Family Super Konyol Part 7

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Tamat

Family Super Konyol Part 7

Start Family Super Konyol Part 7 | Family Super Konyol Part 7  Start

Part VII : Kenakalan Agnes

Sudah lebih dari sepekan sejak aktifitasku mengintip, dan hal tersebut aku jadikan rutinitas harianku setiap malam, dan yang mengejutkan om tidak pernah memberikan jatah kepada tante rahma. apa mungkin karena ini sehingga tante nekad selingkuh tapi kenapa selingkuh sama berondong, andai mereka berdua bercerai jelas yang paling rugi ada tante rahma, karena latar belakang tante rahma dulu adalah anak orang biasa, dia bisa seperti ini karena bantuan om teguh dan keluarga besar suryadharma.

Hampir setiap malam tante memuaskan hasratnya di dalam kamar mandi, seperti biasa-biasanya dia melakukan video call di handphone dengan orang yang sama, digunakan jari-jarinya untuk melakukan penetrasi ke kemaluannya. Karena rutinitas inilah, aku memiliki hasrat terpendam untuk memiliki tante. apa aku sudah jatuh cinta kepada tanteku sendiri atau ini semua hanya nafsu belaka, tapi yang pasti rutinitas ini membuatku ketagihan walaupun aku sangat marah melihat cowok itu.

Jika test pack itu punya tante, apa tidak masalah melakukan kegiatan mansturbasi di saat usia kehamilan masih muda, bukankah usia kehamilan yang masih muda sangat renta akan keguguran atau mungkin tante sengaja ingin menggugurkannya, jika itu benar 90% bayi itu hasil hubungan gelap dan 10%nya karena hubungan tante dan Om sedang tidak harmonis.

Mengenai mbak puji, dia terlihat sangat menghindariku dan sengaja menjauh dariku, dan selama sepekan lebih ini dia tidak memberikan informasi yang berarti tentang keadaan rumah ini selama aku tidak ada dirumah. jika di tanya dia selalu bilang tidak ada apa-apa, aku juga tidak bisa memastikan dia jujur atau tidak, tapi yang pasti aku harus mencari cara lain untuk memantau keadaan rumah saat aku tidak ada. sebenernya aku harus punya alat perekam untuk mengintai setiap sudut rumah ini tapi aku tidak punya uang untuk membelinya, apa aku memeras mbak puji saja dengan ku ancam akan menyebarkan videonya, hahahahha… tidaklah, kasian dia !.

eits… tunggu sebentar, aku sekarang aku ingin menghubungkan test pack itu dengan mbak puji, yaa.. jelas lah masih bisa dihubungankan soalnya dia perempuan. ok, kita tarik suatu perandaian kalau mbak puji hamil, mbak puji hamil pasti dia sudah melakukan hubungan dengan seorang pria, pria dirumah ini cuma ada aku dan Om, om melakukan hubungan sex dengan mbak puji itu kemungkinan kecil, tapi tetap saja sekecil apa pun kemungkinan itu jika masih ada kemungkinan aku tidak boleh mengabaikannya dan aku harus memperhitungkannya.

dan yang kedua adalah aku, aku yang satu ini jelas tidak mungkin. yaa karena aku sendiri yang tau apa yang aku lakukan, aku menyentuh mbak puji cuma sekali dan itu pun kita tidak melakukan hubungan sex, aku hanya menjilatin saja. apa mungkin air liur ku bisa menghamili seseorang, hahahahhaha…. jika itu benar, bisa jadi tante hamil karena menggunakan lingrie yang telah aku jilatin, hahahaha… !.

Ahh.. sudahlah sekarang waktunya aku berangkat sekolah, aku pun keluar kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan dulu. dan kulihat om turun dari tangga,

“hi.. bro, kamu bareng ama tante yaa !”, seru Om kepadaku.

dia terlihat tergesa-gesa dan di buru waktu, sepertinya aku akan berangkat kesekolah di antar oleh tante. pikiranku mulai nakal dan berpikir yang aneh-aneh, gairah mulai mengebu-gebu, yang ada di otak bagaimana cara melelehkan hati tante supaya dia mau akrab denganku.

