Family Super Konyol Part 25

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Tamat

Family Super Konyol Part 25

Start Family Super Konyol Part 25 | Family Super Konyol Part 25 Start

Part XXV : Musuh Terselubung

Masih saja terbayang, dan sesekali aku pun senyum-senyum sendiri mengingat hal tersebut, empat hari setelah kita nonton kita sering melakukan komunikasi via BBM, aku pun sering menggodanya dan sesekali juga aku mengorek info tentang semua yang dia ketahui, terutama dalam masalah om ku.

Ting.. tung.. ting.. tung.. pesan masuk BBM

“ohh.. mau maen ke rumah, maen apa apel nih ?”, balasan mbak lina.

“lah mbak lina maunya di apelin apa di maenin lho !?”, balasku merayu.

“awas aja kalau berani maenin.. tak tembak kamu nanti !”, balasnya.

“pasti aku terima kok.. buruan tembak aku mbak, hahahha… !”, balasku dengan candaan.

“gombal mlulu.. nanti jadi jam berapa biar aku kabari supirku dulu untuk jemput aku ?”, tanya mbak lina.

“aku aja yang jemput mbak lina ke rumah.. !?”, balasku.

Tet… tet… tet… suara bel sekolah bertanda jam pulang sekolah, setelah pulang sekolah aku pun langsung menuju ke rumah, sesampainya di rumah aku merapikan diriku untuk pergi menemui mbak lina, lalu aku pergi ke lantai atas untuk meminjam mobil kak rina.

“kak pinjem mobilnya bentar donk ?”, ucapku ke kak rina.

“tuh kontaknya.. jangan lama-lama yaa !”, ucapan kak rina kepadaku.

“beres.. sebelum magrib dah di rumah kok !”, sautku.

Kontak mobil sudah di tangan, lalu kupacu mobil kerumah mbak lina. akan kuberi dia kejutan yang dia sendiri pun tak akan pernah mengiranya. saat sampai di kediaman mbak lina, kulihat dia sudah menungguku di depan rumah, aku pun memberikan klakson supaya mbak lina masuk ke mobil.

“mobilnya baru lagi nih ?”, tanya mbak lina.

“mobil kakakku !”, jawabku.

“kita mau kemana nih.. ?”, tanyanya lagi.

“ke tempat yang akan mengejutkanmu !”, jawabku dengan aksen serius.

“ehmm… jadi penasaran mau di bawa kemana !”, gumamnya.

Kepacu mobilku ke arah jalan arteri pondok indah No. IX, yaa.. aku mengajak mbak lina ke rumah yang telah di intai oleh agnes. mobilku pun ku hentikan di tepat di depan pagar rumah itu dan mengetahui hal ini, mbak lina pun terlihat sangat panik.

“hei.. rumah siapa ini ?”, tanya mbak lina dengan nada membentak.

“cepat pergi dari sini !”, sautnya lagi dengan panik.

Aku pun diam saja mengacuhkan mbak lina, lalu aku menelepon nomor yang aku lihat di handphone mbak lina waktu itu, dan panggilanku pun di angkatnya.

“hehehe.. boleh masuk gak om, aku udah di depan nih !”, kataku.

“pagarnya ngalangin jalan.. !”, sautku lagi.

Ku tutup telepon ku dan pagar pun terbuka, aku pun memarkirkan mobilku di garasi rumah itu.

“hei.. kamu jangan main-main ?”, ucapan mbak lina penuh ancaman.

“bawel amat nih cewek.. !”, celetukku memancing emosinya.

Aku melihat Om teguh keluar dari pintu rumah itu dan mengarah ke tempatku, kita pun saling berpelukan melepas rasa kangen.

“hahaha.. benar-benar hebat keponakan om ini !”, puji om ku.

“bukan aku yang hebat tapi asisten om yang mudah di kelabuhi !” jawabku dengan melirik mbak lina.

“kayaknya om perlu cari asisten baru deh !’, sindiran om kepada mbak lina

Terlihat muka pucat pasi yang di tunjukan mbak lina saat ini, kemudian om pun mengajakku ke dalam dengan di ikuti oleh mbak lina, kita di bawa menuju ruangan kerja om teguh, di dalam ruangan itu sekarang hanya ada Om, aku dan mbak lina.

“ceritakan dulu bagaimana caramu mengelabuhi herlina ?”, tanya om ku.

