Family Super Konyol Part 8

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Tamat

Family Super Konyol Part 8

Start Family Super Konyol Part 8 | Family Super Konyol Part 8  Start

Part VIII : Dibalik Kealiman Bu Farah

Jam di dinding sudah menunjukan pukul 00:30 tapi agnes masih belum memberikan kabar, aku masih harus bersabar untuk melihat tubuh wanita idamanku. yaa.. akhirnya agnes pun BBM

“ok.. masuklah, semua sudah terkondisikan”, tulis agnes dalam pesannya.

aku pun menuju kamar bu farah, karena kata agnes pintu tidak di kunci aku pun lanjut membuka pintunya dan aku pun kaget melihat bu farah telanjang tergulai lemas di atas tempat tidurnya, aku pun memajukan langkahku untuk mendekati bu farah, ku pandangi setiap inch tubuhnya, terlihat keringat yang masih terkucur di tubuhnya membuat aku terangsang, di dalam hatiku apakah aku akan melepas keperjakaanku malam ini dan ku lepas perjakaku kepada wanita ini, wanita yang kemungkinan kecil menjadi pendamping hidupku.

“buruan ahh… lama amat”, kicau agnes.

dengan tubuh di balut handuk agnes masuk ke kamar dan menutup pintunya. dan dia pun menarik tanganku tuk di letakan di atas payudara mamanya, tangannya menggerakkan tanganku untuk meremas-remasnya, kemudian memelintir putingnya.

“inget yaa semua yang aku ceritain dan apa yang terjadi malam ini adalah rahasia kita berdua.. dan lu adalah lelaki kedua yang menyentuh tubuh mamaku”. terang agnes begitu serius.

aku pun merasa gugup, kenapa dalam posisi seperti ini nafsu birahiku ilang.

agnes pun menuju lemari pakaian dan mengganti baju dengan baju tidur, tanpa rasa sungkan dia pun telanjang di depan mataku, tubuh tidak terlalu kurus, pantatnya juga tidak terlalu besar,

“nafsu lu ngelihat gue telanjang”, celetuknya sambil membalikan badan sehingga terlihat jelas payudaranya dan rambut-rambut tipis di area vaginanya.

“come on baby… !”, godanya dengan meremas payudaranya sendiri.

aku pun hanya tertegun dan menelan ludah sendiri.

“mau gue apa mamaku… apa dua-duanya ??”, ujar agnes.

pikiranku makin kacau, ini keluarga tergila yang pernah kutemui dan agnes adalah wanita terbejat, sekarang aku sudah masuk kedalam perangkapnya.

Sambil memakai baju tidurnya di naik ke atas ranjang dan tanpa sepatah katapun dia langsung mengulum bibir mamanya sendiri, kemudian tangannya memainkan payudara mamanya, di putar-putar seperti memijat, terlihat mamanya tanpa ekspresi karena sedang tidak sadarkan diri karena pengaruh obat tidur yang di taruh agnes ke dalam minuman mamanya.

tanpa mempedulikanku agnes semakin asyik bermain-main dengan tubuh mamanya, kali ini dia menjilati sekujur leharnya setiap tetes keringat yang terkujur di bagian leher mamanya dia jilatin serasa lelehan coklat dia pun tak mengenal jijik dan menikmatinya. setelah pada bagian leher agnes menurukan jilatannya ke bagian payudara, dia mainkan puting mamanya, dia isep Sruuuuppp… suara yang terdengar dari mulutnya, tangannya mulai meraba-raba sekujur tubuh mamanya dan kemudian dia angkat tangan mamanya keatas sehingga terlihat bentuk ketiak mamanya, terlihat sangat jelas bagiku ketiak yang sangat indah mulus tanpa adanya rambut, dan ada cairan keringat. hal ini membuat gairahku langsung membumbung tinggi tak terkendali, semua akal sehat hilang, nafsu yang tadi hilang tiba-tiba meledak-ledak ingin tersalurkan.

“stop.. ini bagianku”, seruku dengan menyingkirkan kepala agnes dari posisi ketiak tersebut.

