Family Super Konyol Part 6

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Tamat

Family Super Konyol Part 6

Start Family Super Konyol Part 6 | Family Super Konyol Part 6  Start

Part VI : Di Luar Akal Sehatku

Ooh.. aku melupakan sesuatu, aku segera melangkahkan kakiku ke arah kamar mandi belakang. setelah aku berada di dalam kamar mandi itu, ku coba mencari sesuatu benda atau jejak yang mungkin kemarin di tinggalkan oleh tante rahma disini. kucoba cari di balik tutup washtuffle, di selah-selah bak mandi dan setiap sudutnya tapi tidak aku temukan apa pun, lalu aku coba obrak-abrik tempat sampah di dalam kamar mandi itu walaupun terkesan sangat jorok.

ada satu benda yang menarik perhatianku, panjang, ceper, tipis, putih.

“ini Test Pack… alat tes kehamilan, siapa yang menggunakan ini !”, gumamku lirih.

Tak ada waktu lagi, waktu sudah pukul 6:00 aku harus segera berangkat ke sekolah, aku pun segera ke kamar ku untuk mengambil tas sekolah dan tak lupa mengantongi Test Pack yang aku temukan di kamar mandi itu.

“Om.. aku dah siap !”, ujarku kepada om.

“Sebentar bos.. selesai makan dulu, lagi pula masih 15 menit lagi !”, ucap santai Om ku.

kulihat Om teguh sedang makan roti di meja makan sendiri, seperti biasa tante baru mandi jam segini. aku pun menemani om teguh sarapan, satu buah roti dan secangkir teh dan di dalam pikiranku berkecambuk tentang penemuan test pack di kamar mandi, fisaratku sangat tidak enak. aku hanya berharap semuga pradugaku tidak benar.

mobil pajero pun membawa kami sampai ke tempat sekolahku, tak lupa ku pamit kepada om teguh untuk berangkat sekolah, dengan langkah cepat aku menuju ke kelasku. aku takut kalau wali kelasku sudah masuk duluan sebelum aku, karena tadi kami terjebak macet.

“hi.. hampir saja lu telat !”, ujar si agnes.

“macet”, jawabku singkat.

“memang seperti ini ya sifat lu.. ??”, tanya agnes.

“kenapa ?”, kutanya balik kepadanya.

“teruslah seperti ini.. aku akan slalu menggodamu !”, bisiknya halus.

bebrapa menit kemudian masuklah bu farah, setelah beberapa hari aku masuk di sekolahan ini mungkin dialah orang yang paling menarik perhatianku, usianya 35 tahun tapi paras ayu nya indonesia banget, begitu natural tidak terlalu berlebihan dalam make up, senyumnya sangat indah, selalu berpakaian santun karena seorang wanita berhijab, dia tidak begitu tinggi tapi bentuk badannya sangat bagus, buah dada mungkin besar karena dengan pakaian pns nya dan sebagian dadanya juga tertutup hijab tapi dadanya masih terlihat bentuk lekuknya, pantatnya juga sangat seksi saat dia berjalan terlihat jelas ayunan naik turun pantatnya.

setiap kali bu farah menjelaskan di depan kelas, aku selalu memperhatikan bibirnya yang sensual, dari semua itu yang paling aku suka adalah saat dia menulis sesuatu di papan tulis. yaa… saat tangannya terangkat aku bayangkan ketiaknya yang mulus dan buah dadanya pun semakin terlihat membentuk bulatan besar.

“hi.. otak mesum, lu nafsu yaa ngelihat mama gue ?”, tanya si agnes.

“hoaaaammmm…”, aku hanya menguap tanpa menjawabnya.

“aku punya video mamaku telajang… mau lihat gak ?”, bisiknya lirih di telangaku.