Tante pun turun dari lantai atas dengan menggunakan kemeja kerja lengan pendek warna merah, lekukan buah dadanya terlihat nyata dan besar, rambutnya diikat melingkar menyerupai konde, bibirnya merah merona sangat sensual, dengan menggunakan kacamata dengan frame hitam melingkar terlihat glamor dan intelek, rok span mini warna hitam dengan resleting panjang di belakang membuat fantasiku tak karuan, sepatu highheels hitam dan tas hitam kecil di pundaknya sebagai pelengkap keindahannya, wanita ini terlihat begitu menggairahkan.

sayang sekali Om teguh tidak bisa meladeni keganasan birahi tante rahma, pantas saja tante selingkuh, wong om udah ga bisa apa-apa lagi. kita pun berangkat menuju sekolahku, kucoba beranikan diri untuk mengobrol dengan tanteku agar telihat lebih akrab,

“nanti aku pulang sendiri aja tan.. ga usah di jemput !”, cetusku.

“ohh.. ya sudah !”, jawabnya.

kulirik dengan kehati-hatian takut kejadian di bandara terulang lagi, paha besarnya sangat mulus dan saat posisi duduk seperti ini rok yang di pakai tante terlihat sangat ketat sehingga menimbulkan pola yang indah di tubuhnya, paha putih dan terlihat samar-samar garis-garis nadinya di paha seksi tante, hal ini membuatku bergairah.

lalu ku alhikan lirikan ku pada tangannya, terlihat bahwa tangan tante banyak sekali di tumbuhi bulu-bulu halus, tak hanya disitu di bagian belakang bawah telingannya pun terdapat bulu halus, aku benar-benar ingin sekali menyentuh tubuh tanteku.

Tapi… sesuatu terjadi…

ternyata tanpa kusadari tiba-tiba kemaluanku sangat keras sekali sekarang dan terasa sangat tidak nyaman karena posisi berdiri burungku menghadap kebawah. aku pun diam saja menahan penyiksaan ini, aku takut terlihat salah tingkah di depan tante yang akan menimbulkan kesan negatif, ingin sekali aku betulkan tapi….. aku hanya bisa meratapi nasibku.

“Ohh my Godddd…. kenapa kemaluan ini menyiksaku !”, teriakku dalam hati.

penyiksaan ini pun mulai surut saat aku sudah sampai di sekolahanku, sedikit nafas lega. dan sebelum turun aku sempatakan untuk pamit dan bertanya,

“tan.. kalau aku maen kerumah temen boleh gak ?? tapi pulang nya agak malaman”, tanyaku kepada tante.

“terserah Om kamu.. !”, Jawabnya singkat.

entahlah aku binggung dengan manusia yang satu ini, apa mungkin dia tidak suka dengan kehadiranku di rumahnya. akhirnya aku pun pamit pada tanteku. tiba-tiba tante berucap,

“kalau kamu mau maen ke rumah temen maen aja, mungkin Om kamu ga bakal pulang malam ini soalnya ada dines ke bandung !”, terang tanteku.

weleh.. berubah pikiran secepat itu, sangat mencurigakan. jika hal itu benar terjadi ini merupakan keuntungan bagi tante karena bisa dengan leluasa memasukan lelaki selingkuhan tante, tapi ini juga keuntungan bagiku karena bisa dengan leluasa mengumpulkan bukti kelakuan bejat tante, nanti malam aku akan merekammu.

sesampainya di dalam ruang kelasku.

“sudah ngerjain PR biologi belum !”, tanya agnes.

