Berbagi Kenikmatan Dengan Mertua Part 2

Part 1Part 2Part 3Tamat 

Cerita Sex Dewasa Berbagi Kenikmatan Dengan Mertua Part 2 – BanyakCerita99 – Cerita Sex Dewasa Bersambung – Cerita Sex Terbaru – Cerita Dewasa Terbaru – Cerita Bersambung

Cerita Sebelumnya : Berbagi Kenikmatan Dengan Mertua Part 1

Saat akhir pekan, Lia memutuskan untuk pergi bersama teman teman nya. Biasa. Ngerumpi. Surya cuek saja, toh teman nya wanita semua. Apa yang bisa terjadi? Alhasil, Surya yang kebetulan juga sedang tidak jaga toko karena sudah ada yang ngurus, dia memutuskan untuk mengajak ibu mertua tersayang jalan jalan dan belanja.

Jackpot! Ibu mertua Surya yang lama tidak merasakan kehangatan pria (muda), tentu saja mau.

Dan pergilah Surya dan ibu mertua nya jalan jalan ke mall. Namanya wanita dan seperti kebanyakan wanita, mata mereka gatal saat melihat tas bagus, sepatu bagus, baju bagus dsb. Untung saja mertua Surya tidak suka morotin duit menantu nya. Gengsi lah.

Dah status lady boss tapi ngemis sama menantu. Muka beton itu namanya. Surya ya tetap Surya. Dia rela saja menggelontorkan uang dia demi mertua tersayang .

J: duh nak. Makasih ya. Mama sudah dibeliin tas baru sama sepatu baru.

S: ah gak masalah ma. Mama kan dah kayak mama aku sendiri. Hitung hitung buat mertua sama istri senang. Aku mah rela lakukan apa saja.

J: duh. Mama senang dapat menantu macam kamu, Sur. Makan yuk, nak. Mama lapar.

S: yuk ma. Mari.

Dan mereka pun makan di restoran barat yang lumayan mahal dan mewah. Saat makan, mereka bertingkah layaknya sepasang kekasih. Sesekali Surya menyuapi ibu mertua nya dan ibu mertua nya juga sama saja.

Saat makan bersama sudah mau selesai, Surya menggenggam tangan ibu mertua nya dan mencium nya. Reaksi ibu kandung Lia? Jangan ditanya. Mukanya merah merona malu malu.

Mereka berdua kembali berjalan dan Surya tanpa tahu menggenggam tangan ibu mertua nya yang tentu saja disambut hangat oleh sang mertua. Banyak yang mengira mereka sepasang kekasih karena ya.. ibu mertua nya masih cantik dan tubuh nya juga masih enak dilihat dan dipegang. Beberapa pria di mall banyak yang melirik lirik mertua Surya.

Surya cuek saja dah dia sendiri merasa beruntung memiliki istri dan mertua yang lebih mirip kakak adik kembar. Edan kali ya. Peduli amat. Setelah berjalan dari mall, mereka pulang ke rumah dan Lia? Masih haha hihi sama teman teman nya. Harap maklum saja.

Kalau dah punya tuyul mah masa masa itu semua tinggal kenangan. Waktu sudah menunjukkan pukul 5.30 sore dan Lia memberi kabar kalau dia akan pulang agak malam sehingga tidak ikut makan malam.

Surya dan mertua kini hanya berdua di rumah dan setelah mertua Surya mandi, dia sengaja memakai kaos putih tanpa bra dan celana agak pendek. Surya berlagak bego tak berbuat apa apa selain menelan ludah.

Ibu mertua kesayangan itu kini sedang memasak makan malam dan saat Jessica sedang memotong daging (bukan belah duren), Surya yang sudah tak tahan itu memeluk ibu mertua nya dari belakang dan mencium lehernya.

“Aduh Surya, menantu ku sayang. Kamu mirip kayak suami mama waktu masih ada. Tiap x mama masak, selalu saja dipeluk dari belakang sama si papa. Mama senang sekali. Ada kamu, rasanya seperti masa masa sama suami mama. Kalau saja kamu tahu, betapa sayangnya mama sama kamu, Sur.” Kata ibu mertua nya dengan lembut.

“Aku juga sayang sama mama. Aku kangen sama mama aku. Jadi sekarang aku sudah ada mama baru. Heheh. Aku cium dulu ya ma. Muach” kata Surya sambil mencium pipi mertua nya.

