Family Super Konyol Season 2 Part 28

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Part 31Part 32
Part 33Part 34Part 35Part 36Part 37Part 38Part 39tamat

Family Super Konyol Season 2 Part 28

Start Family Super Konyol Season 2 Part 28 | Family Super Konyol Season 2 Part 28 Start

Part XXVIII : Kematian Manusia Bodoh

Renald yang sedang dalam pengawasan dari agnes melakukan pertemuan dengan rina, sedangkan nathael tahunya kalau renald adalah selingkuhan tante. bisa dipastikan kalau nathael akan sangat murka sekali melihat hal ini, kemungkinan dalam pikiran nathael sekarang mengira kalau renald adalah kekasih dari rina yang berselingkuh dengan mamanya juga atau pun sebaliknya.

Entah ini suatu kebetulan atau memang sudah direncanakan, tapi satu hal yang pasti adalah nasib renald di tentukan oleh nathael. dan untuk membuat skema ini terlihat rapih maka aku akan membantunya, tentu saja dengan memainkan pionku si tante rahma. selama mereka melakukan pengintaian aku akan menyusun rencana supaya tante bisa terlihat mesra bersama dengan renald, dengan begini aku akan menguatkan semua praduga dari nathael. dan di samping itu juga aku meminta kepada tante untuk tidak datang kerumahku dan bertemu denganku selama mereka melakukan pengintaian, aku sengaja melakukan hal ini untuk menghilangkan jejakku.

Baiklah sekarang waktunya melakukan rencanaku ini, aku telah mengatur pertemuan antara tante rahma dengan renald di suatu caffe yang terbuka agar nathael ataupun agnes bisa mengintainya dengan leluasa, sementara itu aku hanya perlu menunggu hasil laporan dari shandy saja.

Dan beberapa waktu kemudian…

“hallo hans !”, ucap shnady via telepon.

“yaa shan.. bagaimana pengintaianmu ?”, tanyaku pada shandy.

“semuanya sesuai dengan prediksimu, sudah satu minggu mereka terus menerus melakukan pengintaian tanpa henti-hentinya, sepertinya mereka berdua sengaja membolos dari sekolahan untuk menjalankan aksinya ini !”, tutur shandy.

“ehm.. baiklah shandy, kita tunggu saja sampai mereka menghentikan pengintaiannya, dan disaat itu mereka akan menjalakan misi yang sebenarnya !”, ucapku pada shandy.

“menurut apa yang sebenarnya mereka rencanakan ?”, tanya shandy padaku.

“aku juga tidak tapi kalau dilihat dari buku diary bocah itu, kemungkinan dia akan menghabisi renald !”, ucapku pada shandy.

“bagaimana cara bocah itu bisa menghabisi renald ?”, tanya lagi shandy padaku.

“hal itu lah yang aku tunggu-tunggu shan… kita lihat saja seperti apa permainan dari bocah tengik itu !”, ucapku pada shandy.

“ohh yaa shan… selama kau menjalankan tugas pengintaian, tugas untuk mengawasi nathael selama di rumah serahkan saja pada mei !”, perintahku pada shandy.

“aku sudah melakukannya hans !”, ucap shandy padaku.

“nice shan.. !”, ucapku pada shandy.

Lalu aku pun melanjutkan seluruh aktifitasku di perusahaan suryadharma ini, sepertinya dalam waktu dekat ini 3 masalah akan terselesaikan dengan baik. pertama tentang menyingkirkan renald, kedua tentang menghancurkan perusahaan cabang ini lalu yang ketiga adalah memasukan retno kedalam hotel prodeo, tapi sebelum memasukan retno kedalam jeruji besi aku harus bisa masuk kedalam keluarga teguh suryadharma untuk menghentikan power dari teguh karena kekuasaannya sebagai salah satu anggota kepolisian.

Ada tiga orang yang memiliki pengaruh penting dalam keluarga suryadharma tersebut, retno sebagai seorang pengacara, teddy seorang pengusaha, dan teguh seorang polisi. dari ketiga orang tersebut yang menjadi pondasi kekokohan keluarga suryadharma tentu saja adalah sosok teguh karena dengan powernya di kepolisian dia bisa melindungi anggota keluarga yang lainnya dari jeratan hukum, oleh karena itu aku harus melumpuhkan teguh suryadharma terlebih dahulu dan setelah itu baru retno yang berperan sebagai tiang penyanggah dari keluarga besar itu dengan kelihaiannya sebagai seorang pengacara hampir sangat susah bagiku untuk melawannya tanpa adanya bukti-bukti yang otentik, dan terakhir adalah manusia yang selayaknya berada di neraka teddy suryadharma, tanpa adanya teguh dan retno menghancurkan sosok teddy sangatlah mudah sekali.