Wow… apa ini kenapa aku tidak bisa mengendalikan pikiranku, pikiranku tak karuan mendengar perkataan agnes, saat aku sedang mencoba berpikir jernih tiba-tiba di bawah meja agnes menunjukan sebuah photo di handphone, tepat sekali itu ada photo bu farah sedang telanjang saat tidur, jantungku langsung berdegub dengan kencang.

hanya sedikit yang aku ketahui tentang agnes ini, itu juga aku dengar dari ceritanya saja. dia pernah bercerita dia melepas kegadisannya pada saat tahun baru kemarin, teman-teman nya sangat banyak diluar sana tapi kalau disekolah bisa di bilang aku lah satu-satunya temannya, hal itu juga berlaku untukku. aku sangat jarang bergaul, kemana-mana aku selalu dengan agnes banyak yang mengira bahwa kami adalah pasangan kekasih. lapangan basket, kantin, perpus, dan kelas hanya itu saja tempat yang biasanya aku dan agnes datangi.

bel istirahat telah berbunyi, aku dan agnes pun menuju kantin untuk membeli minuman, dan setelah itu agnes mengajakku ke perpusakaan.

“bagian mana yang lu suka dari mama gue, nanti akan aku photo sedetailnya… !”, cetusnya.

“berisik.. !”, ucapku pelan.

“hehehe.. beneran ga mau, nyesel lho tar !’, sautnya.

aku tak tau ada apa denga otaknya, secara adab mana mungkin seorang anak melakukan hal seperti ini kepada mamanya sendiri, kecuali dia gila dan tak bermoral lagi. dan apa iya mamanya tidak tau akan kelakuan anaknya ini, yang aku tau agnes adalah anak tunggal dari bu farah dan bu farah sendiri adalah single parents setelah suaminya meninggal dunia 5 tahun lalu.

kulirik agnes sedang sibuk sendiri setelah ku acuhkan semua beberapa pertanyaannya tadi, dia terlihat mainan handphonenya lumia 930, dan dia memasang headset. sontak aku pun kaget dan membuat jantung berdebar sangat kencang, dia memutar video bu farah yang sedang mandi.

“ga usah lirik-lirik… nih kalau mau nonton !”, cetusnya dengan menyodorkan Hpnya kepadaku.

kini aku menjadi sangat gugup, diam tanpa kata dan sesekali melirik video itu. kulihat agnes hanya senyum-senyum kecil seperti tidak memikul dosa.

“aku punya yang pebih HOT lagi.. lu bakal gak percaya !”, ucapnya.

“pasti lu mikir kalau gue anak kurang ajar atau tak memiliki moral atau apalah itu, benerkan !”, sambungnya.

“kalau lu tau kebenaranya mungkin lu bisa kaget dan ga bakal percaya.. “, tandasnya lagi.

lalu di menarik tangan ku untuk masuk kedalam kelas karena bel masuk telah berbunyi, di dalam kelas dia hanya diam saja tak banyak omong, sangat tak wajar tapi ya sudahlah.

saat di dalam kelas kurogoh saku celanaku untuk mengemabil sisa uang jajanku dan memasukannya ke dalam dompet yang aku tinggal di dalam tas sekolahku, di saat bersamaan test pack yang ada di kantong celanaku ikut ketarik dan jatuh di bawah meja, agnes yang melihat hal ini spontan saja langsung mengambilnya.

“Hahh… siapa yang lu hamm…. !”, ucapnya keras dengan nada terpotong.

dengan cepat tanganku menutup mulutnya supaya yang lain tidak mendengar.

“diem..jangan bikin heboh !”, tuturku pelan.

“itu bukan punyaku… aku juga tidak tau itu punya siapa, aku menemukannya di tempat sampah yang ada di kamar mandi rumahku !”, jelas padat supaya agnes tidak banyak tanya.

dia diam dan terus memandangku dengan tatapan yang tajam, terasa bahwa dia sangat mencurigaiku, aku mencoba untuk setenang mungkin supaya bisa berpikir jernih.

“cuma ada 2 cewek di rumah lu kan ?? “, tanyanya dengan menatapku serius.

“yaa.. !”, jawabku.