“setiap kali mbak lina ketemuan pasti di antar oleh supir, lalu aku merencanakan untuk memisahkan supir itu dengan mbak lina dengan cara mengajak dia nonton, lalu aku suruh teman baikku untuk mengikuti supir itu untuk mengetahui kemana dia akan pergi !”, tuturku.

“ehmm.. ok, terus ?”, tanya om ku lagi.

“setelah mengetahui kalau supir itu mengarah kerumah ini, temanku mengirimkan alamat rumah ini kepadaku via BBM. di sisi lain aku mencoba mendapatkan nomor om dengan memancing mbak lina supaya menelepon om, dengan sedikit tipu-tipu aku bisa mendapatkan nomor om dari handphone mbak lina. yaa seperti itulah !”. penjelasanku kepada om dan mbak lina.

“hahaha.. lin sepertinya kamu udah masuk perangkapnya !”, tawa om menggelegar di ruang itu.

“aku sudah peringatkan kepadanya untuk hati-hati dengan akal bulusmu, tapi masih aja bisa masuk perangkapmu !”, tutur om kepadaku.

“terus sekarang apa tujuanmu menemui om ?”, tanya om kepadaku.

“ingin interogasi om, hahaha… !”, ucapku dengan canda.

“Wow… baru kali ini om di interogasi, ok silakan !”, ucap om ku.

Interogasi pun di mulai…

“apa benar tentang isi surat yang om tulis itu !?”, tanyaku.

“tentang ulah papaku yang menghancurkan saingan bisnis itu ?”, tanyaku lagi.

“benar.. semuanya benar, sama seperti yang om tulis !”, tegas jawab om ku.

“sekarang bagaimana dengan perusahaan dan keluarga itu, apa mungkin mereka menuntut balas !”, tanyaku.

“aku kurang tau tentang bagaimana keadaan mereka, tapi aku hanya ingin kau melupakan masalah itu, biarlah papamu saja yang menanggung perbuatannya !”, jawab om ku dengan nada mengalihkan perhatianku.

“tentang diriku memang benar aku sengaja di jauhkan dari mamaku dan keluarganya karena papa telah kalah dalam hak asuh anaknya. tapi kejadian yang menimpa rumah tangga papa hampir sama dengan kejadian yang terjadi di rumah tangga om !”, paparku.

“nathael.. aku hanya ingin kau menjaga keluarga kecil om dan mencari tau tentang perubahan rina anak om, itu saja yang harus kau lakukan !”, pinta om kepadaku.

“tenang saja aku akan melakukannya.. lalu tentang papaku yang melakukan hal itu kepada tante, apa itu memang benar-benar adanya ?”, tanyaku kepada om teguh.

“yaa.. itu benar, saat mendengar kau akan di titipan ke rumah om, tantemu sangat menolaknya dan tidak mau menerima kedatanganmu, oleh karena itu sifatnya sangat acuh kepadamu !”, papar om teguh.

“apa karena itu hubungan om dan tante jadi renggang… apa om tidak mencurigai kalau tante telah lama melakukan perselingkuhan ?”, tanyaku lagi.

“sebelum kau datang hubungan ku dengan tantemu sudah buruk… ada kecurigaan tapi aku mencoba untuk selalu percaya kepadanya !”, jelas om ku.

“sejak kapan kecurigaan om terhadap perselingkuhan tante ?”, tanyaku lagi.

“aku tidak tau pastinya, mungkin sekitar setengah tahunan !”, jawab om dengan ekspresi mengingat-ingat.

“ehmm.. tentang om yang memiliki pangkat tinggi di kepolisian, kenapa tidak ada pengawal pribadi yang mengawal om dan juga pengawal yang menjaga kediaman om atau keluarga om ?”, tanyaku.

“aku tau kau akan mencurigai hal ini.. tantemu menolak semua fasilitas keamanan yang diberikan oleh negara kepada om karena alasan terlalu berlebihan dan mempengaruhi ruang geraknya, akhirnya om menempatkan pengawal-pengawal itu di rumah dinas om, disanalah om banyak menghabiskan waktu om dengan di temani oleh herlina !”, ungkap om.

“lalu tentang surat keterangan aborsi itu, apa om tidak melakukan sedikit pun tindakan untuk mencari tau tentang kebenarannya ?”, tanyaku lagi.