Keesokan harinya…

Waktu sudah menunjukan pukul 08:30 pagi, aku dan shandy sedang membahas rencana berikutnya disebuah caffe dekat dengan kantorku, sedangkan mei masih asyik menjalanan misinya di perusahaanku. aku meminta shandy untuk lebih berhati-hati dalam melakukan pengintaian karena akan sangat berbahaya jika keberadaannya sampai tercium oleh nathael.

“ok, untuk hari ini sampai disini dulu briefing kita !”, ucapku pada shandy.

“kau sangat jeli memikirkan hal tersebut, bahkan aku saja tidak sempat memikirkannya !”, ucap shandy padaku.

“dalam sebuah permainan catur, gunakan pion-pion mu untuk membuka jalan bagi para menteri, benteng dan kuda agar bisa menyusup masuk kedalam markas musuh !”, paparku dengan mengibaratkannya.

“dari caramu bermain kau seperti ingin mengorbankan pionmu untuk mendapatkan salah satu menteri dari lawanmu !”, saut shandy.

“pion hanyalah sekedar pion shan… yang dia tau hanya berjalan maju tanpa mengenal kata mundur, bisa di bilang pion sengaja ditakdirkan untuk dijadikan tumbal. sedangkan aku hanyalah menuntut mereka ke jalan takdir yang telah ditentukan !”, paparku pada shandy.

“mengenai hal ini aku tidak setuju denganmu !”, sangkal shandy.

“apa maksudmu ?”, tanyaku pada shandy.

“hans… sebuah pion bisa menjadi menteri bahkan raja yang bertugas melindungi sang ratu !”, ucap shandy menguatkan alibinya.

“jika pion itu bisa mencapai kotak terakhir di permainan catur, tapi bagaimana jika aku menghalangi langkah dari pon tersebut… langkahnya sangat mudah ditebak, dia hanya maju dan maju sampai akhirnya dia akan menemui takdirnya !”, tuturku pada shandy.

“terserah kau saja hans.. aku hanya mengikuti perintahmu saja !”, ucap shandy mengalah dari perdebatan ini.

“baiklah.. sudah waktunya kita akhiri perdebatan ini dan kembali ke tugas masing-masing !”, ucapku pada shandy.

“kau benar juga sekarang sudah pukul 08:45, aku akan kembali mengintai agnes sesuai dengan arahanmu !”, ucap shandy.

“baiklah kita berpisah dulu disini !”, sautku.

Aku pun memutuskan untuk kembali ke tempat tinggalku dan shandy segera tancap gas menuju ke kediaman agnes. setelah aku sampai di tempat tinggalku suasana begitu sangat tenang tanpa adanya satu orang pun yang mengganggu, bahkan sosok tante rahma pun tidak ada disini. dia bilang kenapa kalau ada janji dengan renald di hari minggu ini, semoga kali ini renald bisa menggugurkan kandungan dari tante rahma karena perutnya sudah mulai sedikit membesar.

Lalu aku pun membuat teh hangat dan duduk di pinggiran jendela untuk menikmati keindahan hari ini, kubuka lagi laptopku dan ku lanjutkan lagi hobby menulisku yang sudah mulai ku lupakan ini, aku pun melanjutkan cerita-cerita di novelku yang telah lama aku tinggalkan.

“ehmm… cerita apa yaa yang belum kelar !”, gumamku sendiri.

“keluarga yang konyol udah selesai, dua seri dari keluarga yang konyol juga udah kelar, lalu unfaithful udah selesai dan hanya tinggal editing aja beberapa halaman !”, ucapku lagi.

“oohhh… ini dia space and time, baru setengah jalan.. !”, ucapku lagi.

“baiklah aku akan melanjutkan novel ini sampai selesai !”, gumamku dengan membuka file di laptopku.

Kemudian aku pun melanjutkan menulis salah satu novelku yang baru setengah jalan, mungkin butuh waktu kurang lebih satu bulan untuk menyelesaikan novel ini. itu juga jika tidak ada halangan ang berarti, sepertinya untuk sekarang aku akan buat shandy dulu saja sampai semua misi ini selesai.