“udah.. nih !”, sautku dengan menyodorkan buku biologiku untuk di conteknya.

ternyata tidak hanya agnes saja, tapi beberapa teman lain juga ikut mencontek tugasku. walau masih awal sekolah disini tapi aku sudah terkenal oleh guru-guru dan teman sekelasku karena kepintaranku.

“ehh.. nanti pulang sekolah ikut gue yuk, gue aja ketempat game center !”, ujar agnes.

“jangan malem-malem yaa.. !”, jawabku.

“lu dah kayak perawan aja takut pulang malem !”. sautnya.

Agnes dia merupakan cewek tomboy, pergaulan tergolong sangat bebas karena orang tuanya hampir tidak ada waktu untuk memperhatikannya, ibunya seorang wali kelasku dan memiliki usaha sampingan berupa butik yang letaknya tidak jauh dari rumahnya, dia harus bekerja keras demi masa depan agnes, tapi sayang anaknya sangat jauh dari harapan ibunya, walaupun agnes sangat baik dan setia kawan terhadapku tapi pergaulannya dan cara hidupnya sangat bertolak belakang dariku.

“hi.. ngomong-ngomong soal biologi, lu masih perjaka gak ??”, cetusnya.

seperti biasa di saat jam pelajaran dia selalu menggangguku.

“ohh.. iya lupa gue, lu kan jebolan pesantren di jombang yee !”, ejeknya.

“jadi penasaran kayak apa barang anak pesantren.. hehehe..”, ejeknya lagi.

tapi kali ini tangannya ikut jahil, dengan sengaja tangannya meremas kemaluanku, sentak aku pun kaget dan menangkis tangannya dari kemaluanku.

“santai aja sayank.. hehehe… !”, godanya dengan tanganya mengelus-elus pahaku.

semakin aku biarkan tangannya semakin menjadi dan perlahan kemaluanku pun terbangun dari tidurnya, dan tak kusadari lagi-lagi tangannya meremas kemaluanku saat sedang berdiri, tanganku pun reflek menipisnya lagi.

“wah… ada yang bangun tuh, sini aku tidur lagi !”,godanya genit.

“sekali lagi.. awas kamu !”, ancamku dengan menunjuk ke arah mukanya.

“uhhh… takut !”, sumbarnya dengan nada mengejek.

“hi.. aku punya bokep baru, masih fresh !”, godanya lagi.

lagi-lagi dia tunjukan video telanjang mamanya kepadaku, sontak aku pun merasa terangsang dan penasaran akan video itu, tapi dalam hati berpikir apa anak ini sudah tidak memiliki ahklak lagi sehingga ibunya sendiri dia rekam dan di tunjukan ke temannya.

“ini kejadiannya tadi pagi saat mama baru bangun tidur.. lu nafsukan ama mama gue, gue perhatiin tiap kali mama gue ngajar tatapan lu ga pernah lepas dari pantatnya dan tatapan lu penuh nafsu !”, kali ini dia terlihat begitu serius. apa dia benar-benar sudah gila.

“nanti malam kalau mau nginep di rumah gue, gue tunjukin the real video porno. tentang wanita yang selalu lu pandangin !”, godanya dengan picik.

kali ini aku benar-benar di buat linglung, disaat aku harus merekam perselingkuhan tanteku tiba-tiba agnes menawari ku untuk menginap di rumahnya dengan pertunjukan mamanya atau wali kelasku bu farah, aku memang sangat mengagumi bu farah dia adalah wanita sempurna dan sesuai dengan typeku, terlihat santun, berhijab, putih, paras asli indo, montok dada dan pantatnya walaupun seluruh badannya di balut dengan kain dan tak ada bagian yang bisa di ekspos secara fulgar tapi menurutku hal ini sudah sangat seksi.

akhirnya aku putuskan untuk menginap di rumah agnes, tak lupa mengabari tante rahma,

“tante.. aku nginep di rumah temenku soalnya sekalian bimbingan belajar, aku pulang besok pagi”, tulis pesanku.