“setiap kali menanyakannya, tantemu terlihat sangat tertekan dan sengaja menutupinya. dia hanya bilang, ini semua demi kebaikan kita semua !”, jawab om ku.

“apa om tau alasan kenapa kak rina memilih meninggalakan rumah dan tiba-tiba saja dia kembali lagi ?”, tanyaku serius.

“sepertinya dia jenuh dengan keadaan keluarga yg tidak harmonis, mungkin dia ingin mencari suasana baru. tentang

kenapa dia kembali aku tidak tau pasti tapi dia pernah bilang bahwa dia kuatir dengan mamanya !”, jelasnya.

“siapa yang membawa mbak puji untuk bekerja di rumah om ?”, tanyaku lagi.

“rina, mungkin ada sekitar setahun belakangan ini dia bekerja di rumah om !”, jawab om ku.

“ok, satu lagi.. ada hubungan apa om dengan wanita di sampingku ini ?”, tanyaku dengan melirik mbak lina.

“hahaha… kau mencurigainya juga yaa !”, ucap om ku dengan tertawa terbahak-bahak.

“kita sedang membicarakan rahasia penting dan sebuah aib keluarga kita, tapi entah kenapa om membiarkan dia disini untuk mendengarkan semua pembicaraan ini, tentu saja hal ini sangat mencurigakan bagiku ??”, penjelasanku.

“pengamatan yang bagus nathael… dia adalah Herlina Pramudya, kedua orang tuanya adalah pembantu rumah tangga di rumah kami sebelum kedatangan mbak puji, mereka adalah orang yang sangat setia kepada keluarga om dan bisa di percaya, sudah lama sekali mereka mengabdi kepada om bahkan sebelum rina lahir, aku menolong Herlina untuk bisa masuk menjadi anggota kepolisian supaya bisa membantu perekonomian keluarganya dan menjadi kebanggaan kedua orang tuanya !”, tutur om teguh.

“kenapa mereka di gantikan dengan mbak puji ?”, tanyaku lagi.

“semua salah om.. setahun yang lalu om menyuruh mereka untuk masuk kedalam kehidupan rina dengan maksud mencari tau tentang perubahaan sifatnya, mengetahui hal tersebut rina sangat marah terhadap om dan mengusir kedua orang tua herlina dari rumah itu. untuk mempertanggung jawabkan kesalahan om, om menyewakan mereka sebuah rumah di sudut kota ini dan memberikan pekerjaan sebagai tukang kebun di kantor om !”, penjelasan om.

“berarti selama dalam masa tugas om itu, tante di temani oleh orang tua mbak lina. lalu kenapa om tidak tanya tentang surat keterangan aborsi itu kepada mereka ?”, jawabku lagi.

“sudah mereka hanya menjawab tidak tau apa-apa karena selama om pergi, tante juga pergi ke Yogyakarta dengan alasan ingin melahirkan dikampung halamannya. satu minggu sebelum om pulang ke jakarta tantemu juga pulang ke rumah. dan hal ini di tutupi oleh tantemu bahkan tantemu menyuruh orang tua lina tutup mulut !”, papar om ku.

Pembicaraan kami sangat menegangkan sehingga suasana ruang itu terasa dipenuhi oleh sesak emosi kita bertiga, dan om pun mencoba untuk mencairkan suasana dengan candaannya.

“hi bro.. cewek di sebelahmu cantik gak ?”, tanya om kepadaku sembari melirik ke mbak lina.

“cantik tapi bawel !”, jawabku santai.

“suka gak ama dia ?”, tanya om dengan nada menggodaku.

“kalau gak lemot, mungkin aku suka !”, jawabku dengan mengejek mbak lina.

hahaha… aku dan om tertawa setelah puas menyindir mbak lina, terlihat muka mbak lina yang memerah karena menahan malu, dan dia pun berucap.

“puas banget yaa.. !”, ucapannya dengan sangat cuek.

“terus apa rencanamu setelah mengetahui semua informasi dari om ?”, tanya om teguh.

“ehmm.. belum terpikirkan, tapi aku akan memaparkan semua kecurigaanku !”, ucapku.

Pertama : tentang surat keterangan keguguran, 60% aku menyimpulkan bahwa tante dengan sengaja membuat surat keterangan itu untuk mengelabuhi papaku, dengan sifat papaku yang menghalalkan segala bisa jadi dia mengancam tante untuk menggugurkan kandungannya. tante tidak ingin menggugurkan kandungan itu karena melihat semua pengorbanan om terhadapnya, jika hal ini benar maka kak rina adalah saudara tiriku.