Jessica tersenyum malu seperti anak abg yang baru dicium lelaki pertama x. Jessica alias mertua Surya berhenti memotong sayur dan tangan dia yang lembut itu membelai wajah Surya yang masih memeluk ibu mertuanya dari belakang.

“Sayang. Mama masak dulu ya. Nanti kita berdua makan malam saja ya. Lia masih sama teman teman nya tuh. Biasa. Main pukul bantal di kamar temen nya. Berlima. Temen dari sma. Masih gadis semua kecuali Lia.” Kata sang ibu mertua.

“Ok ma. Beres ma. Nanti aku siapkan meja nya ya.” Kata Surya dengan semangat.

Dengan semangat tinggi, Surya menyiapkan semua perlengkapan makan dari piring dsb. Dia juga membersihkan meja makan tersebut sampai berkilauan. Setelah itu, Surya pergi mandi sambil menunggu makanan siap.

Setelah mandi, Surya masih berbalut handuk ke kamar untuk berpakaian. Dia tak mengira kalau makanan sudah siap. Jessica dengan sabar menunggu Surya di meja makan tapi Surya tak kunjung keluar.

Tak sabar, Jessica menyusul ke kamar dan dia lupa mengetuk pintu. Alhasil, yang dia lihat adalah Surya sedang telanjang bulat membaca hp nya. Sang ibu mertua terkejut. Surya? Sama lah. Kaget juga dia. Jessica bukannya kabur malahan diam terpukau melihat ukuran penis Surya. Surya menutup penis nya tapi mertua nya malah mendekat sambil tersenyum.

“Sayang. Jangan malu malu. Kan dah kayak mama sendiri. Punya kamu besar. Lagian tadi mama sudah lihat semua nya kok. Tangannya singkirkan dong. Tadi katanya sayang sama mama. Yuk buka. Mama lihat dulu.” Kata Jessica sambil tersenyum genit.

“Eh ma. Malu lah ma. Punya aku gak gimana besar ma. Aku pakai baju dulu ya ma.” Kata Surya malu malu.

“Sudah gpp. Katanya sayang mama. Sayang kan sama mama. Yuk kasih mama lihat. Kayaknya lebih besar dari punya papa deh.” Bujuk ibu mertua nya yang sangat gatel itu. Alhasil, Surya membuka kedua tangannya dan mempersembahkan penis nya yang selalu membuat anak perempuan si ibu mertua mendesah tiap malam sampai berteriak.

“Nah gitu dong, sayang. Wah besar. Punya papa saja gak besar kayak gitu. Mama suka nih yang besar besar*. Sudah disunat. Bersih. Tapi lain kali dicukur ya. Nah nanti setelah makan bareng, mama cukur. Ok sayang.?” Goda sang mertua.

*Perempuan mana yang gak suka, bu.

“Ok ma. A… Aku lakukan aja asal mama bahagia.” Jawab Surya malu malu.

Alhasil mereka makan malam bersama. Surya memang sudah memasang lampu eh lilin di atas meja makan agar terkesan seperti candlelight dinner dan lagi lagi ibu mertua kembali bernostalgia.

“Nak. Waktu mama dikamar eh dilamar sama di papa saat mama masih gadis, acaranya juga kayak gini loh. Ada lilin dan romantis. Duh kamu tahu gak nak, muka kamu mirip sama si papa waktu muda. Mama rasanya kayak sedang jatuh cinta lagi.” Rayu mertua Surya yang tampaknya sudah sangat terangsang.

“Wah. Si papa saat itu pasti romantis banget. Mama kayaknya sangat sayang sama si papa ya? Lia bilang kalau mama tidak mau menikah lagi meski saat itu mama masih muda.” Puji Surya.

Mereka berdua menyantap makan malam mereka sambil bercanda dan ngobrol layaknya sepasang kekasih. Setelah makan malam, Surya mau mencuci piring tapi Jessica melarang nya. “Biar Lia aja. Hehehe.” Kata Jessica.

Surya tersenyum dan mengecup pipi ibu mertua nya. “Mama pengertian. Cantik sekali mama malam ini. Rambut model gini nih yang aku suka. Dijepit pakai jepit badai sama acak acakan. Aura kewanitaan nya sangat kental” puji Surya.

“Aduh uh duh duh. Menantu mama pintar memuji ya. Pantas saja Lia jatuh ke pelukan kamu. Eh sekarang mama nya Lia juga mau jatuh ke pelukan kamu.” Kata Jessica sambil merebahkan kepalanya di dada Surya.

