Family Super Konyol Part 17

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21Part 22Part 23Part 24
Part 25Part 26Part 27Part 28Part 29Part 30Tamat

Family Super Konyol Part 17

Start Family Super Konyol Part 17 | Family Super Konyol Part 17 Start

Part XVII : Rencana Pembunuhan

Satu minggu telah berlalu, semua pengintaianku terhadap tante rahma dan selingkuhannya telah usai, dan sekarang adalah waktunya menjalankan rencanaku untuk pembalasan dendamku terhadap kalian, aku sangat yakin kali ini rencanaku akan berjalan dengan lancar tanpa ada 1%pun kegagalan, yaa.. aku sudah mengkonsepnya dengan matang, tak ada celah untuk meloloskan diri, tak ada celah untuk melakukan perlawanan, dan tidak akan ada 1 bukti pun yang akan tertinggal. semua kejadian ini akan terlihat bersih dan natural tanpa ada yang menaruh 1 kecurigaan pun terhadap diriku, walaupun aku adalah dalang dari semua ini.

Minggu pagi Pukul 07:30,

Aku memasukan agnes kedalam rumahku secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang rumah, dan seperti biasa suasana rumah begitu sunyi dan sepi. sedangkan Om teguh tidak pulang sejak kemarin dengan alasan ada tugas keluar kota dan akan pulang sore nanti lalu kak rina sepertinya sedang bersiap untuk pergi.

Dan salah satu targetku belum keluar dari kamarnya dari tadi karena dia sedang bermalas-malasan di kamar tidurnya, aku memanfaatkan mbak puji yang setiap pagi mengirimkan susu kedalam kamar tante, untuk mendapatkan informasi tentang aktifitas tante di dalam kamar, kalau informasi yang kelihatannya sepele maka dia akan jujur kepadaku tapi tidak sebaliknya, informasi yang sangat penting justru dia sembunyikan dariku seakan ancamanku tak berarti apa-apa baginya. apa perlu aku perkosa lagi dia untuk mengaku, hahahaha…. untuk saat ini tidak perlu karena sebentar lagi aku akan mendapatkan yang lebih baik !.

Agnes yang sekarang santai-santai di dalam kamarku pun tak lupa aku ingatkan dan ku briefing lagi untuk menjalankan tugasnya secara hati-hati dan tidak melakukan kesalahan sedikit pun, karena agnes adalah kunci dari rencana ini dan hanya dia sajalah saksi sekaligus barang bukti dalam rencana ini. barang bukti merupakan suatu benda mati yang di gunakan untuk menguatkan asas praduga terhadap tertuduh tapi bagaimana bila barang bukti itu seorang manusia tentu saja kalian tidak akan mungkin bisa menemukannya, apalagi dia orang yang tidak kalian kenal. tapi sebelum itu aku sudah menghalangi sebagian pandangan camera tante yang berada di kamarku, yaa kamera itu sangat kecil dan terletak di celah-celah jam dinding yang berada tepat di atas pintu masuk kamarku, aku pun memerintahkan agnes untuk tidak melewati batas jangkauan camera.

“nathan.. jadi ikut kakak gak ?!”, teriak kak rina.

“iya bentar kak.. !”, sautku dengan bergegas keluar dari kamar menuju ke arah kak rina.

“kak lewat belakang aja sekalian aku mau pesenin mbak puji sesuatu !?”, ucapku.

Kita pun berjalan menuju garasi dengan melewati jalan belakang yang searah dengan kamar mbak puji. dan sesampainya dari di depan kamar mbak puji aku pun mengetuk pintunya supaya dia keluar, mbak puji pun membuka pintunya lalu aku pun menyampaikan pesanku.

“mbak, nanti pukul 09:00 kalau aku belum pulang tolong angkat adonan kue yang aku di dalam oven, suhunya sengaja aku buat rendah biar adonannya mengembang dengan sempurna !”, pintaku.

“baik mas.. !”, jawabnya.

Yang aku butuhkan darinya hanya 2 hal yaitu pertama, memastikan dia melihatku keluar rumah dengan kak rina dan yang kedua menyuruhnya keluar kamar pada waktu yang telah kurancang tanpa menimbulkan sedikitpun kecurigaan.

Minggu pagi Pukul 08:30,

“ada langkah kaki turun dari tangga menuju ke arah kamar pembokat lu, dan dia tanya dimana lu ama kakak lu, terus di jawab ama pembokat lu kalau mereka berdua sedang keluar bareng”, BBM agnes kepadaku.

Hal ini akan memicu pemikiran tante bahwa dirumah sedang tidak ada orang, maka kesempatan baginya untuk memasukan selingkuhannya kedalam rumah, apalagi dia tau kalau anaknya rina berpamitan akan pergi tempat temannya di bekasi dan akan pulang sore. aku sengaja membangun asumsi bahwa aku sedang tidak berada dirumah.

Dan benar saja 10 menit kemudian BBM ku kembali berbunyi.