Detik demi detik dari jarum pun terus berputar tanpa henti dan tak kusangka waktu sudah menunjukan pukul 11:00, rupanya aku sangat keasyikan menulis sehingga lupa akan waktu. lalu aku pun membuat teh hangat lagi untuk menemani kegiatanku yang membosankan ini, yaitu menulis novel. disaat aku sedang membuat secangkir teh hangat tiba-tiba teleponku berdering dan dengan cepat aku pun mengangkat panggilan dari shandy.

“ada apa shan ?”, tanyaku pada shandy.

“hans.. selama aku mengamati kediaman agnes aku tidak melihat keberadaanya sama sekali !”, ucap shandy.

“coba kau cek ke sekolah atau ke tempat dia biasanya bermain, mungkin dia bersama dengan boah tengik itu !”, ucapku pada shandy.

“ini hari minggu hans.. sekolah pada libur, dan bocah itu sedang ada dirumah bersama dengan mamanya agnes, sepertinya mereka berdua sedang terburu-buru !”, ucap shandy.

“oohh.. mungkin pagi-pagi sekali dia sudah pergi mengintai si renald !”, ucapku.

“soalnya hari ini tante dan renald sudah janji akan bertemuuu… !”, ucapku lagi dengan terpikiran hal yang mengganjil.

Tante rahma bilang kau dia dan renald berjanji akan bertemu di rumah itu, karena hari ini rumah tersebut akan kosong karena rina anaknya telah berpamitan untuk pergi ke rumah temannya dan si bocah itu seperti juga tidak ada dirumah.

Aku pun menaruh kecurigaan yang sangat aneh, apa mungkin agnes berada di dalam rumah itu dan sengaja di masukan oleh nathael untuk mengintai aksi dari tante rahma dan renald. hal ini mungkin saja dia lakukan karena diperistiwa sebelum dia sudah kalah telak oleh renald jadi dia sengaja memanfaatkan agnes untuk urusan ini.

Jika dia melakukan hal tersebut pastilah aksinya akan diketahui oleh nova dan juga terekam oleh cctv yang telah aku pasang di rumah itu. sekarang aku harus memerintahkan shandy untuk menyuruh mei mengawasi cctv di rumah ini lalu aku akan menghubungi nova untuk memastikan bahwa semua dugaanku ini benar adanya.

“bertemu dimana hans.. katakan, aku akan segera pergi kesana ?”, tanya shandy.

“han… halo, hans… ada apa denganmu ?”, tanya shandy sedikit khwatir kepadaku.

“shandy dengarkan aku… pertama kau harus mengubungi mei dan suruh dia untuk mengecek dan mengawasi semua cctv yang ada di kediaman teguh !”, ucapku pada shandy.

“dan untukmu.. alihkan pengintaianmu kepada bocah tengik itu, dia kemanapun dia pergi !”, perintahku pada shandy.

“baiklah hans !”, ucap shandy.

Setelah aku menutup telepon dari shandy, kemudian aku pun dengan cepat menghubungi nova melalui pesan singkat BBM, 10 menit… 20 menit… telah berlalu tapi tidak ada jawaban dari nova, dengan tidak sabaran aku pun menelepon nova supaya mau mengangkat teleponku tapi sama sekali tidak ada respon dari nova. hal ini semakin menguatkan kecurigaanku kalau sesuatu telah terjadi terhadap nova, aku pun terus mengulangi menelepon nova dan sudah hampir puluhan kali aku menelepon tapi dia tidak mengangkatnya juga.

Dan karena tidak sabaran ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, tiga puluh menit kemudian aku melakukan panggilan kepada mei dan shandy secara bersamaan sehingga kita bertiga bisa bicara di line yang sama. dimana sekarang posisi mei sedang berada di ruang kantor perusahaan keluargaku, lalu shandy berada di lapangan untuk mengintai nathael dan aku sendiri berada di tempat tinggalku.

“mei bagaimana pengawasan dari cctv, apa ada sesuatu yang mencurigakan ?”, tanyaku.

“cctv di kamar tante rahma seperti tayangan video di situs bangbros, hehehe.. !”, ucap mei dengan bercanda.

“maksudmu ada renald dan tante di kamar itu ?”, tanyaku pada mei.

“iya kau benaar.. tapi sepertinya mereka berdua sedang tidur pulas, kecapekan sehabis marathon sex !”, ucap mei.