Surya sebagai seorang gentleman, tentu saja ikut memeluk sang ibu mertua dengan lembut dan mencium kening nya dengan mesra. Hati wanita itu sungguh berbunga bunga seperti anak abg.

“Tenang ma. Aku hanya mau membuat mama senang dan bahagia selalu. Apapun itu. Di dapur panas ma. Ke kamar yuk ma. Lia katanya pulang jam 11 an. Dia gak bawa kunci rumah.” Kata Surya.

Mereka berdua akhirnya ke kamar besar yang dihuni oleh Surya dan istrinya. Sesaat lagi, Surya tampak nya siap memberikan kehangatan di malam yang dingin itu karena di luar sedang hujan deras.

***

Malam itu, di tengah hujan deras dan angin kencang juga halilintar, seorang wanita yang sudah lama tidak merasakan kehangatan pria muda, kini sedang dipeluk oleh lelaki yang tak lain adalah menantu nya sendiri.

“Sur. Mama takut, nak. Hujan deras dan banyak petir. Angin nya kencang. Tapi mama sudah tenang karena ada kamu yang akan melindungi mama.” Kata mertua lelaki itu dengan lembut dan menggoda.

“Mama gak usah cemas. Ada aku di sini menjaga mama. Kasihan Lia. Pasti dia ketakutan tapi untungnya dia sedang main sama teman teman nya, ma.” Kata Surya yang sebetulnya lebih cemas kalau istrinya kembali karena akan merusak suasana. Tiba tiba ada petir besar dan Jessica langsung memeluk Surya dan berteriak kencang.

“Ma. Ada aku ma. Mama tenang ya.” Kata Surya dengan lembut.

“Makasih ya sayang. Mama sayang banget sama kami, Sur.” Kata mertua nya yang cantik itu.

Seandainya saja Surya tahu kalau vagina mertua nya sudah basah.

“Oh iya. Mama lupa. Surya. Ayo telanjang. Buka semua baju kamu semua nya ya. Mama ambil pisau cukur. Mama mau botak in itu rambut di bawah kamu. Hehehe. Jadi nanti sama Lia, dia pasti lebih geli geli asik. Ayo. Apa mau mama bukain?” Tanya mertua Surya dengan tatapan genit manja.

“Ah mama. Emang mama berani? Hehehe.” Tantang Surya ke mertua nya.

“Eh anak nakal. Mama hukum ya. Nih mama bukain baju kamu sampai bugil.” Kata mertua Surya sambil melotot bukan karena marah tapi karena sudah nafsu berat.

Ibu mertua Surya dengan tangkas dan sangat cepat langsung membuat menantu nya yang tampan itu telanjang bulat. Surya hanya diam saja seperti kena hipnotis. Celana dalam Surya sudah dilempar jauh ke ujung pintu oleh sang mertua.

“Nah sekarang kamu bugil. Hayo. Tiduran.” Perintah sang mertua.

Surya diam menurut. Dia berbaring telentang dan pantat lelaki itu diangkat ke pangkuan ibu mertua nya. Dengan tangkas, seluruh rambut kemaluan itu habis tanpa sisa sehelai pun. Alhasil, kemaluan Surya menciut karena ketakutan melihat ganas nya pisau cukur itu membabat habis semua rambut di kemaluan nya.

“Eh eh eh. Kok kecil jadi nya. Emang tadi kena potong ya nak? Hahahah. Lucu ya kecil gini. Lia pasti belum pernah lihat. Mama foto ya nak. Gemes mama. Kayak ada cucu laki laki. Hehehe. Seneng nya mama.” Kata mertua Surya yang begitu luas.

Surya hanya pasrah saja dan dia tak tahu kalau kemaluan nya yang ciut kecil botak itu sudah difoto oleh mertua nya. Hanya penis nya saja. Wajah aman saja. Kemudian si ibu mertua membersihkan semua rambut rambut hasil karya agung nya itu sampai bersih.

“Wah. Menantu mama. Sudah besar. Masih telanjang. Duh. Mama senang deh.” Kata si ibu mertua. Surya hanya tersenyum saja. Dia juga bahagia melihat mertua nya sangat senang.

“Nak. Mama gak punya anak cowok. Mama mau pangku kamu dulu. Kemari lah, nak ku sayang. Duduk di pangkuan mama” kata sang mertua sambil merayu.