“ada suara mobil datang dan parkir di garasi rumah lu, lalu ada suara kaki dari arah dapur dan kemudian pintu depan rumah lu terbuka”, pesan BBM dari agnes kepadaku.

“gue denger suara lelaki dan cewek sedang bercanda mesra, terdengar panggilan sayang beberapa kali baik dari lelaki maupun perempuan, sepertinya itu tante lu ama selingkuhannya deh”, pesan BBM agnes pun berlanjut.

“sepertinya mereka sedang menaiki tangga”, tulisnya lagi.

Tante dan pria itu menuju menuju ke kamar tante di lantai atas.

Minggu pagi Pukul 09:00,

Mbak puji keluar dari kamarnya menuju dapur untuk menjalankan perintahku yaitu mengambil adonan kue yang aku masukan ke dalam oven. Agnes hanya memiliki waktu sekitar 2-3 menit untuk masuk ke dalam kamar mbak puji dan menaruh obat bius kedalam minumannya dan kembali lagi kekamarku tanpa terpantau kamera tersembunyi yang di pasang oleh tanteku. sebelumnya aku sudah mengetahui semua letak camera yang tanteku pasang dan total keseluruhan ada 12 camera, aku sudah menunjukan kepada agnes rute-rute mana saja yang harus dia lalui supaya tidak terpantau kamera tanteku.

Rutinitas yang wajib dilakukan mbak puji pada hari minggu pukul 10:00 membersihkan kolam renang yang berada di sudut lain rumah ini, dan jalan dari kamar mbak puji ke arah kolam renang itu hanya ada yaitu lewat depan kamarku atau lewat kolam ikan ada di belakang jendela kamarku. dengan kata lain agnes hanya perlu memastikan apakah mbak puji melewati salah satu dari ke dua jalan tersebut atau tidak sama sekali, jika tidak ada aktifitas dari mbak puji pada sekitar pukul 10:30 maka kemungkinan besar mbak puji telah terlelap karena obat bius itu.

Minggu siang Pukul 09:20,

“ada suara langkah kaki menuruni tangga dengan cepat menuju garasi mobil lalu balik lagi dan terdengar suara kulkas tertutup cukup keras, dan dengan langkah cepat seperti berlari menaiki tangga”, pesan BBM agnes.

Tepat sekali, itu adalah tanteku dia dengan sengaja menyimpan lingerie atau busana cosplaynya di dalam mobilnya supaya tidak ketahuan oleh om, dan saat di butuhkan dia akan mengambilnya dan setelah selesai dia akan taruh lagi di mobilnya.

Beberapa saat kemudian agnes kembali BBM dan bilang,

“buah pisang, apel dan jeruk di dalam kulkas tidak ada, dan kue yang kau buat juga telah terpotong separuh”, tulis pesannya.

Bagus sekali tepat sasaran, ada 3 buah pisang, 2 buah apel dan 2 buah jeruk yang tertata rapi di dalam piring besar dan di letakkan terpisah dan tersendiri di dalam kulkas. mbak puji telah menyiapkannya tadi pagi dan hal ini hanya berlaku saat selingkuhan tante akan datang kerumah, mungkin untuk hidangan penutup setelah melepaskan nafsu bercintanya. tapi sangat di sayakan, aku telah menyuntikan obat bius ke dalam buah-buahan itu 2 buah pisang, 1 jeruk, 1 apel telah terkontaminasi oleh obat bius. aku pun telah menata ulang letak buah tersebut, dimana buah yang ada obat bius aku taruh di bagian terluar dari tatanan letakku sehingga kemungkinan besar buah yang di ambil pertama kali ada buah yang sudah terkontaminasi obat bius.

Minggu siang Pukul 10:30,

“teler kali tuh pembokat, dia ga keluar-keluar dari kamarnya”, pesan BBM agnes kepadaku.

“ok, thanks… sekarang lu boleh keluar dari rumah itu dan kita ketemuan di tempat biasanya”, balasku dalam pesan singkat BBM.

Minggu siang Pukul 12:20,

Aku bertemu agnes di tempat yang telah di sepakati yaitu tempat kita biasa bermain game online.

“ehh… sory telat nes, dah lama nunggu yaa ?”, tanyaku dengan senyuman.

“ga biasanya lu telat.. !”, ucapnya.

“ohh iya gimana nes… lancarkan semuanya !”, tanyaku.

“sesuai dengan apa yg lu perintahin, beres bos !”, ucapnya.

Nice.. semua berjalan lancar, kini saatnya aku beraksi untuk mengakhiri hidupmu.

“emang lu serius mau mati’in dia ??”, tanya agnes.

“bisa ku pastikan dia akan mati hari ini, tapi bukan aku yang akan membunuhnya !”, ucapku.

“lah terus siapa ??”, tanya agnes lagi.

“lihat aja nanti !”, jawabku.

Aku pun pergi meninggalkan agnes menuju ke rumahku.

Bersambung

END – Family Super Konyol Part 17 | Family Super Konyol Part 17 – END

(Family Super Konyol Part 16)Sebelumnya |Bersambung(Family Super Konyol Part 18)