“ehm… sepertinya ada yang tak beres dengan salah satu wanita di rumahmu !”, tuturnya.

“heh.. jawab semua pertanyaanku dengan jelas atau aku akan kasih test pack ini ke ibuku !”, ancam agnes dengan nada serius.

“silahkan !”, jawabku santai

aku tau dia tidak akan seserius itu, apa untungnya bagi dia menyerah test pack itu ke guru. jika dia menyerahnya ke guru ada kemungkinan aku akan marah besar dan hubungan pertemanan kita bisa berakhir, yang aku tau dia hanya memiliki teman akrab denganku saja dan satu hal lagi dia juga terlihat tertarik kepadaku, jadi kemungkinan dia melakukan hal itu sangat kecil. alasan kedua kenapa aku tidak takut akan gertakannya adalah karena itu bukan test pack ku, dan test pack itu tidak ada hubungannya dengan siswa yang ada di sekolah ini.

tapi tetap saja jika dia nekad melakukannya, hal ini akan menjadi kehebohan dan nama baik aku tercemar di samping itu pasti om bakal marah besar kalau mendengar ini.

“sepertinya akan ada penghuni baru di rumahmu !”, ujarnya agnes dengan santai.

“iya.. aku ada pertanyaan untukmu !”, tanyaku.

“ehmm… apa ?”, agnes menyaut.

“apa kau bisa mengetahui usia kehamilan dari test pack itu ?”, tuturku.

“ehm.. ga tau, mending cari aja keterangan di internet !”, saran agnes.

Ohh tuhan… belum lama aku menginjakan kaki di jakarta tapi aku sudah benar-benar di buat gila oleh semua kejadian ini. mulai dari perselingkuhan tanteku, kejadian dengan mbak puji dan agnes teman sekolah yang sangat sinting. yaa.. harus tenang dan harus bisa memanfaatkan keadaan, setiap kesempatan adalah amunisi untuk melangkah ke depan.

disekolah aku hanya berteman dengan agnes dan dia satu-satunya teman yang bisa bertahan dengan sikapku, banyak siswa lain yang mencoba berteman denganku cuma aku selalu cuek, “lu gak ngajak ngomong gue ya gue diem, gue ngajak ngomong lu karena ada kepentingan tersendiri untuk gue”, mungkin seperti itulah gambaran kasar diriku. agnes cewek tomboy , dengan kelakuan yang slengekan, mungkin aku bisa memanfaatkan dia.

“kapan terakhir ml ?”, bisikku lirih ke telingan agnes.

“tadi pagi !”, jawabnya dengan tatapan menggoda.

mendengar jawaban itu, pikiranku tentang agnes sangat di penuhi hal-hal buruk. kehidupan macam apa yang dia alami selama ini, usia 15 tahun sudah banyak melakukan hal gila.

“pernah telat dateng bulan gak ?”, tanyaku lagi.

“belum.. tapi jika itu dengan dirimu, bisa aku buat telat kok”, ujarnya penuh godaan.

aku tak tau apa yang ada di kepala agnes, mendengar pertanyaanku dia terlihat begitu bergairah dan selalu menggodaku di setiap jawabannya, akhirnya ku hentikan pertanyaanku, karena hal ini membuatku sangat risih.

disaat jam pelajaran aku mencuri waktu untuk search tentang keakuratan test pack yang aku temukan dan semua yang berhubungan dengan test pack ini.

keakuratan test pack digunakan saat pagi hari atau saat kencing pertama, lalu 8 hari setelah berhubungan keakuratannya bisa maksimal. tapi dari itu semua test pack juga bisa digunakan 1 hari setelah berhubungan dan kapan saja tidak harus di pagi hari tapi hal itu mengurangi persentase keakuratannya.

aku sangat lelah dengan semua ini, aku hanya ingin semua ini cepat berlalu, setidaknya untuk hari ini.

Bersambung

END –  Family Super Konyol Part 6 | Family Super Konyol Part 6  – END

(Family Super Konyol Part 5)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Part 7 )