Surya merangkak seperti anak bayi dan duduk di pangkuan ibu mertua nya yang tiba tiba membuka kaos nya sampai telanjang dada dan menyodorkan payudara nya ke mulut sang menantu.

“Nenen ya sayang. Nih mama kasih nenen. Nanti mama ajarkan kamu jadi lelaki sejati setelah nenen ya. Mama akan buat kamu menjadi suami hebat yang bisa memuaskan istri dan mertua nya. Ok sayang.?” Kata Jessica. Surya hanya mengangguk saja dan tersenyum.

Lelaki itu dibuat menjadi anak bayi dalam sekejap oleh ibu mertua nya yang sebetulnya juga ingin anak laki laki tapi sang suami telah tiada. Surya di lain pihak juga sangat menikmati payudara mertua nya yang hampir sama persis dengan istrinya. + nya… Ada air asi (rasa yoghurts hasil fermentasi 20 tahun), – nya? Puting susu dah agak hitam kayak tompel. Ah bisa diakali itu mah.

“Puas, nak? Jangan dihabiskan ya. Kadang Lia masih mau tuh. Hihihi.” Kata sang mertua.

Surya kini dibaringkan di atas ranjang dengan lembut oleh sang mertua yang cantik itu. Sang mertua kini merangkak membelakangi Surya sambil menungging.

“Nak. Tolong lepaskan celana mama ya sayang.” Pinta sang mertua genit dan manja itu.

Surya yang sedari dulu sudah nafsu dengan ibu nya Lia, tentu saja melepas celana itu dengan lembut penuh perasaan dan cita rasa yang tinggi. Surya bukan pakai cara pemerkosaan yang asal sobek saja.

Dengan nakal nya, pantat montok dan halus ibu mertua nya dipukul.

“Hukuman untuk mama yang nakal. Hehehe. Dah lama kan ma? Hujan badai di malam hari emang enak buat beginian loh ma. Mama. Tuh tiduran terlentang. Aku mau liat badan indah mama” Rayu sang menantu gila.

Jessica seperti anak gadis yang sudah terbuai janji dan rayuan maut lelaki. Dia menurut dan tidur terlentang mempersilahkan sang menantu menikmati dan melihat dari ujung atas sampai bawah.

“Sayang. Tunggu apalagi? Selamat menikmati tubuh ini.” Desah ibu mertua nya.

Surya paham. Dia memang sangat mencintai istrinya (dan Mama istri nya juga). 1 penis dapat 2 lubang. 1 masih segar, 1 nya akan diuji sebentar lagi. Mungkin saja masih layak pakai dan lulus inspeksi.

Surya akhirnya mendekati ibu mertuanya dan langsung memberikan kecupan kasih sayang di kening, kedua pipi nya dan bibir nya. Mereka saling tatap dan tersenyum. Akhirnya mereka langsung berciuman dengan dahsyat diiringi petir, badai kehidupan dan guyuran air sperma Eh hujan di luar sana.

Tangan Tangan mereka akhirnya saling raba dan peluk. Nafas kedua insan beda umur itu saling beradu. Surya tidak lagi peduli kalau dia sedang bercumbu dengan ibu mertua nya. Dia mulai terbayang bagaimana reaksi istrinya nanti.

Setelah bibir mereka berdua selesai beradu, Surya turun ke kedua payudara ibu istrinya itu. Sama seperti sebelum nya, dia kembali menyusu dan menggigit puting susu ìbu mertua nya dengan lembut.

Desahan ibu mertua nya mulai terdengar. Sudah lama wanita cantik itu tidak menikmati masa masa indah seperti ini dan sekarang menantu nya yang menjawab semua kerinduan itu. Tangan Surya meraba raba payudara indah itu yang masih kencang dan layak pegang. Kenyal dan bulat. Putih seperti salju.

Tak heran banyak lelaki tua dan muda masih bernafsu mendekati ibu mertua nya, namun sayang hanya Surya saja yang berhak menikmati tubuh indah wanita ini.

“Nak. Hmmm. Enak nak.. jilat terus nenen mama ya sayang. Mama sayang banget sama kamu. Hmmmh” desah Jessica.

Surya tidak menjawab karena sedang fokus memberikan kenikmatan untuk mertua tersayang. Kedua tangan wanita itu kini membelai belai rambut dan kepala Surya. Tak lama kemudian, Surya turun ke vagina mertua nya yang sudah memberikan anak perempuan cantik yang sekarang menemani dia tidur setiap malam.