“sejauh ini tidak ada sesuatu yang mencurigakan hans, hanya itu saja… dan juga !”, jawab mei.

“dan juga apa mei ?”, tanyaku lagi.

“camera cctv yang di pasang di kamar nathael hanya terlihat setengah saja, mungkin tertutupi oleh debu !”, jawab mei.

“ehmm… it’s ok mungkin kau benar juga !”, ucapku pada mei.

“mei coba kau cari keberadaan nova.. aku berkali-kali menghubunginya tapi tidak mendapat responnya !”, ucapku pada mei.

“sama hans… aku juga tidak menemukan keberadaannya dari tadi, mungkin dia tidur di kamarnya, karena di kamar nova tidak ada cctv jadinya aku tidak bisa memastikannya deh !”, ucap mei.

“mei.. apa tidak ada orang lain selain renald yang datang memasuki rumah itu ?”, tanyaku pada mei.

“tidak ada sama sekali hans !’, jawab mei.

“baiklah mei terima kasih banyak dan teruskan pengawasanmu disana.. dan jangan lupa untuk menghubungiku bila terjadi sesuatu yang mencurigakan !”, ucapku pada mei.

“no problem hans !”, saut mei dan setelah itu dia mematikan panggilanku.

“halo shan.. apa kau dengar percakapanku dengan mei ?”, tanyaku pada shandy.

“iya hans.. aku mendengarnya dengan jelas !”, ucap dari shandy.

“lalu sekarang bagaimana dengan pengintaianmu ?”, tanyaku pada shandy.

“aku sekarang sedang menyetir membuntuti sebuah metromini yang di tumpangi oleh bocah itu, sepertinya dia sedang mengarah ke tempat biasanya dia bermain yaitu game center !”, papar shandy.

Disaat shandy sedang serius memberikan penjelasan kepadaku tentang pengintaiannya, tiba-tiba saja shandy seperti terkaget lalu berhenti bicara, dan kemudian tak beberapa lama shandy pun kembali berbicara.

“hans.. kau tidak akan percaya ini !”, ucap shandy dengan panik.

“ada apa shan.. ?”, tanyaku sangat penasaran.

“mobil joseph menghadang laju mobilku sehingga aku tidak bisa melanjutkan pengintaianku !”, jelas dari shandy.

“apa kau yakin yang di dalam mobil itu adalah joseph ?”, tanyaku serasa tak percaya.

“tentu saja hans.. karena sekarang dia sedang menuju ke arahku !”, ucap shandy.

“shan.. dengarkan aku, hentikan pengintaianmu dan segera pergi dari sana, jauhi joseph !”, ucapku pada shandy yang hanya diam saja.

Setelah aku memberikan perintah selanjutnya pada shandy, tiba-tiba suara shandy berubah menjadi suara lelaki yang sangat aku kenal, ternyata telepon shandy sudah berada di tangan joseph dan sekarang aku berbicara dengan joseph.

“oohh.. kenapa kau sangat panik sekali hans mengetahui keberadaanku ?”, tanya dari joseph.

“apa yang kau inginkan ?”, tanyaku pada joseph dengan nada emosi.

“sesuai dengan perintahmu hans.. jangan biarkan shandy meneruskan pengintaiannya atau aku tidak akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada orang yang kau sayangi !”, ucap dari joseph mengancamku.

“baiklah.. berikan telepon kepada shandy, aku akan menyuruhnya untuk pergi dari sana !”, ucapku pada joseph.

“hehehe… jadilah anak yang baik hans, dan jangan sesekali merusak rencana orang lain !”, ucapan dari joseph menasehatiku.

Setelah itu aku pun berbicara lagi dengan shandy dan kuperintahkan shandy untuk pergi ke kantor bersama dengan mei mengawasi cctv, sangat berbahaya bagi shandy jika aku paksakan dia untuk meneruskan pengintaiannya.

Sepertinya otak di balik ini semua adalah joseph, secara diam-diam dia sudah mulai beraksi dan kemungkinan besar aau bahkan 99% aku bisa memastikan kalau dia sedang bersengkongkol dengan rina dan renald karena dia telah berani secara terbuka menghentikan rencanaku. sepertinya dia tidak ada niatan untuk menantangku tapi lebih kelancaran rencananya, dia sengaja menghentikan shandy karena menurutnya shandy bisa merusak rencananya, aku benar-benar tidak bisa memaafkan sikap joseph yang memanfaatkan rina sebagai pionnya tapi selama rina tidak membongkar semua rencanaku pada keluarganya bisa di pastikan posisiku akan baik-baik saja.

