teguh.

“benar-benar hebat banget.. bisa meloloskan diri dari posisi yang tersudut !”, ucap penuh kagum lina padaku.

“jangan terlalu sering memuji nanti jadi minder sendiri lho !”, sautku pada lina.

“hahaha… benar itu, memuji boleh aja tapi jangan berlebihan nanti bikin minder diri sendiri !”, saut om teguh.

“dah yuk lanjut lagi !”, ucap lagi om teguh.

Setengah jam waktu yang di butuhkan untuk mengakhiri pertandingan babak pertama, dimana hasilnya adalah draw. sebenarnya posisiku sangat tidak menguntungkan tadinya karena aku sudah tersudut mati, oleh karena itu berinisitif untuk mengambil keputusan membuat hasil permainan ini berakhir draw.

Dan sekarang adalah pertandingan kedua di antara kami, semua buah-buah catur telah tertata rapih di atas papan catur dan aku pun melangkahkan pionku untuk memulai permainan ini. setelah beberapa langkah terjadi tiba-tiba seseorang memasuki ruangan ini dengan santainya, dia adalah sosok yang kita tunggu-tunggu nathael suryadharma. sekarang semua telah berkumpul dan sekarang waktunya untuk mengetahui apa yang sebenarnya telah di rencanakan oleh om teguh.

“maaf terlambat !”, ucap dari nathael.

“ohh sudah datang ternyata dirimu !”, ucap dari om teguh.

Nathael pun mengarah ke tempat teddy dan kemudian mencium tangannya sebagai tanda pernghormatan kepada orang tuanya, namun aura di antara mereka berdua benar-benar sangat dingin sekali tidak seperti layaknya orang tua dan anak. lalu nathael bersalaman dengan om teguh dan kemudian duduk di kursi yang masih kosong, kini kita berlima duduk di antara kursi-kursi yang telah tersedia dan mengelilingi meja kotak.

“kita berhenti dulu maen caturnya hans… nanti kita lanjutkan lagi !”, ucap dari om teguh.

“baiklah om !”, ucapku.

“hans, kenalkan inilah nathael suryadharma !”, ucap dari om teguh.

“sudah kenal om, waktu itu herlina pernah mempertemukan kita berdua !”, ucapku.

“ohh… benarkah !”, ucap dari om teguh.

“iya pak memang benar seperti itu !”, ucap dari lina.

“ok, baguslah kalau gitu jadi aku tidak perlu repot-repot memperkenalkan kalian lagi !”, ucap dari om teguh.

“ada apa om teguh mengumpulkan kita semua disini ?”, tanya nathael pada om teguh.

“biarkan aku saja yang jelaskan masalah ini !”, saut dari teddy.

“dengarkan baik-baik, aku sengaja memilih kalian karena berdasarkan perhitungan yang matang !”, ucap dari teddy.

“herlina merupakan sosok yang sangat di percaya dan tangan kanan dari teguh, sedangkan nathael adalah anakku sendiri yang menurutku dan teguh dia memiliki kemampuan analisa yang baik, lalu kau hans kau sengaja di pilih karena kaulah yang tau akan perkembangan perusahaan kita di jakarta dan juga kau merupakan orang kepercayaan dari istri saudaraku !”, ucap dari teddy.

“hal ini berhubungan dengan kelangsungan dari kelurga besar dari suryadharma, terutama setelah kejadian yang menimpa teguh dan baru-baru ini juga retno kakak perempuanku juga tertimpa masalah yang hampir sama dengan teguh, sampai dia harus berurusan dengan hukum !”, ucap dari teddy.

“kalian bertiga adalah orang kepercayaan dari masing-masing keluarga ini, jadi aku meminta kalian untuk bekerja sama untuk menyelidiki tentang rentetan kasus ini !”, ucap dari teddy.

“terutama untukmu hans, carilah tau tentang perusahaan yang bekerja sama dengan kita… berikan semua data-data terbaru perusahaan-perusahaan ini kepadaku, karena aku mencium bau tidak sedap yang berasal dari sana !”, ucap dari teddy.

“baiklah pak !”, ucapku pada teddy.

“lebih baik aku bekerja sendiri dari pada harus satu team dengan orang yang baru aku kenal !”, ucap dari nathael.

“bukankah aku sudah mengenalkanmu ?”, tanya lina pada nathael.

“sudah tapi masih terlalu dini untuk memutuskan kerja sama dengannya !”, ucap dari nathael.

“percayalah nath… hans bisa kau andalkan nantinya !”, ucap dari om teguh pad nathael.

“baiklah kau om sudah mempercayainya, lalu bagaimana kalian menentukan ketua dari team ini ?”, tanya nathael.