Rambut kemaluan nya terlihat sangat bersih dan rapih. Surya kini mencium vagina mertua nya sebagai ucapan terima kasih sudah melahirkan Lia. Sekarang dia akan menjalankan tugas nya sebagai menantu yang baik dan membalas jasa jasa mertua nya dengan menjilat vagina wanita itu.

“Ahhh nak. Kamu memang… ahhh.. menantu idaman… ahhh… enaknya ayang… ahhh… terus jilat ya… nak… ahhh.. terus nak… ahhh..” desah ibu mertua yang cantik itu.

Surya terus menjilat semua permukaan organ intim wanita cantik itu. Teriakan dan desahan Jessica bercampur aduk memenuhi ruangan yang seharusnya untuk Surya dan istrinya saja.

Kedua kaki Jessica terbuka lebar seperti mempersilahkan menantu tersayang nya menikmati setiap jengkal dari tubuh indahnya yang sudah lama merindukan kehangatan lelaki. Setelah Surya selesai, dia kembali menatap wajah cantik ibu mertua nya.

Surya membisikkan sesuatu di telinga wanita cantik itu, “gimana ma? Enak kan? Mama suka? Mama bisa minta aku untuk kasih mama kesenangan macam ini kapan aja. Aku rela berbagi asal mama senang. Aku sayang mama.”

Air mata mengalir di wajah cantik ibu mertua nya tanda bahagia. Dia merasa kembali 20 tahun lebih muda. Jessica tiba tiba merangkul leher menantu nya dan mencium bibir nya dengan mesra. Setelah itu, ibu mertua cantik tersebut menggenggam penis menantu nya dan mengarahkan ke vagina nya.

Dengan pelan pelan, penis itu masuk ke liang peranakan yang sudah melahirkan istrinya dan jleb. Masuklah batang yang membuat anak perempuan wanita itu mendesah setiap malam.

Anaknya sudah kena burung Surya dan sekarang ibu nya kena sodok. Nikmat betul. Sungguh beruntung Surya, memang cita rasa eksklusif. Kedua mata wanita itu melotot dan Surya langsung pelan pelan memompa vagina mertua nya.

Surya tak mau langsung menggila karena takut ibu mertua nya serangan jantung. Kedua mata wanita itu terpejam menikmati penis menantu kesayangannya dan seiring berjalannya waktu, Surya langsung mempercepat tempo serangan di vagina mertua nya.

Surya saja tak pernah menduga kalau vagina mertua nya masih nikmat dan kencang. Memang Lia lebih nikmat. Harap maklum. Usia gak bohong dan 1 nya sudah pernah melahirkan dan 1 nya belum punya tuyul. Plok plok plok.. suara itu terdengar dan bergema di seluruh ruangan itu.

“Ahhh. Enak sayang. Ahhh… terus sayang … pompa memek nya mama. Mama sayang kamu, nak. Mau.. ahhh mau ya… ahhh… Mau ya sayang puasin mama… ahhh” kata Jessica yang mencoba bicara saat sedang dipompa oleh menantu nya sendiri. “I… iya ma. Pasti ma… hmmmhh” kata Surya.

Surya dan mertua nya kembali fokus ke kelamin mereka. Dengan tenaga penuh, Surya terus memompa vagina mertua nya sampai ibu itu tak bisa berkata apa apa lagi selain membuka mulutnya besar besar menahan nikmat dan akhirnya yang dia tunggu selama belasan tahun lebih itu tercapai.

Cairan bening itu menyembur deras dari lubang peranakan nya.

“Ohhhhhhhh!!! Surya!!!!! Mama sayang kamu…. aaahhhh!!!!”.

“Surya sayang mama juga!!!! Ahhhhhhh!!!” Teriak Surya yang juga meraih orgasme nya dan saat itu juga dia mencabut penis nya dan mengeluarkan sperma nya di mulut mertua nya yang disambut dengan mulut terbuka.

Sperma itu ditelan sampai habis oleh sàng ibu mertua tercinta. Bahkan saking sayangnya, ibu mertua itu memberikan jasa oral seks alias cleaning service Dengan mengulum penis menantu nya. Lidah ibu mertua nya bermain main membersihkan penis menantu nya di dalam mulut nya. Surya menahan rasa geli geli nikmat itu. Sementara itu, di luar hujan sudah berhenti.