Melihat semua tindakan joseph kali ini, aku pun berani menyimpulkan kalau joseph sudah mengetahui keberadaan nova, aku dan joseph seperti sedang memanfaatkan satu sama lain untuk memuluskan rencananya. walaupun tujuanku dan joseph memiliki kesamaan tapi rencanaku dengannya jauhlah berbeda, untuk sementara membiarkan joseph menjalankan rencananya sepertinya tidak akan berpengaruh apa-apa bagiku.

Pukul 16:30 sore, sekarang aku, mei dan shandy berada di kantor perusahaanku yang lama. aku memutuskan untuk pergi ke perusahaan karena ku tau kalau joseph sedang melakukan memastikan rencananya berjalan dengan lancar. kulihat wajah shandy sangat begitu tak percaya dengan apa yang barusan dia alami, ternyata selama ini shandy tidak menyadari kalau sedang di intai oleh joseph. tentu saja hal ini bisa terjadi karena joseph tidak sedang dalam pengawasanku dan sengaja aku biarkan dia bebas, sejauh ini aku telah dipojokannya dan aku tidak mengirah kalau bakal seperti ini keadaannya.
Dan saat aku mengamati rumah tersebut melalui camera cctv, kulihat sosok teguh dan nathael memasuki rumah tersebut dari arah pintu samping. sedangkan nova menurut penuturan dari mei dia sudah terlihat sekitar beberapa waktu yang lalu, katanya dia berjalan sempoyongan seperti orang mabuk dengan memijat-mijat kepalanya.

Namun di antara itu semua yang paling menarik perhatianku adalah sosok tante rahma dan renald yang masih saja tertidur tanpa menyadari keberadaan teguh surydharma yang telah pulang kerumah itu. melihat ini semua aku pun dibuat binggung tentang siapa sebenarnya yang membuat rencana ini, apakah nathael yang dengan sengaja merencanakan ini atau joseph yang tadi menghadang shandy untuk tidak mengganggu rencananya. sangat mustahil jika kedua orang ini saling bekerja sama, kemungkinan yang ada hanyalah suatu kebetulan.

Nathael merencanakan ini semua dan kebetulan rencana nathael sama denga rencana yang di jalankan oleh joseph atau joseph telah mengetahui rencana nathael sehingga dia membiarkan rencananya berjalan begitu saja, jika seperti itu berarti joseph memiliki kesamaan dengan pemikiranku. namun yang menjadi pertanyaan, jika joseph mengetahui ini semua kenapa dia tidak menyelamatkan renald yang nyawanya bisa dalam bahaya dan bahkan terlihat joseph seperti menunbalkan sosok renald untuk kepentingannya.

Dan benar saja teguh suryadharma yang mengetahui hal ini sangat marah melihat istrinya tidur berduaan dengan renald, namun nathael yang berada di dekat omnya berusaha untuk menahan ammarah dari om teguh. dan terekam juga aksi dimana teguh terlepas dari genggaman nathael dan menembak renald yang sedang berlari menuruni tangga lalu tembakan kedua pun terjadi saat renald akan keluar dari rumah tersebut dan setelah itu mereka berdua hilang dari pantauan camera cctvku.

Tidak butuh waktu lama tante rahma dan nathael pun terlihat terburu keluar dari rumah tersebut dan sepertinya mereka mengejar teguh dan renald. teguh sangat emosi sekali dan ingin membunuh renald yang telah berselingkuh dengan istrinya, melihat hal ini aku pun mendapatkan ide briliant yang bisa menjerumuskan teguh suryadharma kedalam lembah kehancurannya.

“hans.. apa ini semua termasuk dalam rencanamu ?”, tanya mei padaku.

“tidak mei.. tapi ini bisa menguntungkanku !”, jawabku pada mei.

“maksudmu apa hans ?”, tanya mei padaku.

“kau bisa menghasut teguh untuk membunuh renald sebelum polisi menghentikan aksinya !”, saut shandy untuk memberikan jawaban pada mei.

“memangnya siapa yang akan menghubungi polisi ?”, tanya mei pada shandy.

“tante rahma !”, ucapku pada mei.

“kenapa bisa ?”, tanya mei lagi padaku.

