Family Super Konyol Part 21

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Tamat

Family Super Konyol Part 21

Start Family Super Konyol Part 21 | Family Super Konyol Part 21 Start

Part XXI : Rahasia Test Pack

Minggu pagi ini aku benar-benar dibuat mabuk kepayang dengan memikirkan semua kejadian kemarin sore di kolam renang itu, tak kusangka aku bisa menikmati tubuh tanteku yang sudah lama aku idam-idamkan, tak terbantahkan lagi bahwa permainan tanteku sangat luar biasa dan liar sekali, dia seperti bintang porno dengan jam terbang yang sangat tinggi, andai aku tidak memakai obat kuat itu aku pasti tidak akan mampu meladeni nafsunya.

Kupandangi sisa obat kuat yang masih tersisa setengah, aku berpikir akan kugunakan lagi obat kuat ini kepada tanteku, aku harus mencari cara mendekatinya lagi dan aku harus membuat bahwa tante lah membutuhkan diriku, dengan nafsu dan gairah sex sebesar itu pasti, dia ingin mendapat penyaluran dan orang yang biasa meladeni nafsu birahi tante sudah tidak ada, hanya tersisa aku seorang dan aku harus bisa memanfaatkan posisiku ini, sebelum tante tergoda oleh pria lain.

Kejadian sabtu kemarin sebenarnya di luar rencanaku, seharusnya obat ini aku pakai di hari minggu ini, aku harus mensetting ruangan dan ku rekam adegan itu secara diam-diam tanpa sepengetahuannya. tapi apa dikata nafsuku mengendalikan otakku sehingga tidak bisa berpikir normal. setelah insiden di kolam renang itu aku belum bertemu lagi dengan tante rahma, aku seharian kemarin malas keluar kamar.

Terdengar suara langkah kaki sedang menuruni tangga utama dan menuju ke kamarku, aku pun langsung menyembunyikan sisa obat kuat yang sedang ku pandangi.

“nath.. sibuk gak nih hari “, ucap seorang wanita yang ternyata adalah kak rina.

“ga juga.. paling keluar ngegame kalau bosen di rumah !”, jawabku.

“buruan mandi sana, terus ikut kakak.. !”, cetusnya dengan santai.

“kemana !?”, tanyaku.

“nongkrong aja di caffe sambil ngobrol-ngobrol, ada yang perlu kakak omongin !”, jawabnya.

Aku pun bergegas menyiapkan pakaian dan menuju kamar mandi,

“ehh.. kakak numpang ngerokok di kamar yaa, ga bisa ngerokok di rumah ini takutk ketauan mama !”, cetusnya lagi.

Kak rina memang sangat cantik wajahnya igo dan bibirnya terbilang seksi, putih kulitnya dan sangat mulus, tanpa make up saja udah cantik banget apa lagi kalau gunain make up. kini dia sedang tiduran di atas ranjangku dan menghisap rokoknya, dengan gestur tangan kiri sebagai bantalan kepalanya dan tangan kanan memegang rokok dia rebahkan tubuhnya di atas ranjang dan kedua kakinya pun bersilang dengan kaki kanan berada di atas kaki kirinya.

Busana dress terusan warna hijau dengan panjang di atas lutut dikit, dan panjang lengan yang hanya sebahunya dia terlihat sangat seksi sekali, dan saat pandanganku tertuju pada ketiak kirinya yang sangat mulus dan bersih tanpa adanya bulu-bulu, membuat berfantasi akan kemolekan tubuhnya.

Pikiran tak karuan ini benar-benar merusak otakku, aku pun memalingkan mataku dari kak rina dan secepatnya menuju ke kamar mandi.

“kamarmu baunya lelaki banget.. !”, celetuknya.

“ehm.. iye !”, ucapku sinis.

“jangan lama-lama.. !”, ujarnya lagi.

Terlalu berbahaya membiarkan kak rina berada di dalam kamarku, aku takut kalau dia geledah-geledah dan bisa-bisa dia menemukan buku diary ku yang aku sembunyikan di balik dinding lemariku, aku pun mandi dengan sangat cepat lalu membilasnya dengan handuk dan segera mengganti bajuku saat keluar kamar mandi pun aku sudah rapi, hanya perlu menyisir rambut dan memakai parfum saja.

“dah yuk.. !”, ucapku dengan menyisir rambutku.