Siapa yang menduga kalau ibu mertua nya begitu hebat dalam jasa cleaning service alias oral seks. Setelah beberapa menit, Jessica menghentikan aktivitas mulut nya. Dia meminta Surya mendekat dan memeluknya. Surya melepaskan pelukan nya dan malah memangku ibu mertua nya dan memeluknya dengan mesra. Jessica menangis.

“Nak. Maaf ya nak. Mama benar benar merindukan ini. Mama sayang kalian berdua. Jaga Lia baik baik ya nak.” Kata nya sambil menangis.

Surya membelai rambut dan wajah cantik ibu mertua nya itu.

“Aku janji akan jaga kalian berdua terus, ma. Selagi aku masih bernafas, aku akan buat kalian berdua bahagia terus.” Kata Surya.

Mereka berdua saling tatap dan Surya menyeka air mata mertua nya sambil mencium pipi nya dengan lembut.

“Tenang ma. Aku pangku mama dulu ya. Biar mama nyaman sejenak.

Setelah beberapa menit merasakan kehangatan lelaki muda, mereka memutuskan untuk mandi berdua tapi tiba tiba Surya membatalkan niatan itu karena Lia akan kembali ke rumah dalam waktu setengah jam. Tak mau ambil resiko, mereka berdua mandi sendiri.

Surya setelah mandi, langsung membersihkan tempat tidur dan mengganti seprei nya biar tidak ada jejak jejak cinta di ranjang itu.

Dalam waktu singkat, ranjang itu kembali rapih dan bersih. Tiba tiba hp Surya bunyi. Lia menelpon suami nya dan Surya menjawabnya.

“Iya sayang. Dah sampai ya? Aku buka pintu ya.” Kata Surya.

Lia akhirnya tiba di rumah.

“Hai sayang. Maaf lama. Hehehe. Biasa. Seru banget sih. Tadi Elvin yang nganter aku. Semua nya dah pada pulang. Kamu sama mama ngapain aja hari ini?” Tanya Lia.

“Oh. Makan sama jalan jalan. Tuh mama aku beliin barang barang baru. Seneng banget si mama. Katanya kayak kembali ke zaman masa pacaran ama pengantin baru waktu jalan sama aku. Hehehe. Mama kamu dilirik banyak laki laki. Disangka kami pacaran. Hehehe.” Ledek Surya.

“Yeee. Hehehe. Jatuh cinta sama mama kamu ya? Hehehe. Dasar. Nanti kita tidur bertiga yuk. Sesekali. Hehehe.” Ajak Lia.

“Boleh. Aku di tengah. Hehehe. Jadi kayak raja aja. Heheheeh.” Jawab Surya meledek.

“Enak aja. Aku di tengah. Mama di pinggir ama kamu di pinggir juga. Aku mau manja manja ama kalian berdua. Hehehe.” Jawab Lia manja. Tiba tiba ibu Lia datang ke kamar.

“Eh nak. Hehehe. Dah pulang anak mama. Mandi tuh sana.” Kata Jessica sambil tersenyum.

“Iya ma. Lia mandi. Hehehe. Ma. Temenin aku mandi ya. Takut. Dah malam. Kalau gak ya kalian berdua boleh deh nonton aku mandi. Hehehe.” Ajak Lia. Mereka berdua setuju saja menonton Lia sedang mandi.

Alhasil, tanpa rasa malu lagi, Lia melepas semua pakaiannya sampai telanjang bulat di depan Surya dan ibu kandung nya. Dia menuju kamar mandi untuk mandi. Saat sedang menyabuni badan, tiba tiba Lia memanggil ibu nya.

“Mama. Mama. Tolong sabunin punggung aku dong ma.” Pinta nya manja.

“Eh anak mama manja banget. Sini mama sabunin. Hehehe. Duh mulus nya punggung anak mama. Kulit nya putih mulus dan lembut.” Puji si ibu.

“Anak siapa dulu dong? Hehehe. Punya mama juga halus. Gak kalah sama aku hehehe” Jawab Lia

Surya hanya bisa menelan ludah saja melihat tingkah ibu dan anak itu. Setelah selesai mandi, Lia kembali berpakaian dan mereka bertiga tidur bersama dengan nyenyak dan penuh kehangatan.

Kalau saja Jessica dan Surya tahu Lia sudah melihat semua nya yang mereka berdua lakukan dari jendela yang lupa ditutup…

Bersambung