“tapi bagaimana dengan alasan dia yang pergi ke Yogyakarta ?”, tanya om ku.

“hanya kedok untuk mengelabuhi papaku, karena kesibukan papa yang padat pasti dia memanfaatkan orang tua herlina untuk mengetahui keadaan tante, dalam hal ini kita membicarakan kandungannya, oleh karena itu dia memutuskan pergi ke kampung halaman supaya dia bisa melahirkan anaknya tanpa terpantau oleh papaku !”, jelasku.

Kedua : ada kemungkinan bahwa kak rina sengaja mencari-cari kesalahan kedua orang tua mbak lina untuk di gantikan dengan mbak puji. kalau dilihat dari jasa-jasa mereka yang telah lama mengabdi terhadap keluarga om dan tentu saja kepada kak rina sendiri, apa mungkin hanya dengan satu kesalahan saja bisa membuat kak rina menghilangkan semua kebaikan yang telah mereka berikan kepada dirinya dan keluarganya, mengingat kesalahan itu sangat lah wajar dilakukan.

Ketiga : tentang perselingkuhan tante, dengan karakteristik tante yang sangat tegas dan perfeksionis dan seorang wanita karir dengan kesibukan yang padat, lalau aku coba gabungkan dengan latar belakangnya yang hanya seorang penjaga kantin, dan bisa masuk ke dalam keluarga besar kita dan sekarang dia ambil bagian dalam pengurusan perusahaan keluarga yang berada di jakarta, di samping itu perasaannya terhadap om sendiri. hanya 95% kemungkinan tante untuk selingkuh, tapi masih ada 5% yaitu dengan memanfaatkan dan menghasutnya dengan menggunakan masa lalu tante yang kelam dan hina, yaitu saat dia dihamili oleh papaku. hal ini bisa meruntuhkan semua pendiriannya dan membakar lagi dendam yang telah padam terhadap papaku. jika pria itu bisa menjadi selingkuhan tante berarti besar kemungkinan dia juga tau akan aib keluarga kita ini.

“Tunggu.. masih ada lagi !”, ucapku dalam hati

“Keempat : tentang perubahaan sifat kak rina, jika pacar kak rina dan selingkuhan tante adalah orang yang sama berarti dia adalah otak dibalik semua ini, dia yang telah menghasut kak rina dan tante untuk melakukan semua perintahnya. tentang siapa dia dan apa tujuan dia melakukan semua ini masih menimbulkan tanda tanya besar di kepalaku, informasi yang aku dapatkan juga sangat minim sekali, bagaimana aku bisa meneruskan penyelidikanku jika orang yang aku selidiki sudah meninggal. sepertinya untuk masalah pria itu sudah terselesaikan, sepertinya !.” analisaku dalam hati.

“ohh yaa… apa om benar-benar membunuh pria itu ?”, tanyaku dengan tatapan tajam.

“iya.. !”, jawab om ku dengan ekspresi terkejut dan gugup.

“biasa aja kali tampangnya… aku cuma gak percaya aja, om teguh yang sabar dan bijak bisa membunuh seseorang !”, ujarku ke om teguh dengan candaan.

Dengan ekspresi yang sangat serius om mencoba menyakinkanku akan tugasku.

“nathael.. dengarkan om, tugasmu hanyalah menjaga tante dan rina, serta mencari tau hal apa yang terjadi dibalik perubahan rina !”, ucapannya sangat serius.

“dan tidak untuk hal lainnya…, jangan pernah melakukan tindakan bodoh !” paparnya lagi.

“hahaha… santai om, aku juga tau dimana batas yang tidak boleh aku lewati !”, ucapku menyakinkan.

Jika semua analisaku benar, maka ada musuh terselubung di dalam keluarga ini yang sengaja di manfaatkan untuk memperkeruh keadaan di rumah ini, tentang siapa dia aku masih belum bisa memastikannya tapi besar kemungkinan adalah dirinya !

Dirinya sengaja di masukan kedalam keluarga ini untuk memperlancar misinya, jika di tarik garis lurus berarti dirinya ada kaitannya dengan pria yang di bunuh Om teguh.

Bersambung

END – Family Super Konyol Part 25 | Family Super Konyol Part 25 – END

(Family Super Konyol Part 24)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Part 26)