“aku sudah memikirkan hal ini, aku serahkan ketua team ini pada hans karena penyelidikan ini akan dimulai dari perusahaan yang sedang dia kelolah sekarang !”, ucap dari teddy.

“maaf, saya benar-benar tidak mengerti tentang semua ini, jadi saya masih binggung tentang apa yang kalian maksud ?”, ucapku dengan wajah kebingunggan.

“setelah ini aku akan menceritakanmu segalanya tentang kondisi keluarga ini, oleh karena itu aku mohon terimalah tawaran ini !”, ucap dari om teguh padaku.

“aku sangat setuju dengan nathael, bukannya aku tidak mau membantu atau apa tapi aku benar-benar masih awam dalam masalah ini dan tidak tau apa-apa !”, ucapku pada mereka semua.

“banyak sedikitnya kau seharusnya sudah tau karena kau pernah bertanya tentang renald pada lina, entah itu karena penasaran atau apa pastilah kau sudah bisa menyimpulkan sedikit sesuatu atas kejadian itu, dan masalah ini adalah berhubungan dengan hal tersebut !”, ucap dari nathael padaku.

“bila kau masih penasaran tentu saja kau akan tertarik mengikuti tawaran ini tapi jika kau menolaknya berarti kau sudah mengetahui tentang kasus yang menimpa om teguh karena renald !”, ucap nathael menyudutkanku.

Bocah sialan ini benar-benar tidak memberikanku kesempatan dalam menentukan pilihan, dia menyudutkanku untuk segera memutuskan memilih untuk bergabung dengan team yang akan di bentuk oleh teddy dan teguh. jika aku menolak berarti dia akan mencurigaiku telah merekam obrolannya dengan lian waktu di rumah makan itu, pilihanku hanyalah satu yaitu menyetujui bergabung dengan team ini.

“maaf jika saya lancang menanyakan kasus tersebut pada lina, karena kasus tersebut membuat saya sangat penasaran, tidak lebih dari itu !”, ucapku pada mereka semua.

“tidak masalah hans… jika kau menerima tawaran ini aku akan menceritakan semua yang terjadi !”, ucap dari teguh.

“bagaimana keputusanmu ?”, tanya teddy padaku.

“baiklah aku terima tawaran ini !”, jawabku.

“lalu bagaimana menurutmu nath ?”, tanya om teguh pada nathael.

“tidak masalah jika dia mmasuk kedalam team dan menjadi ketua !”, ucap dari nathael.

“tentang analisamu ?”, lanjut pertanyaan teguh pada nathael.

“dari awal aku sudah merasakan ada yang aneh dengan kematian renald, dia mungkin hanyalah sebuah pion yang sengaja di korbankan untuk mengelabuhi kita !”, ucap dari nathael.

“dan tak hanya itu, beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan segerombolan orang yang mengaku kenal dengan renald !”, papar dari nathael pada kita semua.

“menurutmu apa mereka adalah musuh yang sebenarnya ?”, tanya dari lina.

“jika dia harus mengorbankan seseorang untuk mengelabuhi kita buat apa dia harus keluar dari tempat persembunyiannya saat perhatian kita tertuju pad renald, kemungkinan terbesar adalah musuh sebenarnya masih belum menampakan diri, dan gerombolan itu hanyalah bagian dari bidak-bidak caturnya !”, analisa dari nathael.

Bangsat… analisa bocah tengik ini benar-benar sangat merepotkan, bahkan upayaku untuk mengalihkan perhatiannya malah membuat dirinya semakin mencurigai musuh yang tidak terlihat, aku harus mencari cara untuk menghentikan aksinya tapi aku juga tidak boleh terlalu agresif karena akan sangat berbahaya bagiku, bocah ini di luar ekspentasiku.

“aku benar-benar tidak mengerti dengan arah pembicaraan ini, tapi sepertinya masalah ini sangat berbahaya sekali jika melihat nasib tragis yang menimpa renald, apa ini merupakan misi yang mempertaruhkan nyawa ?”, tanyaku pada mereka semua.

“tidak juga, ini hanyalah sebuah adu strategi, anggap saja seperti sedang bermain catur !”, jawab dari om teguh dengan santainya.

“kau sangat jago dalam mengatur strategi dan bermain taktik, dan itulah salah satu alasanku dan teddy memilihmu masuk kedalam team ini !”, ucapku dari om teguh padaku.

“tugas kalian adalah menyelidiki dan hasilnya laporkan pada kami, aku ingatkan sekali lagi tugas kalian hanyalah menyelidiki, tidak lebih dari itu !”, ucap dari teddy dengan nada seriu.

“untuk eksekusinya serahkan hal itu pada kami, jadi pimpinan tertinggi dari team ini adalah aku dan saudaraku teguh, jadi jangan pernah macam-macam mengambil keputusan sendiri tanpa memberitahukan kepada kita !”, ucap dari teguh.