Kak rina pun bangun dari tidurnya dan menuju kamar mandi untuk membuang putung rokoknya, lalu dia melangkah keluar dari kamarku untuk menuju ke garasi mobil, aku pun mengikutinya dari belakang.

“kamu yang nyetir nath.. !”, katanya dengan menyodorkan kunci mobil ke arahku.

“aku ga bisa bawa mobil.. !”, jawabku ketus.

“belajarlah.. !”, sautnya lagi.

Kita berdua masuk ke dalam mobil berangkat menuju ke caffe yang dulu pernah kita datangi di daerah senayan city. singkat cerita kita sudah sampai di caffe dan memesan makanan dan minuman.

“wedang ronde lagi kamu nath.. !”, ucapnya dengan senyum simpul.

“teh hangat aja ama roti bakar keju.. !”, tuturku.

“teh hangat satu, roti bakar kejunya 2, green tea 1 !”, pesannya ke pelayan.

“ehh… wedang ronde 1 yaa !”, sautnya lagi kepada pelayan.

“penasaran yaa.. “, tanyaku ke kak rina.

“iye.. dah lama gak minum wedang ronde !”, jelasnya.

Seperti biasa sambil menunggu pesanan kak rina pun merokok lagi, dan aku pun juga mengikuti dia merokok dengan mengambil rokok miliknya, aku pun membuka obrolan dengan menanyakan maksud kak rina mengajakku ke caffe.

“mau ngomong apa ?’, tanyaku santai.

“ceritain ke kakak apa aja yg kamu ketahui di rumah, selama kamu disana ?”, tanyanya balik.

“tante selingkuh, om jarang pulang, mending tanya ke mbak puji yang tiap harinya di rumah, dia juga lebih tau dari pada aku !”, jawabku.

“ada yang memasang kamera di kamar kakak, menurutmu ulah siapa ?”, tanyanya lagi.

“tante.. dia pernah bilang kepadaku tentang hal itu, bahkan kamarku pun di pasangi kamera !?”, jelasku.

Tidak ada salahnya membuka semua ini kepada kak rina, aku ingin membangun rasa curiganya kepada tante dengan begini dia akan bisa membantuku untuk menyudutkan tante rahma, sifat dasar manusia bila tersudut adalah berusaha untuk meloloskan diri, dan aku akan berpura-pura mengulurkan tanganku memberinya pertolongan, tante pasti akan mau menerimanya dan saat seperti itulah aku akan menjebaknya untuk keuntunganku.

“cuma itu yang mau di omongin !”, tanyaku.

“mamaku hamil, sudah 2 atau 3 bulan !”, jelasnya singkat dengan memotong pembicaraanku

Sialan prediksiku salah, aku berpikir bahwa test pack itu kepunyaan kak rina dan kekasihnya lah yang melakukan itu, aku akan mencari tau lebih dalam.

“apa om teguh sudah tau tentang ini !”, tanyaku dengan nada kaget.

“itu anak dari selingkuhannya yang telah di bunuh papa !”, jawabnya dgn cepat.

“berarti kak rinn.. !”, ucapku tak percaya.

“yaa benar !”, ucapnya dengan memotong perkataanku.

“aku sudah mengetahui perselingkuhan mamaku dengan pacarku sudah lama, bahkan aku masih menjalin hubungan dengannya sehari sebelum dia meninggal !”, tuturnya lagi.

“aku pulang ke rumah untuk memastikan mamaku tidak menggugurkan kandungannya !”, jelasnya lagi.

“karena anak itu tidak bersalah !”, lanjutnya.

Apa-apaan ini.. apa semua ini benar adanya, berarti kemarin aku sedang melakukan hubungan sexual dengan tante yang sedang mengandung, lalu kenapa bentuk perutnya tidak mengalami perubahan padahal sudah hampir memasuki usia 3 bulan.

“lalu apa tante mengetahui kalau kak rina juga kekasih dari selingkuhannya !”, tanyaku.

“sepertinya, mama gak tau !”, jelasnya singkat.

“terus gimana dengan kandungan tante kalau sampai om teguh tau !?”, tanyaku penasaran.

“mama sudah menggugurkannya 3 minggu yang lalu !”, jawabnya.

Keluarga macam apa ini.. ! tapi untunglah, bajingan itu sudah mati !

Bersambung

END – Family Super Konyol Part 21 | Family Super Konyol Part 21 – END

(Family Super Konyol Part 20)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Part 22)