Spontan aku langsung meludahi ketiak bu farah dan kemudian menjilatinya, dengan penuh nafsu ku isap ketiak itu, rasa asin dan asam karena keringat berbaur dengan aroma khas tubuh bu farah membuatku melayang tak karuan, tanpa ku sadari agnes pun melepaskan celanaku sehingga kini aku memakai celana dalam kemudian dia mengelus-elus kemaluanku sesekali dia ciumi kemaluanku, aku pun tak menghiraukan perbuatan agnes, aku terlalu pokus pada bu farah, tak hanya ku jilat dan ku hisap tapi ketiak ikut pun aku gigitin perlahan karena gemas setelah puas bermain dengan ketiaknya kini aku bermain dengan bibirnya yang sensual.

kupandangi paras ayu bu farah, dia benar-benar wanita tercantik, kugigit bibir bawahnya dan kuhisap lalu kumainkan dengan lidahku, kubuka mulutnya dengan tangan kananku lalu kumasukan 2 jariku kedalam mulutnya ku mainkan lidahnya dengan kedua jariku, saat ku keluarkan jariku dari mulut terlihat sangat basah, aku pun mengulum jari basahku sendiri, kunikmati sensasi rasa air liur bu farah, kali ini kubuka mulutnya dengan 2 tanganku terlihat bu farah mengaggah disaat itulah ludahku kujatuhkan kedalam mulutnya.

“hi.. gue rekam ya”, ujar agnes.

“ok tapi pakai handphoneku.. dan jangan kau share ke handphonemu”, jawabku.

agnes pun menghentikan kegiatan mengelus-elus penisku, kini dia hanya sibuk merekam setiap adeganku dan bu farah, tanpa adanya agnes kini aku leluasa untuk mengakangi tubuh bu farah. ku lepaskan bajuku dan kini hanya celana dalam yang melekat di tubuhku. dengan posisi seperti ini wajah wanita idamanku terlihat sangat jelas. kugigit hidung munggilnya lalu kumainkan dengan lidahku tak terasa liurku membanjir hidungnya lalu ku bersihkan dengan menghisap dan menjilatinya, kedua matanya aku kecupi dan pipinya aku cium, aku berpikir malam ini tidak ada satupun tubuh bu farah yang terlewatkan karena moment ini mungkin sangat jarang kudapatkan.

kujulurkan lidahku kedalam telinganya kujilatin, kumasukan kedalam mulutku seluruh daun telinganya, lehernya pun tak lepas dari jilatanku dan aku pun iseng untuk memberikan tanda cupang di lehernya tepat di bawah telinga kanan kirinya. aroma tubuhnya sangat menggairahkan bahkan saat dia berkeringat sekalipun. kini ku lepaskan celana dalamku, karena nafsu birahi tidak dapat ku tahan lagi dan ingin segera tersalurkan.

“nez.. efeknya sampai jam berapa?”, tanyaku kepada agnes.

“udah nikmati aja.. kalau ga jam 9 ya jam 10 pagi, enjoy aja !”, jawab agnes.

kulihat burung ku sudah sangat tegang, tanpa ragu lagi ku masukan penisku kedalam vaginanya, ternyata agak susah karena vagina bu farah kering.

“basahin dulu kali.. biar jleb, hehehe..!”, saran agnes.

aku pun menjulurkan lidah dan kujilatin area kemaluan bu farah, rasa asin dan bau khas vagina begitu kental tercium, sungguh hal ini tak kan pernah kulupakan.

“julurin lidah lu, dan masukin kedalam lubangnya terus lu kocok deh pakai lidah lu… ludahin klitorisnya lalu jilatin lagi”, agnes pun membimbingku secara perlahan.

dengan tidak sabaran aku pun mengatur posisi, kudahapkan mukaku dengan muka bu farah dengan begitu dekat sambil sesekali kucium bibirnya, badanku pun menindih bu farah dimana payudaranya yang besar terasa mengganjal dadaku, dengan penuh nafsu kumasukan penisku, sentak terdengar suara lirik dari mulut bu farah,

“AaaaHhhh…” hal ini membuatku semakin bernafsu, kini penis sudah berada dalam liang vaginanya, hangat terasa dan begitu memabukkan inilah surga dunia seperti orang bilang, kini kulangsung melakukan penetrasi, perlahan-lahan dan rintihan bu farah pun juga lirih terdengar, tapi semua itu kandas di tengah jalan tiba-tiba aku tidak bisa membendung lahar mani yang keluar dari penisku seakan tidak bisa di ajak kompromi.

“Croooottt….” keluar di dalam vagina bu farah, disaat itu pula tubuh terasa lemas. badanku pun terbaring lemas menindih bu farah. kemaluanku masih berada di dalam liang kemaluannya, masih hangat terasa dan sangat nyaman walau perlahan mulai mengecil, lalu kutarik penisku keluar karena mulai mengecil dan kuletak diatas klitorisnya lalu tindih, kini penis terasa terhimpit hangat. dengan tubuhh tak berdaya, tanganku mencoba mengelus-elus wajahnya.

“hahahaha… dari dulu perjaka memang selalu payah!”, hardik agnes kepadaku.