“hans dan nathael telah menerima dan menyadari akan tugasnya, lalu bagaimana dengan mu lin ?”, tanya om teguh.

“jika pak teguh yang memintanya saya tidak bisa menolak !”, jawab dari lina.

“baguslah, team telah selesai di bentuk, selanjutnya adalah aku akan menjelaskan terlebih dahulu semua masalah yang ada kepada hans !”, ucap dari teguh.

“kemarilah hans ikut denganku !”, ucap dari teguh mengajakku mengarah ke ruangan lain.

Aku berjalan bersama dengan teguh memasuki ruangan kecil, dan teguh berencana menceritakan tentang seluruh permasalahan yang ada. sejenak aku pun berpikir kalau team ini bisa menjadi landasanku untuk memperlancar rencanaku, terutama dengan memanfaatkan sosok teguh yang sudah mempercayaiku sampai-sampai dia bisa membawaku masuk kedalam kondisi seperti ini.

Setibanya di ruangan kecil…

“ok, tanpa banyak basa-basi aku akan mulai menceritakan semuanya, jadi dengarkan baik-baik hans !”, ucap dari om teguh.

“baiklah !”, jawabku.

“ini merupakan cerita lama, dendam lama antara keluarga suryadharma dengan angkawijaya, angkawijaya yang secara licik ingin menguasai semua bisnis dari suryadharma ingin mengahancurkan keluarga besar kami namun aku, teddy dan retno bisa menghentikan mereka dan mengusir mereka dari indonesia !”, ucap dari teguh.

“setelah sekian lama akhirnya angkawijaya kembali lagi, sekarang ini dan ingin menuntut balas. dengan menjebakku dalam kasus renald lalu baru-baru ini saudara perempuanku juga terlibat kasus yang hampir sama denganku, dari semua masalah yang ada aku bisa memastikan jika sutradara di balik semua kejadian ini adalah keluarga angkawijaya !”, ucap dari teguh.

“kau, nathael dan juga lina, merupakan orang-orang kepercayaan dari keluarga ini, aku percaya kepadamu karena istriku begitu mempercayaimu dan kinerjamu juga sangat bagus di perusahaan itu !”, ucap dari teguh.

“lalu kenapa penyelidikan ini harus di mulai dari perusahaan ini ?”, tanyaku.

“perusahaan yang kau kelolah ini merupakan perusahaan cabang, perusahaan ini mengalami peningkatan yang sangat pesat akhir-akhir ini, dan menjadi salah satu tiang utama yang menopang perusahaan utama di surabaya, dengan begitu otomatis keberadaan perusahaan ini akan menarik perhatian dari angkawijaya, dengan menghancurkan penopang utamanya maka perusahaan pusat juga pasti akan mengalami gonjang-ganjing !”, ucap dari om teguh.

“jika seperti itu maka angkawijaya akan dengan mudah menghancurkan keluarga suryadharma, makanya sebelum hal itu terjadi aku dan teddy ingin melindungi perusahaan ini dari keberadaan perusahaan angkawijaya !”, ucap dari teguh.

“aku benar-benar masih shock kenapa aku harus di libatkan dalam hal seperti ini dan sekarang aku harus menjadi pemimpin dari perusahaan ini !”, ucapku pada om teguh.

“aku tau kalau kau akan kaget awalnya tapi aku sendiri sangat yakin jika kemampuanmu itu jika di gabungkan dengan kemampuan dari nathael akan menjadi sesuatu yang spektakuler, dan karena hal ini juga aku ingin menjadikan kalian dalam sebuah team !”, ucap dari om teguh.

“tapi sepertinya nathael tidak begitu senang dengan keberadaan ku di team ini !”, ucapku.

“hahaha… dia memang seperti itu tapi jika kau sudah mengenalnya lebih dekat, dia akan sangat asyik untuk di ajak berteman !”, ucap dari om teguh.

“bagaimana hans.. apa sekarang kau sudah memahami semuanya ?”, tanya om teguh.

“andai nanti aku mengalami kebinggungan aku akan bertanya lagi kepada anda om !”, ucapku menjawab pertanyaan dari om teguh.

“silahkan saja hans !”, saut dari om teguh.

Satu team dengan nathael suryadharma yaa… baiklah tidak akan masalah bagiku, aku akan mewujudkan keinginanmu, aku akan membuat team ini seperti pedang yang bermata dua.

TAMAT – > NEXT SEASON 3

END – Family Super Konyol Season 2 Part 39 | Family Super Konyol Season 2 Part 39 – END

(Family Super Konyol Season 2 Part 38)Sebelumnya |Bersambung(SEASON 3 PART 1)