“karena tante rahma masih membutuhkan renald untuk bertanggung jawab atas kehamilannya oleh karena itu dia tidak ingin jika renald dibunuh oleh teguh, dan untuk menghentikan aksi dari suaminya tersebut bisa dipastikan tante rahma akan menelepon polisi !”, paparku pada mei.

“Keluarga mereka sangat membinggungkan.. aku ingin kau segera menyelesaikan ini dengan cepat hans !”, ucap dari mei.

“semua tergantung dari mei !”, saut shandy.

“kok aku.. kan hans yang jadi otaknya ?”, sangkal dari mei.

“shandy benar mei… semua tergantung darimu, tergantung dari seberapa lama kau akan menghancurkan perusahaan suryadharma !”, ucapku pada mei.

“baiklah.. berikan aku waktu satu bulan untuk menstabilkan perusahaan ini dulu setelah itu baru aku akan mengendalikan perusahaan suryadharma, aku akan membalikan posisi dari kedua perusahaan ini !”, ucap mei.

“ehm… lalu bagaimana caramu menghasutnya ?”, tanya mei padaku.

“perhatikan baik-baik !”, ucapku pada mei.

Kemudian aku pun mengambil handphoneku dan menghubungi teguh suryadharma yang kemungkinan sedang mengejar renald. dan setelah beberapa kali panggilanku tak di respon akhirnya teguh pun mengangkat teleponku, tapi sebelum itu aku sengaja menyetel sebuah musik dan sedikit mengeraskan suaranya supaya terkesan kalau aku mendengarkan musik dan berada dalam mobil, di samping itu juga kesan yang ditimbulkan dari hal ini adalah aku terlihat meremehkan teguh suryadharma.

“halo pak polisi… apa kau masih kenal dengan suaraku !”, ucapku sengaja meledek teguh.

“bajingannn… apa mau mu ?”, tanya dari teguh dengan membentakku.

Aku pun mendengar kalau posisi teguh sekarang sedang berada dalam mobil, sepertinya dia masih mengejar renald, yang perlu aku lakukan adalah memanas-manasi dirinya.

“kenapa kau terus mengejarku.. apa kau tidak sayang lagi dengan anak harammu itu !”, ucapku mengancamnya.

“ohh… jadi kau adalah orangnya, aku akan mengirimmu ke neraka !”, ucap dari teguh yang sudah sangat terpancing emosinya.

“hentikan aksimu bodoh… atau anak gadismu akan merasakan akibatnya !”, ucapku pada teguh.

“aku tau kalau kau sendirian di mobil itu, membunuhmu sekarang akan membebaskan rina dari belenggumu !”, ucap dari teguh.

Setelah ucapannya itu dia pun mematikan teleponnya, mungkin emosinya sudah tersulut habis dan ingin segera menghakimi renald, yang bisa aku lakukan sekarang adalah hanya menunggu kabar kematian dari renald.

“sebenarnya tanpa perlu aku menghasutnya, kemungkinan renald akan mati sangatlah besar… karena keberadaannya sudah tidak dibutuhkan lagi !”, ucapku pada mei dan shandy.

Sambil menunggu kabar terbaru tentang nasib renald aku melanjutkan aksiku mengawasi camera cctv, kulihat nova sedang melakukan aktifitas seperti biasanya dan selang beberapa waktu kemudian datanglah rina dengan santainya memasuki rumah tersebut dan langsung menuju kamarnya, terlihat dia sedang memainkan handphone lalu dia mengambil sebuah kain dan menutupi camera cctv ku, rupanya dia sudah merasakan kalau aku sedang mengawasinya dari cctv itu.

Pukul 23:00 malam hari, aku mendapatkan panggilan masuk dari tante dan dia pun menceritakan semua kejadian yang menimpa renald. dan aku pun berusaha senormal mungkin untuk menanggapi cerita dari tante rahma, lalu kuberikan masukan yang sekiranya tidak menimbulkan kecurigaan dan menjurus kearah agar dia mau menggugurkan kandunganya karena yang bertanggung jawab sudah tidak ada agi di dunia ini.

“hans.. aku ingin bertemu denganmu besok, ada suatu hal penting yang ingin aku tanyakan padamu !”, ucap tante rahma via telepon.

“baiklah !”, ucapku santai.

Bersambung

END – Family Super Konyol Season 2 Part 28 | Family Super Konyol Season 2 Part 28 – END

(Family Super Konyol Season 2 Part 27)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Season 2 Part 29)