Malam yang panjang, kejadian memalukan ini sungguh diluar perkiraanku, agnes mencampuri minuman mamanya dengan obat tidur supaya aku bisa memuaskan hasratku untuk menyetubui mamanya. kejadian malam ini hanya aku dan agnes yang tau, serta rekaman di handphoneku.

aku tergulai di atas tubuh bu farah, wajahku berhadapan dengan bu farah dan sangat menempel, sesekali ku cumbu bibirnya, disaat seperti ini tiba-tiba aku teringat cerita agnes. ternyata agnes adalah anak tiri, bu farah menikah dengan papanya agnes sebelum papanya resmi bercerai dengan istrinya.

agnes beranggapan bahwa bu farah adalah wanita yang merusak rumah tangga kedua orang tuanya, dan ada satu rahasia besar lainnya yang membuat sangat shock serasa tak percaya. sejak bu farah ditinggal oleh suaminya dia menjadi seorang lesbian, dan kelainan itu sering dia lakukan dengan anaknya sendiri yaitu agnes. di depan mamanya atau bu farah, agnes sangat baik dan penurut dan bu farah sangat memanjakannya, entah itu bentuk kasih sayang terhadap anak atau terhadap pasangan, hal ini membuat pikiranku tercenggang dan tidak bisa berpikir apa-apa lagi.

mengenai kenapa agnes mau menjadi partner lesbian bu farah tak lebih karena dendam semata, dia akan melakukan apa saja untuk menjerumuskan mamanya kedalam kegelapan. dan perlu di ketahui papa dan mamanya agnes yang asli sudah meninggal sejak lama. kini keluarganya hanyalah bu farah dan kakek dari ayahnya yang tinggal di daerah bandung, dan karena seperti inilah agnes begitu tidak terkendali.

“hi.. gimana rasanya ??”, tanya agnes dengan nada meremehkan.

aku sangat lemas, jadi tak ku hiraukan pertanyaan agnes, sekarang yang hanya bisa aku lakukan hanyalah berbaring untuk memulihkan tenagaku.

ku dengar langkah kaki agnes mendekatiku, lalu dia mendorongku badanku menindih mamanya sehingga sekarang posisiku ada di samping kiri bu farah.

“minggir sana ahh… dasar gak guna, hahaha.. !”, canda agnes.

lalu agnes pun kembali mencumbu bibir mamanya, dengan lumatan-lumatan halus terlihat kalau dia sangat lihai bermain bibir. lidah panjangnya dia julurkan kedalam mulut bu farah lalu dia naik turunkan lidahnya dengan mengayun kepalanya, ini terlihat seperti lidah agnes di kulum oleh bu farah.

tidak hanya lidahnya saja yang bermain-main tapi tangan kirinya kulihat juga sedang memainkan klitoris mamanya, dia elus-elus sesekali dia cubit kecit dan di tarik-tarik. yaa disitu ada bekas spermaku, sperma itu dia kumpul dengan jemarinya lalu di arahkan ke dalam lubang vagina mamanya, semua sperma yang tercecer di sekitar kemaluan mamanya dia kumpulkan kedalam lubang vagina mamanya.

adengan itu hanya ku saksikan saja, tapi beberapa saat kemudian sentak aku tersadar akan kelakuan agnes ini, aku pun langsung bertindak, ku tarik tangan kiri agnes.

“hentikan nes.. nanti bu farah bisa hamil !”, ucapku ketakutan.

“biarin.. nanti lu jadi bokap gue !”, ujarny dengan santai.

“dancok.. wes cok !”, ucapku kasar.

Tanpa sadar bahasa kasar dari daerahku pun terlontar spontan karena kepanikan yang berlebihan, aku pun sangat kebingguan sekarang, bagaimana bisa aku melakukan semua ini, bagaimana kalau nanti bu farah hamil, semua ini membuat diri sangat underpressure, sangat shock.

“nes.. tolong, gimana nih ??”, ucap dengan sangat ketakutan.

“bodo amat !”, sautnya.

kini dia yang terlihat sangat cuek dan menyebalkan. mungkin beginilah yang dirasakan orang-orang terdekatku sangat menghadapi sifatku. sumpah baru kali ini aku rasa kebinggungan yang luar biasa, sampai-sampai aku tidak bisa berpikir jernih. kenapa aku bisa seh ceroboh ini !.

“hahaha.. ngakak gue lihat muka lu ! tenang aja mama gue udah KB jadi ga bakal hamil”, ujarnya dengan cengengesan.

“serius kan.. ga bohong !”, seruku mencoba menyakinkan.

“iye.. iye.. mending lu urusin tuh burung, hehehe.. !”, serunya dengan mengejek.

mendengar penjelasan anges aku pun merasa sangat lega, tanpa sadar kami pun tertidur pulas di ranjang bu farah.

Bersambung

END –  Family Super Konyol Part 8  |  Family Super Konyol Part 8 – END

(Family Super Konyol Part 7)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Part 9 )