hanya di read tanpa di balas, itulah kebiasaan tanteku. tapi masa bodoh dengan itu semua karena kali ini pikiranku hanya terpokus oleh Bu farah.

bel pulang sekolah telah berbunyi, aku dan agnes bergegas kerumah agnes yang jaraknya hanya 30 menit dari sekolahku, kami pun ganti seragam kami dengan kaos biasa, aku meminjam kaos milik agnes karena tinggi agnes dan tinggiku hampir sama dan juga dia tomboy jadi tidak kesusahan bagiku untuk memilih baju.

“mamamu belum pulang nes ? “, tanyaku.

“cieh.. yang udah ga sabar ngeliat idolanya telanjang !”, ejeknya benar-benar membuatku mati kutu tak bisa bicara lagi.

“sini ikut gue.. kita di rumah aja ga usah ke game center”. cetus si agnes.

dia menarik ke kamar yang ada di ruangan depan dekat ruang tamu, rumah agnes tidak begitu besar seperti rumah Om ku, disini hanya ada 1 lantai, 2 kamar tidur, 2 kamar mandi (1 kamar mandi ada di dalam kamar mamanya agnes), ruang tamu, dapur, halaman belakang biasanya untuk menjemur baju, dan teras depan yang biasanya dibuat parkir mobil bu farah. sesampainya aku di sebuah kamar.

“kamar siapa nih ?”, tanyaku.

“ini kamar mamaku, sini gue tunjukin koleksi celana dalam dan BH mamaku !”, ujarnya.

sambil membuka lemari yang isinya celana dalam dan BH bu farah, melihat hal benda-benda tersebut birahiku langsung meluap-luap dan perlahan kemaluanku mulai tegang.

“kita ke kamarmu aja nes.. ada yang ingin aku tanyain !”, ucapku.

sambil nyelonong pergi menuju kamar agnes, dan agnes pun dengan segera mengikutiku. sesampainya di kamar, gue ingin tau kenapa agnes melakukan hal-hal biadab ini kepada mamanya, sangat ironis sekali melihat anak muda seperti agnes ini. dan agnes pun mulai bercerita dengan serius.

beberapa waktu kemudian suara mobil pun terdengar sedang parkir di halaman rumah, ternyata bu farah sudah pulang tak terasa jam sudah menunjukan pukul 18:00 malam. aku pun keluar dengan agnes menyambut kedatangan mamanya, terlintas sosok ayu rupawan, dengan hijab yang menawan, dan masih menggunakan pakai gurunya a.k.a pns, aku tidak tau kenapa hanya dengan pakai seperti itu saja aku sudah terangsang dan bergairah. rasa iba ku terhadap agnes dan bu farah pun luntur seketika, kini yang ada hanyalah nafsu birahi melihat kemolekan tubuh bu farah.

“heh.. udah, biasa aja tar ketahuan lu”, ujar agnes.

“assalamualaikum.. “, salam bu farah saat memasukin rumah, serentak kita membalas salam tersebut, dan bu farah pun tersenyum kecil.

“ehh.. ada nathan, udah makan belum ?”, tawarnya.

“sudah bu.. tadi di masakin agnes”, sautku.

“mam.. nathan tar tidur disini !”, agnes pun menyaut.

“ohh ya sudah… nathan tidur aja di kamar agnes, biar agnes tidur bareng mamanya !”, sarannya.

Saat ini yang ada kepalaku hanyalah tentang rencana agnes, apakah dia bisa menjalankannya dengan sempurna, jika tidak berhasil maka kau harus membayarnya dengan mahal !.

“buatlah sesempurna mungkin, sayang !”, bisikku lirih kepada agnes dengan nada menggoda.

Bersambung

END –  Family Super Konyol Part 7 | Family Super Konyol Part 7  – END

(Family Super Konyol Part 6)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Part 8 )